Dirjen Bina Pemerintahan Desa Dinilai Pantas Jadi Plt Gubernur Banten

Kompas.com - 26/10/2016, 17:45 WIB
Rano Karno diabadikan ketika menghadiri peluncuran buku berjudul Rano Karno: Si Doel di Indonesia International Book Fair, di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Minggu (2/10/2016). Tri Susanto SetiawanRano Karno diabadikan ketika menghadiri peluncuran buku berjudul Rano Karno: Si Doel di Indonesia International Book Fair, di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Minggu (2/10/2016).
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Ditunjuknya Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri Nata Irawan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Banten dianggap tepat.

Sebab, jabatan yang dipegang Nata di Kemendagri dinilai pas dengan demografi provinsi tersebut.

(Baca juga: Sukseskan Pilkada, Pemprov Banten Gelontorkan Rp 270 Miliar ke KPUD dan Bawaslu)

Penilaian itu dilontarkan Gubernur Banten Rano Karno saat acara peresmian dan serah terima nota pelaksana tugas Nata sebagai Plt Gubernur Banten di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Rabu (26/10/2016).

"Basic Provinsi Banten ada 1.500 desa, beliau kan memang ahlinya di situ. Jadi saya pikir tepat menunjuk Pak Menteri menunjuk beliau sebagai Plt," kata Rano saat ditemui seusai acara.

Nata menjadi pejabat pengisi sementara kursi Gubernur Banten terhitung mulai 28 Oktober 2016 hingga 11 Februari 2017.

Jabatan Gubernur Banten untuk sementara ditinggal oleh Rano yang harus cuti selama masa kampanye menghadapi Pilkada Banten 2017.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Artinya ini kan bagian lepas dari pada siapa. Ini makanya beliau berlaku sampai definitifnya gubernur dan wakil gubenur siapalah yang menjadi," ujar Rano.

(Baca juga: Pesan Rano Karno untuk Plt Gubernur Banten)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bau Pesing dan Becek di JPO Terminal Depok, Warga: Baru Mau Naik, Eh Ada yang Kencing...

Bau Pesing dan Becek di JPO Terminal Depok, Warga: Baru Mau Naik, Eh Ada yang Kencing...

Megapolitan
15 Tahun Berkonflik, Pembangunan GKI Yasmin Bogor Dimulai

15 Tahun Berkonflik, Pembangunan GKI Yasmin Bogor Dimulai

Megapolitan
PPKM Level 2, Pemprov DKI Kurangi Jam Operasional Transportasi Umum

PPKM Level 2, Pemprov DKI Kurangi Jam Operasional Transportasi Umum

Megapolitan
Senin Siang, Terdakwa Kasus Hoaks Babi Ngepet Akan Divonis di PN Depok

Senin Siang, Terdakwa Kasus Hoaks Babi Ngepet Akan Divonis di PN Depok

Megapolitan
Transjakarta: Tak Ada Perubahan Layanan dalam Penghentian Sementara Operasional 229 Bus

Transjakarta: Tak Ada Perubahan Layanan dalam Penghentian Sementara Operasional 229 Bus

Megapolitan
PPKM Level 2, Bus Transjakarta Hanya sampai Pukul 22.30 WIB

PPKM Level 2, Bus Transjakarta Hanya sampai Pukul 22.30 WIB

Megapolitan
UPN Veteran Jakarta Copot Pengurus Menwa Buntut Mahasiswi Meninggal Saat Pembateran

UPN Veteran Jakarta Copot Pengurus Menwa Buntut Mahasiswi Meninggal Saat Pembateran

Megapolitan
Proyek Tambal Sulam Sumur Resapan Jakarta dan Instruksi Anies

Proyek Tambal Sulam Sumur Resapan Jakarta dan Instruksi Anies

Megapolitan
UPDATE: Tambah 4 Kasus di Tangsel, 43 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 4 Kasus di Tangsel, 43 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE: Nihil Kasus Baru di Kota Tangerang, 14 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Nihil Kasus Baru di Kota Tangerang, 14 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Senin: Jakarta Hujan Siang-Sore

Prakiraan Cuaca BMKG Senin: Jakarta Hujan Siang-Sore

Megapolitan
Ganjil Genap Depok, Saat Warga Keluhkan Kemacetan di Luar Margonda

Ganjil Genap Depok, Saat Warga Keluhkan Kemacetan di Luar Margonda

Megapolitan
Aturan Masuk Indonesia bagi WNI dan WNA yang Tiba di Bandara Soekarno-Hatta

Aturan Masuk Indonesia bagi WNI dan WNA yang Tiba di Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] 29 Sumur Resapan di Lebak Bulus Akan Dilubangi | Uji Coba Ganjil Genap di Depok Timbulkan Kemacetan

[POPULER JABODETABEK] 29 Sumur Resapan di Lebak Bulus Akan Dilubangi | Uji Coba Ganjil Genap di Depok Timbulkan Kemacetan

Megapolitan
UPDATE: 43 Kasus Baru di Jakarta, Satu Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE: 43 Kasus Baru di Jakarta, Satu Pasien Covid-19 Meninggal

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.