Kompas.com - 24/10/2016, 17:01 WIB
Perwakilan bakal calon gubernur dan wakil gubernur, Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat menerima berkas setelah penetapan pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur DKI pada Pilkada 2017, di Balai Sudirman, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (24/10/2016). Ketua Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta Soemarno memastikan Pilkada DKI Jakarta 2017 diikuti tiga pasang calon gubernur dan calon wakil gubernur. KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNGPerwakilan bakal calon gubernur dan wakil gubernur, Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat menerima berkas setelah penetapan pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur DKI pada Pilkada 2017, di Balai Sudirman, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (24/10/2016). Ketua Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta Soemarno memastikan Pilkada DKI Jakarta 2017 diikuti tiga pasang calon gubernur dan calon wakil gubernur.
Penulis Nursita Sari
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris tim pemenangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat, TB Ace Hasan Syadzily, mengatakan, timnya akan memanfaatkan dan menjaga konstituen empat parpol pengusung Ahok-Djarot sebagai strategi pertama pada Pilkada DKI 2017.

Ace menuturkan, jumlah perolehan kursi di DPRD dan perolehan suara dalam Pemilu 2014 dari empat parpol pengusung Ahok-Djarot lebih dari 50 persen.

"Artinya, jika partai-partai pendukung tersebut konsisten mendukung Ahok-Djarot di DKI Jakarta, maka kita meyakini kita pasti akan menang," ujar Ace di Posko B18, Jalan Borobudur Nomor 18, Jakarta Pusat, Senin (24/10/2016).

Oleh karena itu, tim pemenangan Ahok-Djarot akan akan menyusun strategi agar masyarakat yang memilih parpol pengusung akan memilih Ahok-Djarot pada Pilkada DKI 2017 nanti.

"Yang pertama-tama tugas kita adalah menjaga konstituen karena itu modal dasar yang tidak dimiliki oleh calon lain," kata dia.

Selain menyasar konstituen parpol pengusung, tim pemenangan Ahok-Djarot juga akan menyasar para pemilih pemula.

"Yang kedua, tentu pemilih pemula yang selama ini merasakan bagaimana proses pembangunan di DKI Jakarta telah berhasil dilakukan oleh Ahok-Djarot," ucap Ace.

Adapun Ahok-Djarot diusung oleh empat partai politik, yakni PDI-P, Golkar, Hanura, dan Nasdem. Selain empat parpol pengusung, Ahok-Djarot juga didukung oleh PPP kubu Djan Faridz.

Kompas TVPPP Kubu Djan Faridz Dukung Ahok-Djarot
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Korupsi Dana BOS SMKN 53 Jakarta, Kejari Jakbar Tetapkan 2 Tersangka Baru

Kasus Korupsi Dana BOS SMKN 53 Jakarta, Kejari Jakbar Tetapkan 2 Tersangka Baru

Megapolitan
Jika Tender Pembangunan Sirkuit Formula E Gagal Lagi, Kontraktor Akan Ditunjuk Langsung

Jika Tender Pembangunan Sirkuit Formula E Gagal Lagi, Kontraktor Akan Ditunjuk Langsung

Megapolitan
Anies Baswedan Dinilai Bisa Lebih Terang-terangan Mau Maju Pilpres 2024

Anies Baswedan Dinilai Bisa Lebih Terang-terangan Mau Maju Pilpres 2024

Megapolitan
Menantu Rizieq Shihab Bebas dari Penjara, Kuasa Hukum Ungkap Kondisinya

Menantu Rizieq Shihab Bebas dari Penjara, Kuasa Hukum Ungkap Kondisinya

Megapolitan
Kakek 89 Tahun Disebut Dapat Ancaman Pembunuhan Sebelum Dikeroyok, Ini Tanggapan Polisi

Kakek 89 Tahun Disebut Dapat Ancaman Pembunuhan Sebelum Dikeroyok, Ini Tanggapan Polisi

Megapolitan
Kerumunan di MOI, Camat Kelapa Gading Ingatkan Penyelenggara Acara untuk Antisipasi Pengunjung

Kerumunan di MOI, Camat Kelapa Gading Ingatkan Penyelenggara Acara untuk Antisipasi Pengunjung

Megapolitan
4 Pelaku yang Cabuli Anak di Kota Bekasi Ditangkap, Modusnya Tawarkan Es Krim hingga Cekoki Miras

4 Pelaku yang Cabuli Anak di Kota Bekasi Ditangkap, Modusnya Tawarkan Es Krim hingga Cekoki Miras

Megapolitan
Cegah Stunting, Pemprov DKI Akan Distribusikan Beras Fortifikasi lewat Program Bansos

Cegah Stunting, Pemprov DKI Akan Distribusikan Beras Fortifikasi lewat Program Bansos

Megapolitan
Empat Terdakwa Kebakaran Lapas Tangerang Nyatakan Tak Keberatan atas Dakwaan

Empat Terdakwa Kebakaran Lapas Tangerang Nyatakan Tak Keberatan atas Dakwaan

Megapolitan
4 Terdakwa Kasus Kebakaran Lapas Tangerang Terancam Hukuman Penjara Maksimal 5 Tahun

4 Terdakwa Kasus Kebakaran Lapas Tangerang Terancam Hukuman Penjara Maksimal 5 Tahun

Megapolitan
Seorang ASN Positif Covid-19, Kantor Diskominfo Depok Ditutup Sementara, Pegawai WFH

Seorang ASN Positif Covid-19, Kantor Diskominfo Depok Ditutup Sementara, Pegawai WFH

Megapolitan
Siswa dan Guru Terpapar Covid-19, SMAN 86 Jakarta Hentikan PTM

Siswa dan Guru Terpapar Covid-19, SMAN 86 Jakarta Hentikan PTM

Megapolitan
Kurir Paket dan Kawannya Dianiaya di Jakut, Korban Dipukul Pakai Batu dan Dibacok

Kurir Paket dan Kawannya Dianiaya di Jakut, Korban Dipukul Pakai Batu dan Dibacok

Megapolitan
Hujan Deras Disertai Angin Kencang di Bogor Akibatkan Pohon Tumbang di 8 Lokasi

Hujan Deras Disertai Angin Kencang di Bogor Akibatkan Pohon Tumbang di 8 Lokasi

Megapolitan
Jika Gagal Ikut Pilpres, Anies Disebut Masih Bisa Maju sebagai Gubernur pada Pilkada DKI 2024

Jika Gagal Ikut Pilpres, Anies Disebut Masih Bisa Maju sebagai Gubernur pada Pilkada DKI 2024

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.