CPU Alat Berat Dinas Tata Air DKI Seharga Rp 200 Juta Dicuri di Waduk Cimanggis

Kompas.com - 25/10/2016, 10:19 WIB
Petugas dari dinas tata air, anggota TNI, dan warga membuat tanggul sementara dari bambu dan karung pasir, Minggu (5/6). Pagar pembatas Pelabuhan Muara Angke ambruk pada Sabtu malam akibat air pasang yang tinggi. Ancaman banjir rob di wilayah pesisir utara Jakarta terus mengancam seiring dengan tanggul yang tidak memadai serta muka tanah di Jakarta yang terus turun. KOMPAS/SAIFUL RIJAL YUNUSPetugas dari dinas tata air, anggota TNI, dan warga membuat tanggul sementara dari bambu dan karung pasir, Minggu (5/6). Pagar pembatas Pelabuhan Muara Angke ambruk pada Sabtu malam akibat air pasang yang tinggi. Ancaman banjir rob di wilayah pesisir utara Jakarta terus mengancam seiring dengan tanggul yang tidak memadai serta muka tanah di Jakarta yang terus turun.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Central processing unit (CPU) pada salah satu alat berat yang dioperasikan Dinas Tata Air DKI Jakarta di Waduk Cimanggis, wilayah Jakarta Timur, raib digondol maling. Kejadian tersebut dilaporkan terjadi pada Sabtu (22/10/2016).

Kepala Dinas Tata Air DKI Teguh Hendrawan membenarkan kejadian tersebut.

"Iya, itu benar kejadiannya hari Sabtu kemarin. CPU yang hilang. Jadi untuk yang menggerakkan alat berat itu kan pakai CPU tuh, itu yang dicuri," kata Teguh, saat dihubungi Kompas.com, Selasa (25/10/2016) pagi.

Teguh mengatakan, kasus itu sudah dilaporkan dan ditangani pihak kepolisian. Menurut dia, pencurian itu terjadi pada saat pekerja lengah mengawasi alat berat. Dia belum mau menduga apakah ada keterlibatan orang dalam atas kejadian tersebut.

"Itu maling (yang ambil), saya enggak berani bilang orang dalam. Mungkin karena alat berat enggak dijagain jadi kelalaian kita, peringatan kita," ujar Teguh.

Di Waduk Cimanggis, lanjut Teguh, ada dua alat berat yang dioperasikan. Dua alat berat itu sudah beroperasi sekitar dua minggu di Waduk Cimanggis untuk melakukan pengerukan. Kerugian akibat kejadian ini lebih kurang Rp 200 juta.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER JABODETABEK] Tunanetra Tabrak Truk di Trotoar | PSI Disebut Cari Panggung

[POPULER JABODETABEK] Tunanetra Tabrak Truk di Trotoar | PSI Disebut Cari Panggung

Megapolitan
Tiga Hari Vaksinasi Covid-19 untuk Wartawan...

Tiga Hari Vaksinasi Covid-19 untuk Wartawan...

Megapolitan
Mayat Mengambang di Kali Pesanggrahan Tanpa Identitas, Diperkirakan Berusia 45-50 Tahun

Mayat Mengambang di Kali Pesanggrahan Tanpa Identitas, Diperkirakan Berusia 45-50 Tahun

Megapolitan
Polda Metro Klaim Kampung Tangguh di Paseban Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

Polda Metro Klaim Kampung Tangguh di Paseban Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Ibu 60 Tahun yang Kalung Emasnya Dijambret Alami Luka di Leher

Ibu 60 Tahun yang Kalung Emasnya Dijambret Alami Luka di Leher

Megapolitan
Jakarta Catat 1.737 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Hampir 14 Persen

Jakarta Catat 1.737 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Hampir 14 Persen

Megapolitan
UPDATE 27 Februari: Depok Catat 233 Kasus Baru Covid-19, 4 Pasien Meninggal

UPDATE 27 Februari: Depok Catat 233 Kasus Baru Covid-19, 4 Pasien Meninggal

Megapolitan
Viral Video Kalung Emas Ibu 60 Tahun Dijambret di Tangsel

Viral Video Kalung Emas Ibu 60 Tahun Dijambret di Tangsel

Megapolitan
Jalan di Kampung Baru Tangsel Retak, Warga Khawatir Melintas

Jalan di Kampung Baru Tangsel Retak, Warga Khawatir Melintas

Megapolitan
Anies: 578 Kilometer Jalur Sepeda Ditargetkan Selesai pada Tahun 2030

Anies: 578 Kilometer Jalur Sepeda Ditargetkan Selesai pada Tahun 2030

Megapolitan
Mayat Pria Ditemukan di Kali Pesanggrahan, Pakai Baju dan Celana Hitam

Mayat Pria Ditemukan di Kali Pesanggrahan, Pakai Baju dan Celana Hitam

Megapolitan
Simak Alasan Jakarta Raih Penghargaan STA dan Mengalahkan Kota Lain di Dunia

Simak Alasan Jakarta Raih Penghargaan STA dan Mengalahkan Kota Lain di Dunia

Megapolitan
Langgar Aturan PPKM, 2 Tempat Karaoke di Jakarta Barat Disegel

Langgar Aturan PPKM, 2 Tempat Karaoke di Jakarta Barat Disegel

Megapolitan
Bupati Kepulauan Seribu: Destinasi Wisata Kampung Jepang Siap Dibangun di Untung Jawa

Bupati Kepulauan Seribu: Destinasi Wisata Kampung Jepang Siap Dibangun di Untung Jawa

Megapolitan
Warga Cilincing Mulai Perbaiki Atap Rumah yang Rusak Diterpa Angin Kencang

Warga Cilincing Mulai Perbaiki Atap Rumah yang Rusak Diterpa Angin Kencang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X