Lulung: John F Kennedy Saja dari Kapten Bisa Jadi Presiden

Kompas.com - 26/10/2016, 15:10 WIB
Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Abraham Lulung Lunggana terlihat menunaikan ibadah shalat Jumat di Masjid Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara bersama bakal calon gubernur DKI dari Koalisi Cikeas, Agus Harimurti Yudhoyono. Jumat (21/10/2016) Kompas.com/Robertus BelarminusPolitisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Abraham Lulung Lunggana terlihat menunaikan ibadah shalat Jumat di Masjid Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara bersama bakal calon gubernur DKI dari Koalisi Cikeas, Agus Harimurti Yudhoyono. Jumat (21/10/2016)
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta yang juga politisi PPP, Abraham "Lulung" Lunggana, meyakini calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni, bisa memenangkan Pilkada DKI Jakarta 2017.

Dia juga percaya, pengabdian Agus di bidang militer yang belum mencapai jabatan tinggi, tidak menjadi suatu masalah.

"Agus-Sylvi berangkat dari semangat yang sama dengan warga Jakarta, ingin agar kebijakan gubernur tidak lagi merugikan masyarakat. John F Kennedy saja bisa jadi Presiden dari kapten," kata Lulung kepada Kompas.com, Rabu (26/10/2016).

Pernyataan Lulung merujuk pada jabatan terakhir Agus sebelum memutuskan maju mencalonkan diri sebagai gubernur DKI Jakarta, yaitu Mayor TNI (Inf). Sebelum meninggalkan militer, Agus menjabat sebagai Komandan Batalyon Infanteri Mekanis 203/Arya Kamuning di Tangerang.


Secara resmi, Agus telah mengundurkan diri serta menyerahkan tugas dan tanggung jawab Dan Yonif Mekanis 203/Arya Kamuning kepada Kasbrigif 1 PIK/Jaya Sakti, Letkol Inf Edwin Sumantha pada 26 September 2016 lalu.

Agus merupakan prajurit angkatan 2000 dan telah 16 tahun lamanya mengabdi di kedinasan militer. Dia diperkenankan untuk mengundurkan diri dan telah diberhentikan secara hormat oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejarah Pasar Senen, Bekas Tempat Tuan Tanah Belanda hingga PKL Era Ali Sadikin

Sejarah Pasar Senen, Bekas Tempat Tuan Tanah Belanda hingga PKL Era Ali Sadikin

Megapolitan
Hendak Salip Truk dari Kiri, Pengendara Motor Tewas Terlindas di Jalan Siliwangi Bekasi

Hendak Salip Truk dari Kiri, Pengendara Motor Tewas Terlindas di Jalan Siliwangi Bekasi

Megapolitan
Ketua DPRD DKI: Penggunaan Anggaran TGUPP Harus Disesuaikan dengan Jumlah Anggota

Ketua DPRD DKI: Penggunaan Anggaran TGUPP Harus Disesuaikan dengan Jumlah Anggota

Megapolitan
Natal dan Tahun Baru, Aktivitas Penerbangan Diprediksi Naik 1 Persen

Natal dan Tahun Baru, Aktivitas Penerbangan Diprediksi Naik 1 Persen

Megapolitan
Polisi Sebut Pelaku Persekusi Banser NU Bukan dari Kalangan Ormas

Polisi Sebut Pelaku Persekusi Banser NU Bukan dari Kalangan Ormas

Megapolitan
Polisi Duga Pelaku Persekusi Anggota Banser NU Kabur Pasca Viral

Polisi Duga Pelaku Persekusi Anggota Banser NU Kabur Pasca Viral

Megapolitan
Polisi Keluarkan Surat Penangkapan untuk Gathan Saleh

Polisi Keluarkan Surat Penangkapan untuk Gathan Saleh

Megapolitan
Begal Ojek Online dengan Celurit, Dua Pemuda di Cikarang Dibekuk Polisi

Begal Ojek Online dengan Celurit, Dua Pemuda di Cikarang Dibekuk Polisi

Megapolitan
Tempat Penemuan Koin Belanda di Bekasi Diusulkan Jadi Destinasi Wisata

Tempat Penemuan Koin Belanda di Bekasi Diusulkan Jadi Destinasi Wisata

Megapolitan
Interupsi di Rapat Paripurna, Fraksi PSI Sampaikan Sejumlah Catatan Terkait APBD DKI 2020

Interupsi di Rapat Paripurna, Fraksi PSI Sampaikan Sejumlah Catatan Terkait APBD DKI 2020

Megapolitan
Populasi Sarang Tawon di Jakarta Timur Meningkat, Diduga karena Musim Hujan

Populasi Sarang Tawon di Jakarta Timur Meningkat, Diduga karena Musim Hujan

Megapolitan
Anies Pertimbangkan Pangkas Anggota TGUPP

Anies Pertimbangkan Pangkas Anggota TGUPP

Megapolitan
Marco Kusumawijaya Mundur dari TGUPP, Anies: Pekerjaannya Sudah Tuntas

Marco Kusumawijaya Mundur dari TGUPP, Anies: Pekerjaannya Sudah Tuntas

Megapolitan
Terekam CCTV, Pencuri Bawa Kabur Motor Sport yang Parkir di Pinggir Jalan

Terekam CCTV, Pencuri Bawa Kabur Motor Sport yang Parkir di Pinggir Jalan

Megapolitan
Menengok Rumah Ko Ayun yang Dikepung Proyek Bangunan, Hanya Tersisa Celah Seukuran Badan

Menengok Rumah Ko Ayun yang Dikepung Proyek Bangunan, Hanya Tersisa Celah Seukuran Badan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X