Batik Motif Monas dan Ondel-ondel Pilihan Sylviana untuk Dia dan Agus

Kompas.com - 26/10/2016, 09:52 WIB
Pasangan calon gubernur-wakil gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (25/10/2016). Garry Andrew LotulungPasangan calon gubernur-wakil gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (25/10/2016).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat beberapa kali menghadiri acara resmi, pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni, kompak mengenakan batik lengan panjang berwarna biru dengan nuansa khas Jakarta.

Nuansa yang khas itu terlihat dari motif gambar yang mencirikan budaya Jakarta, yakni Betawi.

Ketika hadir dalam acara penetapan nomor pemilihan oleh KPUD DKI Jakarta di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (25/10/2016) malam, keduanya kembali mengenakan batik tersebut.

Pantauan Kompas.com, motif batik terdiri dari gambar pasangan ondel-ondel, bangunan Monumen Nasional atau Monas, terompet, dan kembang api. Sedangkan garis di sepanjang kancing batik tersebut berwarna oranye, biru, dan hijau terang. Garis yang sama juga didesain ada di bagian kerah.

Di tengah-tengah wawancara, Sylviana menjelaskan, batik yang dia kenakan bersama Agus merupakan pilihan dia. Namun, Sylvi mengaku tidak secara khusus memesan batik tersebut, melainkan hanya membeli dari batik yang sudah jadi di salah satu pasar yang ada di Jakarta.

"Kami beli ke pasar saja, karena kami ingin menunjukkan contoh dalam membangun ekonomi kerakyatan," kata Sylvi kepada wartawan.

Meski motifnya khas Jakarta, menurut Sylvi, pembuatnya tidak harus dari Jakarta juga. Dia menilai, semua perajin batik yang ada di daerah lain, bisa membuat batik seperti itu karena kualitas batik di daerah-daerah juga tidak kalah bagusnya dengan yang ada di Jakarta.

"Jadi, jangan salah. Ini motifnya Betawi, tetapi yang buat ini bisa di seluruh Indonesia. Dari Cirebon bisa, NTT (Nusa Tenggara Timur), Pekalongan," ujar Sylvi.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov DKI Siapkan TPS Khusus untuk Sampah Masker dan APD

Pemprov DKI Siapkan TPS Khusus untuk Sampah Masker dan APD

Megapolitan
Ditetapkan Tersangka, Vanessa Angel Jadi Tahanan Kota

Ditetapkan Tersangka, Vanessa Angel Jadi Tahanan Kota

Megapolitan
Takut Dibawa ke Kantor Polisi, Seorang Pencuri Kotak Amal Mengaku ODP Covid-19

Takut Dibawa ke Kantor Polisi, Seorang Pencuri Kotak Amal Mengaku ODP Covid-19

Megapolitan
Dikritik, Permintaan Anies Ojol Bisa Angkut Penumpang

Dikritik, Permintaan Anies Ojol Bisa Angkut Penumpang

Megapolitan
Pemkot Tangerang Berencana Jadikan Hotel sebagai Tempat Karantina Covid-19

Pemkot Tangerang Berencana Jadikan Hotel sebagai Tempat Karantina Covid-19

Megapolitan
Vanessa Angel Jadi Tersangka karena Miliki Pil Xanax yang Tidak Sesuai Resep Dokter

Vanessa Angel Jadi Tersangka karena Miliki Pil Xanax yang Tidak Sesuai Resep Dokter

Megapolitan
Pemkot Tangerang Tambah Anggaran Penanganan Covid-19 Jadi Rp 138 Miliar

Pemkot Tangerang Tambah Anggaran Penanganan Covid-19 Jadi Rp 138 Miliar

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Minta Masyarakat Taati Aturan Selama PSBB

Ketua DPRD DKI Minta Masyarakat Taati Aturan Selama PSBB

Megapolitan
Serius Ajukan PSBB, Wali Kota Tangerang Rapat dengan Gubernur Banten dan DKI Jakarta

Serius Ajukan PSBB, Wali Kota Tangerang Rapat dengan Gubernur Banten dan DKI Jakarta

Megapolitan
Ini Skenario Pembatasan Penumpang Kendaraan Pribadi dan Umum Saat PSBB di DKI

Ini Skenario Pembatasan Penumpang Kendaraan Pribadi dan Umum Saat PSBB di DKI

Megapolitan
3.042 Pekerja di Tangerang Kena PHK karena Perusahaan Terdampak Covid-19

3.042 Pekerja di Tangerang Kena PHK karena Perusahaan Terdampak Covid-19

Megapolitan
Warga Miskin dan Rentan Miskin di DKI Diminta Daftar ke RW untuk Dapat Bantuan Sembako

Warga Miskin dan Rentan Miskin di DKI Diminta Daftar ke RW untuk Dapat Bantuan Sembako

Megapolitan
[HOAKS] PT KAI Batalkan Seluruh Perjalanan Jakarta Selama PSBB

[HOAKS] PT KAI Batalkan Seluruh Perjalanan Jakarta Selama PSBB

Megapolitan
Ketua DPRD Sebut Pemprov DKI Belum Komunikasi Terkait Anggaran Covid-19

Ketua DPRD Sebut Pemprov DKI Belum Komunikasi Terkait Anggaran Covid-19

Megapolitan
Mekanisme Karantina ODP dan PDP di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel

Mekanisme Karantina ODP dan PDP di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X