Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 24/10/2016, 10:55 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Sidang kasus pencucian uang dengan terdakwa mantan Ketua Komisi D DPRD DKI M Sanusi kembali digelar di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Senin (24/10/2016).

Sanusi tiba sekitar pukul 10.20 WIB. Dia terlihat mengenakan batik berwarna gelap serta celana coklat.

Kakak Sanusi yang juga Wakil Ketua DPRD DKI M Taufik juga belum terlihat menghadiri persidangan. Hampir di setiap persidangan, Taufik selalu hadir menemani Sanusi. Taufik terlihat didampingi istrinya, Evelyn Irawan. 

Sebelum sidang dimulai, Sanusi tiba-tiba menghampiri meja jaksa penuntut umum (JPU). Dia terlihat bercakap-cakap dengan JPU sekitar satu menit. Setelah itu, dia kembali ke tempat duduk.

Dalam persidangan yang digelar pada Senin (17/10/2016) pekan lalu, JPU menghadirkan saksi bernama Dany Iskandar. Dany merupakan pemilik rumah di Permata Regency Blok F1, Srengseng, Jakarta Barat, yang telah dibeli oleh Sanusi.

Dalam persidangan itu, diketahui rumah tersebut dibeli Sanusi dengan harga Rp 7,5 miliar yang ditransfer oleh Danu Wira. Dalam dakwaan Sanusi, Danu Wira merupakan Direktur Utama PT Wirabayu Pratama yang merupakan rekanan Dinas Tata Air DKI.

Hingga pukul 10.42 WIB, persidangan masih belum dimulai. Sanusi didakwa melakukan tindak pidana pencucian uang sekitar Rp 43 miliar. Dia diduga melakukan pencucian uang dengan membeli lahan, bangunan, dan kendaraan bermotor.

Sanusi juga didakwa menerima suap sebesar Rp 2 miliar secara bertahap dari Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land, Ariesman Widjaja. Suap tersebut terkait pembahasan peraturan daerah tentang reklamasi di pantai utara Jakarta.

Kompas TV Sidang Suap Reklamasi Hadirkan Istri Sanusi
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca tentang
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Digerebek, Muda-mudi Asyik Berjoged Pakai Busana Minim Sambil Minum Alkohol di Kolam Renang Bekasi

Saat Digerebek, Muda-mudi Asyik Berjoged Pakai Busana Minim Sambil Minum Alkohol di Kolam Renang Bekasi

Megapolitan
Sedang Bertelepon di Jalan, Perempuan Ini Dijambret di Matraman

Sedang Bertelepon di Jalan, Perempuan Ini Dijambret di Matraman

Megapolitan
Pria Tewas di Selokan Pesanggrahan, Polisi: Masih Didalami Ada Barang Hilang atau Tidak

Pria Tewas di Selokan Pesanggrahan, Polisi: Masih Didalami Ada Barang Hilang atau Tidak

Megapolitan
Terdampak Proyek Outlet Sodetan Ciliwung, Warga yang Tak Punya KTP DKI Dipulangkan ke Daerah Asal

Terdampak Proyek Outlet Sodetan Ciliwung, Warga yang Tak Punya KTP DKI Dipulangkan ke Daerah Asal

Megapolitan
Gelar Pesta Miras dengan Pengunjung Berpakaian Minim, Pengelola Kolam Renang Sempat Menolak Dibubarkan

Gelar Pesta Miras dengan Pengunjung Berpakaian Minim, Pengelola Kolam Renang Sempat Menolak Dibubarkan

Megapolitan
Polisi Selidiki Penyebab Kematian Pria yang Tewas di Selokan Kawasan Pesanggrahan

Polisi Selidiki Penyebab Kematian Pria yang Tewas di Selokan Kawasan Pesanggrahan

Megapolitan
24 KK Terdampak Pembangunan Outlet Sodetan Ciliwung Direlokasi ke Rusunawa Cipinang

24 KK Terdampak Pembangunan Outlet Sodetan Ciliwung Direlokasi ke Rusunawa Cipinang

Megapolitan
Jam Ganjil Genap Jakarta 2023

Jam Ganjil Genap Jakarta 2023

Megapolitan
Polisi: Tersangka Pelempar Batu ke Bus Persis Solo Kemungkinan Bertambah

Polisi: Tersangka Pelempar Batu ke Bus Persis Solo Kemungkinan Bertambah

Megapolitan
'Jalan dari Halte Velbak ke Stasiun Lebih Cepat sejak Ada Skywalk Kebayoran, Sekitar 10 Menit...'

"Jalan dari Halte Velbak ke Stasiun Lebih Cepat sejak Ada Skywalk Kebayoran, Sekitar 10 Menit..."

Megapolitan
Aksi Oknum Suporter Persita Lempar Batu ke Bus Persis Solo Terencana, Dalangnya 2 Orang

Aksi Oknum Suporter Persita Lempar Batu ke Bus Persis Solo Terencana, Dalangnya 2 Orang

Megapolitan
Pemprov DKI Tak Lagi Bangun Rumah DP Rp 0, tetapi...

Pemprov DKI Tak Lagi Bangun Rumah DP Rp 0, tetapi...

Megapolitan
Pria Diduga Tewas Tersetrum di Jatinegara Sempat Hilang Kontak 3 Hari

Pria Diduga Tewas Tersetrum di Jatinegara Sempat Hilang Kontak 3 Hari

Megapolitan
Cerita Pedagang Kopi Starling di Tengah Menjamurnya Pesaing, Hanya Bisa Jualan di Rute Tertentu

Cerita Pedagang Kopi Starling di Tengah Menjamurnya Pesaing, Hanya Bisa Jualan di Rute Tertentu

Megapolitan
Gelar Pesta Miras dengan Busana Minim, Petugas Gabungan Gerebek Muda-mudi di Bekasi

Gelar Pesta Miras dengan Busana Minim, Petugas Gabungan Gerebek Muda-mudi di Bekasi

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.