Prasetio: Anggota Tim Pemenangan Ahok-Djarot Bisa Bertambah jika Diperlukan

Kompas.com - 21/10/2016, 17:05 WIB
Tim pemenangan Ahok-Djarot. (dari kiri ke kanan) Pendiri Teman Ahok Singgih Widyastomo, Ketua Tim Pemenangan Ahok-Djarot Prasetio Edi Marsudi, Sekretaris DPW Partai Nasdem DKI Jakarta Wibi Andrino, Ketua DPD Hanura DKI Jakarta Mohamad Sangaji alias Ongen, dan Ketua Fraksi Nasdem DPRD DKI Jakarta Bestari Barus, saat pengumuman tim pemenangan Ahok-Djarot, di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (30/9/2016). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaTim pemenangan Ahok-Djarot. (dari kiri ke kanan) Pendiri Teman Ahok Singgih Widyastomo, Ketua Tim Pemenangan Ahok-Djarot Prasetio Edi Marsudi, Sekretaris DPW Partai Nasdem DKI Jakarta Wibi Andrino, Ketua DPD Hanura DKI Jakarta Mohamad Sangaji alias Ongen, dan Ketua Fraksi Nasdem DPRD DKI Jakarta Bestari Barus, saat pengumuman tim pemenangan Ahok-Djarot, di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (30/9/2016).
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua tim pemenangan Ahok-Djarot, Prasetio Edi Marsudi, tengah mengkaji apakah tim yang dipimpinnya itu memerlukan penambahan anggota untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017 atau tidak.

Menurut dia, anggota tim bisa saja bertambah apabila ada tokoh yang dianggap berkompeten memenangkan pasangan Ahok-Djarot.

"Kalau kami memerlukan, yang mengerti APBD, ya kami tambah (anggota), atau misalkan mengerti kependudukan, ya kami tambah," kata Prasetio, di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (21/10/2016).

(Baca juga: Dewan Pengarah Tim Pemenangan Ahok-Djarot Nilai Pengunduran Diri Ruhut Sikap Elegan)

Meski demikian, menurut dia, penambahan anggota tim pemenangan ini tentatif.

Sebab, anggota tim pemenangan yang sudah didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta jumlahnya sudah mencapai ratusan.

Sejauh ini, baru Sekjen PPP versi Muktamar Jakarta, Dimyati Natakusumah, yang ditambahkan ke dalam susunan tim pemenangan Ahok-Djarot.

Dimyati akan berperan sebagai juru bicara. "Kalau untuk sekarang, tim kami masih cukup dengan anggota yang ada," kata Prasetio.

(Baca juga: Sekjen PPP Kubu Djan Faridz Jadi Jubir Ahok-Djarot)

Adapun tim pemenangan Ahok-Djarot didaftarkan ke KPU DKI Jakarta, Selasa (4/10/2016).

Tim ini terdiri dari kader empat partai politik pengusung Ahok-Djarot, yakni PDI-P, Partai Nasdem, Partai Hanura, dan Partai Golkar. 

Selain itu, ada relawan Ahok-Djarot yang juga bergabung dalam tim. Belakangan, PPP versi Muktamar Jakarta resmi menyatakan dukungannya kepada Ahok-Djarot.

Dengan demikian, kader partai berlambang Ka'bah itu juga masuk ke dalam tim pemenangan Ahok-Djarot.

Kompas TV Dualisme Dukungan PPP Jelang Pelaksanaan Pilkada Jakarta
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mobil Berpelat Khusus RF Terdampak Ganjil Genap, Ini Daftar Kendaraan yang Bebas dari Aturan

Mobil Berpelat Khusus RF Terdampak Ganjil Genap, Ini Daftar Kendaraan yang Bebas dari Aturan

Megapolitan
Sudah Hari Ke-4, Banjir Masih Rendam Kediaman Warga Jurumudi Tangerang

Sudah Hari Ke-4, Banjir Masih Rendam Kediaman Warga Jurumudi Tangerang

Megapolitan
Temuan Kulit Kabel di Gorong-gorong dari Zaman Ahok hingga Anies, Diduga Pencuri Kembali Beraksi

Temuan Kulit Kabel di Gorong-gorong dari Zaman Ahok hingga Anies, Diduga Pencuri Kembali Beraksi

Megapolitan
Kronologi Suami Bunuh Istri di Duren Sawit: Korban Datang dari Kendal, Izin Nikah Lagi lalu Dibekap

Kronologi Suami Bunuh Istri di Duren Sawit: Korban Datang dari Kendal, Izin Nikah Lagi lalu Dibekap

Megapolitan
Ketua DPRD Harap Jakarta Bisa seperti New York Saat Tak Lagi Jadi Ibu Kota

Ketua DPRD Harap Jakarta Bisa seperti New York Saat Tak Lagi Jadi Ibu Kota

Megapolitan
Kebayoran Baru Masuk 5 Wilayah Mendominasi Omicron, Camat Bilang Data Pusekesmas Hanya Kasus Covid-19

Kebayoran Baru Masuk 5 Wilayah Mendominasi Omicron, Camat Bilang Data Pusekesmas Hanya Kasus Covid-19

Megapolitan
Oli Tumpah di Underpass Senen, 6 Pengendara Motor Terjatuh

Oli Tumpah di Underpass Senen, 6 Pengendara Motor Terjatuh

Megapolitan
Kasus Omicron Tersebar di 34 Kecamatan di DKI Jakarta, Ini Daftarnya

Kasus Omicron Tersebar di 34 Kecamatan di DKI Jakarta, Ini Daftarnya

Megapolitan
3 Anggota Keluarga di Pegadungan Jakbar Terpapar Covid-19 Varian Omicron

3 Anggota Keluarga di Pegadungan Jakbar Terpapar Covid-19 Varian Omicron

Megapolitan
Pelarian Pengeroyok Anggota TNI AD hingga Tewas di Jakarta Utara Berakhir, Semua Tersangka Ditangkap

Pelarian Pengeroyok Anggota TNI AD hingga Tewas di Jakarta Utara Berakhir, Semua Tersangka Ditangkap

Megapolitan
Daftar Panjang Kasus Covid-19 di Sekolah dan Bukti Nyata Klaster PTM

Daftar Panjang Kasus Covid-19 di Sekolah dan Bukti Nyata Klaster PTM

Megapolitan
Kasus Omicron Terdeteksi di Kecamatan Mampang, 4 Warga Terpapar

Kasus Omicron Terdeteksi di Kecamatan Mampang, 4 Warga Terpapar

Megapolitan
Ada Kecelakaan Truk di Cilincing, Wilayah Yos Sudarso Tanjung Priok Macet Parah

Ada Kecelakaan Truk di Cilincing, Wilayah Yos Sudarso Tanjung Priok Macet Parah

Megapolitan
Oknum PNS Diduga Ada di Balik Pembongkaran Trotoar di Cilandak, Kasudin Bina Marga Dipanggil

Oknum PNS Diduga Ada di Balik Pembongkaran Trotoar di Cilandak, Kasudin Bina Marga Dipanggil

Megapolitan
Pemprov DKI Tegaskan Ganjil Genap Tetap Berlaku di Tengah Desakan Penghapusan Aturan

Pemprov DKI Tegaskan Ganjil Genap Tetap Berlaku di Tengah Desakan Penghapusan Aturan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.