Anies Ingin Bangun Kampung Deret untuk Tata Kawasan Tambora

Kompas.com - 22/10/2016, 18:40 WIB
Bakal calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendatangi permukiman warga di Kelurahan Kali Anyar, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Sabtu (22/10/2016) sore. Nursita SariBakal calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendatangi permukiman warga di Kelurahan Kali Anyar, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Sabtu (22/10/2016) sore.
Penulis Nursita Sari
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Bakal calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendatangi permukiman warga di Kelurahan Kali Anyar, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Sabtu (22/10/2016) sore.

Saat tiba di lokasi, Anies langsung blusukan melihat kampung deret pertama yang dibangun pada saat Joko Widodo masih menjabat sebagai gubernur DKI. Anies menuturkan, dia ingin menata kawasan terpadat se-Asia Tenggara itu dengan cara yang sama.

"Kita melihat ke depan akan menata salah satunya dengan konsep kampung deret ini," ujar Anies seusai blusukan.

Dia menyatakan, penataan Kawasan Tambora harus melibatkan unsur masyarakat. Unsur masyarakat, mulai dari RT/RW harus membangun hubungan baik sehingga semua persoalan bisa diselesaikan dengan cepat di tingkat lokal.

"Jadi bukan saja pemerintah datang dengan konsep, tetapi yang tidak kalah penting justru mengajak warga," kata dia. (Baca: Melihat Wajah Kampung Deret di Pisangan Timur)

Anies juga akan mengajak para seniman, budayawan, dan para pekerja sosial untuk menata Tambora. Dengan begitu, kawasan tersebut akan menjadi perkampungan yang rapi dan memiliki sentuhan artistik.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasudin LH Jaktim Imbau Masyarakat Manfaatkan Bank Sampah

Kasudin LH Jaktim Imbau Masyarakat Manfaatkan Bank Sampah

Megapolitan
RSD Wisma Atlet Rawat 3.339 Pasien Covid-19, Mayoritas Orang Bergejala

RSD Wisma Atlet Rawat 3.339 Pasien Covid-19, Mayoritas Orang Bergejala

Megapolitan
Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Pemkot Tangsel Tambah Kerja Sama RS Swasta

Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Pemkot Tangsel Tambah Kerja Sama RS Swasta

Megapolitan
Kebakaran Terjadi di SPBU MT Haryono Pancoran

Kebakaran Terjadi di SPBU MT Haryono Pancoran

Megapolitan
Kegiatan Anies Sepekan Terakhir, Bertemu Kapolda Metro Jaya hingga Hadiri Acara di Hotel Borobudur

Kegiatan Anies Sepekan Terakhir, Bertemu Kapolda Metro Jaya hingga Hadiri Acara di Hotel Borobudur

Megapolitan
Penembakan Mahasiswa Halu Oleo, Vonis Brigadir AM Dijadwal Hari Ini

Penembakan Mahasiswa Halu Oleo, Vonis Brigadir AM Dijadwal Hari Ini

Megapolitan
Jasad Pria Ditemukan di Dekat Rel, Diduga Korban Tertabrak Kereta

Jasad Pria Ditemukan di Dekat Rel, Diduga Korban Tertabrak Kereta

Megapolitan
Positif Covid-19, Anies Minta Doa Masyarakat Jakarta

Positif Covid-19, Anies Minta Doa Masyarakat Jakarta

Megapolitan
Anies dan Riza Patria Positif Covid-19, Bagaimana Roda Pemerintahan di Jakarta?

Anies dan Riza Patria Positif Covid-19, Bagaimana Roda Pemerintahan di Jakarta?

Megapolitan
Sejumlah Wilayah di Jaksel Padam Listrik, Lampu Merah Pertigaan Kalibata Tidak Berfungsi

Sejumlah Wilayah di Jaksel Padam Listrik, Lampu Merah Pertigaan Kalibata Tidak Berfungsi

Megapolitan
Positif Covid-19, Anies Mengaku Tanpa Gejala

Positif Covid-19, Anies Mengaku Tanpa Gejala

Megapolitan
Terpapar Covid-19, Anies Tetap Akan Pimpin Rapat Virtual

Terpapar Covid-19, Anies Tetap Akan Pimpin Rapat Virtual

Megapolitan
Anies dan Riza Positif Covid-19, Kantor Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Ditutup

Anies dan Riza Positif Covid-19, Kantor Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Ditutup

Megapolitan
Jumlah RW Zona Merah Covid-19 di Jakarta Bertambah, Kini Jadi 21

Jumlah RW Zona Merah Covid-19 di Jakarta Bertambah, Kini Jadi 21

Megapolitan
Kronologi Anies Tertular Covid-19 dari Wagub DKI

Kronologi Anies Tertular Covid-19 dari Wagub DKI

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X