Kericuhan Terjadi Saat Anies-Sandiaga Tiba di Lokasi Pengundian Nomor Urut

Kompas.com - 25/10/2016, 19:38 WIB
Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno bersama rombongan tiba di acara pengundian nomor urut pasangan calon oleh KPU DKI Jakarta di JI Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (25/10/2016). Nibras Nada NailufarPasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno bersama rombongan tiba di acara pengundian nomor urut pasangan calon oleh KPU DKI Jakarta di JI Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (25/10/2016).
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, jadi yang terakhir tiba di arena JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (25/10/2016).

Di lokasi tersebut akan dilakukan pegundian nomor urut pasangan cagub-cawagub yang digelar KPU DKI Jakarta.

Suasana mendadak ricuh saat Anies-Sandiaga akan masuk ke Gedung JIExpo. Awak media yang berada di depan pintu masuk didorong untuk minggir oleh Brigade 08 dan pendukung Anies-Sandiaga.

Brigade 08 dan tim pemenangan membuat barisan yang saling berhadapan untuk menjaga rombongan Anies-Sandiaga.

Kedua pasangan calon terlihat membawa keluarganya, bahkan Anies turut membawa anak-anaknya.

Adu mulut sempat terjadi antara polisi yang mengamankan lokasi dengan pendukung Anies-Sandiaga yang memaksa masuk.

Yel-yel dengan musik perkusi turut mengiringi Anies-Sandiaga masuk ke Gedung JIExpo Kemayoran.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mereka datang pukul 19.02 mengenakan kemeja putih dipadankan dengan celana hitam untuk Anies dan celana cokelat untuk Sandi.

Usai keduanya masuk ke lokasi acara, Brigade 08 membubarkan formasi. Pasangan Anies-Sandiaga diusung Partai Gerindra dan PKS.

(Baca: Hanya 1.500 Pendukung yang Boleh Masuk Saat Pengundian Nomor Urut)

Kompas TV 3 Paslon untuk Pilkada DKI 2017 Ditetapkan
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Besok, Ganjil Genap di Margonda Depok Kembali Berlaku

Besok, Ganjil Genap di Margonda Depok Kembali Berlaku

Megapolitan
Polisi Hentikan Kasus Dugaan Penganiayaan Selebgram Ayu Thalia oleh Nicholas Sean

Polisi Hentikan Kasus Dugaan Penganiayaan Selebgram Ayu Thalia oleh Nicholas Sean

Megapolitan
Seorang Remaja Tewas Saat Berenang di Pelabuhan Sunda Kelapa Saat Banjir Rob

Seorang Remaja Tewas Saat Berenang di Pelabuhan Sunda Kelapa Saat Banjir Rob

Megapolitan
Seorang Nenek Tewas Mengenaskan Tertabrak Kereta di Kebon Jeruk

Seorang Nenek Tewas Mengenaskan Tertabrak Kereta di Kebon Jeruk

Megapolitan
Imbas Ganjil Genap di Margonda, Akses Menuju Depok dari Lenteng Agung Macet Panjang

Imbas Ganjil Genap di Margonda, Akses Menuju Depok dari Lenteng Agung Macet Panjang

Megapolitan
Kasus DBD Naik, PMI Tangsel Sebut Permintan Trombosit Meningkat

Kasus DBD Naik, PMI Tangsel Sebut Permintan Trombosit Meningkat

Megapolitan
Hari Pertama Dibuka, 500 Pengunjung Sudah Reservasi ke Atlantis Ancol

Hari Pertama Dibuka, 500 Pengunjung Sudah Reservasi ke Atlantis Ancol

Megapolitan
Banjir Rob di Jalan Lodan, Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Genangan

Banjir Rob di Jalan Lodan, Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Genangan

Megapolitan
Imbas Ganjil Genap di Margonda, Macet Panjang dari Jalan Kartini

Imbas Ganjil Genap di Margonda, Macet Panjang dari Jalan Kartini

Megapolitan
229 Bus Berhenti Beroperasi Imbas Kecelakaan, Transjakarta Jamin Layanan Tak Terganggu

229 Bus Berhenti Beroperasi Imbas Kecelakaan, Transjakarta Jamin Layanan Tak Terganggu

Megapolitan
RS Harapan Kita: Haji Lulung Bukan Dibuat Koma, tapi Diberi Obat Penenang

RS Harapan Kita: Haji Lulung Bukan Dibuat Koma, tapi Diberi Obat Penenang

Megapolitan
Ganjil Genap di Jalan Margonda Mulai Berlaku Siang Ini, Begini Situasi di Lokasi

Ganjil Genap di Jalan Margonda Mulai Berlaku Siang Ini, Begini Situasi di Lokasi

Megapolitan
Transjakarta Hentikan Sementara Operasional 229 Bus dari 2 Operator yang Terlibat Kecelakaan

Transjakarta Hentikan Sementara Operasional 229 Bus dari 2 Operator yang Terlibat Kecelakaan

Megapolitan
Polisi Tangkap Penipu Rekrutmen CPNS, Korban Dijanjikan Jadi PNS Kemenkumham dengan Setor Rp 35 Juta

Polisi Tangkap Penipu Rekrutmen CPNS, Korban Dijanjikan Jadi PNS Kemenkumham dengan Setor Rp 35 Juta

Megapolitan
Bus Kecelakaan Berulang Kali, Dirut Transjakarta Minta Maaf

Bus Kecelakaan Berulang Kali, Dirut Transjakarta Minta Maaf

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.