Djarot Sarankan Warga Berburu Tikus Sekalian Ronda Malam

Kompas.com - 23/10/2016, 12:55 WIB
Bakal cawagub DKI Djarot Saiful Hidayat mencoba kacamata baca yang dibagikan relawan Barisan Relawan Basuki Djarot di Cipinang,Minggu (23/10/2016). Jessi CarinaBakal cawagub DKI Djarot Saiful Hidayat mencoba kacamata baca yang dibagikan relawan Barisan Relawan Basuki Djarot di Cipinang,Minggu (23/10/2016).
Penulis Jessi Carina
|
EditorFarid Assifa

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan, waktu terbaik untuk berburu tikus adalah malam hari.

Oleh karena itu, dia menyarankan warga mencari tikus saat ronda malam.

"Kita harapkan waktu ronda, (karena) tikus itu keluarnya malem ya, siang bobo, sembunyi. Nah, malam baru ditangkap," ujar Djarot di Jalan Bhineka, Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, Minggu (23/10/2016).

Baca juga: Kenapa Ahok-Djarot Mewacanakan Gerakan Basmi Tikus di Jakarta?

Djarot mengatakan, saat ini Pemerintah Provinsi DKI masih merumuskan teknis pelaksanaan Gerakan Basmi Tikus.

Beberapa waktu lalu, dia mengatakan, gerakan ini akan diterapkan minimal pada bulan depan.

Djarot pun berseloroh sambil menceritakan pengalamannya dengan tikus. Dia mengatakan, saat ini banyak tikus yang berkeliaran di rumah dinasnya.

"Rumah saya yang selama ini tidak melihara tikus, begitu saya ngomong seperti itu, tikus-tikusnya keluar semua. Kucing ta' lepasin, eh kucingku malah tidur ha-ha-ha," ujar Djarot.

Dalam Gerakan Basmi Tikus, masyarakat diajak untuk mengumpulkan tikus-tikus yang sudah ditangkap di lingkungan tempat tinggal mereka.

Nantinya, Pemprov akan memberikan insentif untuk setiap tikus yang berhasil ditangkap, yaitu Rp 20.000 per ekor.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Klaim Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Barat Turun Berkat Ronda Keliling

Pemkot Klaim Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Barat Turun Berkat Ronda Keliling

Megapolitan
Lurah Sebut PT Khong Guan Janji Beri Jawaban soal Ganti Rugi Warga Senin Pekan Depan

Lurah Sebut PT Khong Guan Janji Beri Jawaban soal Ganti Rugi Warga Senin Pekan Depan

Megapolitan
Demo Tolak UU Cipta Kerja Usai, Kendaraan Sudah Bisa Melintas

Demo Tolak UU Cipta Kerja Usai, Kendaraan Sudah Bisa Melintas

Megapolitan
8 Dugaan Pelanggaran Kampanye Pilkada Tangsel Dilakukan 2 Paslon

8 Dugaan Pelanggaran Kampanye Pilkada Tangsel Dilakukan 2 Paslon

Megapolitan
Musim Hujan, Pemkot Tangerang Siapkan 709 Petugas Siaga Banjir

Musim Hujan, Pemkot Tangerang Siapkan 709 Petugas Siaga Banjir

Megapolitan
Polda Metro Jaya Bakal Gelar Operasi Zebra 26 Oktober-8 November 2020

Polda Metro Jaya Bakal Gelar Operasi Zebra 26 Oktober-8 November 2020

Megapolitan
UPDATE 21 Oktober: 12.748 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Jakarta, 2.120 Orang Meninggal

UPDATE 21 Oktober: 12.748 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Jakarta, 2.120 Orang Meninggal

Megapolitan
Pengendara Mobil yang Buang Kantong Sampah di Kalimalang Menyerahkan Diri ke Polres Metro Bekasi

Pengendara Mobil yang Buang Kantong Sampah di Kalimalang Menyerahkan Diri ke Polres Metro Bekasi

Megapolitan
Dua Desa di Muaragembong Bekasi Terdampak Banjir Rob

Dua Desa di Muaragembong Bekasi Terdampak Banjir Rob

Megapolitan
Kamis Sore, MRT Jakarta Tutup 3 Pintu Stasiun Bundaran HI

Kamis Sore, MRT Jakarta Tutup 3 Pintu Stasiun Bundaran HI

Megapolitan
Bawaslu Tangsel Catat 8 Dugaan Pelangaran Kampanye Pilkada 2020

Bawaslu Tangsel Catat 8 Dugaan Pelangaran Kampanye Pilkada 2020

Megapolitan
Komplotan Begal Duren Sawit Dibekuk Polisi Setelah Curi Tiga Motor

Komplotan Begal Duren Sawit Dibekuk Polisi Setelah Curi Tiga Motor

Megapolitan
Jakarta Denda Warga yang Tolak Vaksin Covid-19, Bagaimana dengan Jawa Barat?

Jakarta Denda Warga yang Tolak Vaksin Covid-19, Bagaimana dengan Jawa Barat?

Megapolitan
Masih PSBB, Pemkot Tangerang Hanya Izinkan Bioskop Drive Thru

Masih PSBB, Pemkot Tangerang Hanya Izinkan Bioskop Drive Thru

Megapolitan
Minim Pengunjung Selama PSBB Transisi, TMII Belum Dapat Untung

Minim Pengunjung Selama PSBB Transisi, TMII Belum Dapat Untung

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X