Pemprov DKI Naikkan Dana Kompensasi TPST Bantargebang Menjadi Rp 143 Miliar

Kompas.com - 26/10/2016, 17:29 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (kiri) dan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi saat addendum penandatangan kerjasama soal TPST Bantargebang di Balai Kota, Jakarta, Rabu (26/10/2016). Kahfi Dirga CahyaGubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (kiri) dan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi saat addendum penandatangan kerjasama soal TPST Bantargebang di Balai Kota, Jakarta, Rabu (26/10/2016).
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menambahkan dana kompensasi ke Pemerintah Kota Bekasi menjadi Rp 143 miliar per tahun. Dana kompensasi sebelumnya berkisar Rp 63 miliar.

Penambahan dana itu merupakan bagian dari addendum kerja sama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan Pemerintah Kota Bekasi Nomor 4 Tahun 2009 dan Nomor 71 Tahun 2009 Tentang Peningkatan Pemanfaatan Lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah menjadi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang Kota Bekasi.

Dana kompensasi dimaksud dipergunakan untuk penanggulangan kerusakan lingkungan, pemulihan lingkungan, biaya kesehatan dan pengobatan dan kompensasi dalam bentuk lain berupa bantuan langsung tunai.

"Itu hanya untuk sampah. Kalau yang lain lebih besar," kata Ahok usai penandatanganan kerja sama tersebut, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/10/2016).

(Baca: Ahok: Jangan Mimpi TPST Bantargebang Dikasih ke Swasta)

Ahok mengatakan, Jakarta tak hanya memikirkan soal daerahnya dan akan ikut bertanggung jawab untuk daerah sekitar yang berbatasan langsung. Apalagi Pemprov DKI Jakarta memiliki kepentingan, salah satunya TPST Bantargebang di Kota Bekasi.

Sementara itu, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, mengapresiasi adanya kerja sama baru dengan Pemprov DKI Jakarta terkait TPST Bantargebang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Addendum perjanjian kerja sama, kata Rahmat, setelah adanya perubahan pengelolaan TPST Bantargebang yang sebelumnya dilaksanakan oleh pihak ketiga, dan saat ini dilakukan secara swakelola oleh Dinas Kebersihan Provinsi DKI Jakarta.

"Kami bangga dengan Pak Gubernur (Ahok) yang telah memberikan bantuan signfikan antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan Kota Bekasi," kata Rahmat.

Dalam addendum kerja sama itu ditambahkan hak dan kewajiban Pemprov DKI Jakarta dan Pemkot Bekasi. Perjanjian kerja sama ini berlaku selama sepuluh tahun sejak ditandatangani dan akan dievaluasi setiap satu tahun.

Kompas TV Pemulung di Bantargebang Akan Didaftarkan BPJS
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pura-pura Jadi Pembeli, Dua Pria Curi Ponsel di Sebuah Kios di Tanjung Priok

Pura-pura Jadi Pembeli, Dua Pria Curi Ponsel di Sebuah Kios di Tanjung Priok

Megapolitan
Gardu PP di Rawamangun Dibongkar, Ketua RW Sebut Saat Dibangun Tak Lapor

Gardu PP di Rawamangun Dibongkar, Ketua RW Sebut Saat Dibangun Tak Lapor

Megapolitan
PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Wali Kota Benyamin Davnie: Semoga Tangsel Level 1

PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Wali Kota Benyamin Davnie: Semoga Tangsel Level 1

Megapolitan
Saat Sumur Resapan yang Sudah Diaspal di Lebak Bulus Jebol dan Ancam Keselamatan Warga

Saat Sumur Resapan yang Sudah Diaspal di Lebak Bulus Jebol dan Ancam Keselamatan Warga

Megapolitan
Gardu Ormas PP di Rawamangun Dibongkar, Warga: Lega, Soalnya Malam Suka Berisik

Gardu Ormas PP di Rawamangun Dibongkar, Warga: Lega, Soalnya Malam Suka Berisik

Megapolitan
Kawanan Begal Kembali Beraksi di Kemayoran, Pengemudi Ojek Online Tewas Ditusuk

Kawanan Begal Kembali Beraksi di Kemayoran, Pengemudi Ojek Online Tewas Ditusuk

Megapolitan
Duduk Perkara Video Direksi Transjakarta Tonton Tari Perut: Terjadi 1,5 Tahun Lalu, Sudah Ditegur DPRD

Duduk Perkara Video Direksi Transjakarta Tonton Tari Perut: Terjadi 1,5 Tahun Lalu, Sudah Ditegur DPRD

Megapolitan
Mengenang Aksi Heroik Teknisi KRL yang Tewas Dalam Tragedi Bintaro 2

Mengenang Aksi Heroik Teknisi KRL yang Tewas Dalam Tragedi Bintaro 2

Megapolitan
Jeff Smith Mengaku Konsumsi Narkoba agar Fokus dan Tak Mudah Lelah Saat Bekerja

Jeff Smith Mengaku Konsumsi Narkoba agar Fokus dan Tak Mudah Lelah Saat Bekerja

Megapolitan
Masih Pendalaman, Polda Metro Jaya Belum Tetapkan Jeff Smith Tersangka Kasus Penyalahgunaan Narkoba

Masih Pendalaman, Polda Metro Jaya Belum Tetapkan Jeff Smith Tersangka Kasus Penyalahgunaan Narkoba

Megapolitan
Tutup Sumur Resapan di Bona Indah Lebak Bulus Jebol Saat Dilintasi Mobil, Kini Sudah Diperbaiki

Tutup Sumur Resapan di Bona Indah Lebak Bulus Jebol Saat Dilintasi Mobil, Kini Sudah Diperbaiki

Megapolitan
58 WNA Ditolak Masuk Indonesia Lewat Bandara Soekarno-Hatta sejak Akhir November

58 WNA Ditolak Masuk Indonesia Lewat Bandara Soekarno-Hatta sejak Akhir November

Megapolitan
Polisi: Jeff Smith Sudah Konsumsi 48 Narkoba LSD

Polisi: Jeff Smith Sudah Konsumsi 48 Narkoba LSD

Megapolitan
50 Posko Ormas di Jakarta Barat Diubah Jadi Mushala hingga Pos Keamanan

50 Posko Ormas di Jakarta Barat Diubah Jadi Mushala hingga Pos Keamanan

Megapolitan
Sejarah Hari Ini: 8 Tahun Lalu, Tragedi Bintaro 2 antara KRL dan Truk Tangki Pertamina

Sejarah Hari Ini: 8 Tahun Lalu, Tragedi Bintaro 2 antara KRL dan Truk Tangki Pertamina

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.