Kompas.com - 27/10/2016, 12:19 WIB
Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono (berdiri di samping Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama) saat diperkenalkan ke PNS DKI Jakarta, Kamis (27/10/2016). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaPlt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono (berdiri di samping Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama) saat diperkenalkan ke PNS DKI Jakarta, Kamis (27/10/2016).
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memperkenalkan Sumarsono sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta kepada para pegawai negeri sipil (PNS).

Dalam sambutannya, Basuki atau Ahok menyebut Sumarsono akan mulai bekerja pada Jumat (28/10/2016) besok.

"Bapak, Ibu, juga jangan, 'ah (Plt Gubernur) ini enak nih'. Ini Pak Soni (sapaan akrab Sumarsono) lebih gila kerjanya daripada saya. Ini lebih gawat ini," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (27/10/2016).

Ahok menjelaskan, Soni bisa bekerja hingga pukul 01.00 atau 02.00 pagi. Bahkan, lanjut dia, Soni bisa masuk kerja pada hari Sabtu-Minggu. Selain itu, kata Ahok, Soni hanya tidur dua hingga tiga jam tiap harinya. Ahok mengaku tak bisa mengikuti kebiasaan Soni tersebut.

"Tetapi, beliau sudah terbiasa. Makanya, kami beruntung mendapat Plt yang sudah menguasai semua, termasuk anggaran segala macam," kata Ahok.

Ahok berharap semua PNS dapat bekerja seperti biasanya. Jika memerlukan bantuan, PNS bisa langsung menghubungi Soni. Ahok mengatakan, Soni akan bekerja di Balai Kota DKI Jakarta mulai pagi hingga siang hari. (Baca: Ahok Minta Plt Gubernur Pecat PNS yang Tidak Netral)

Kemudian, pada sore hingga malam hari, Soni akan kembali ke Kemendagri menjadi Dirjen Otda.

"Saya juga harap Bapak, Ibu, lakukan tugas Bapak Ibu deh, jangan main politik ya karena hak pilih kan urusan Bapak, Ibu, nanti malah repot," kata Ahok.

Adapun Ahok dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat akan cuti kampanye mulai 28 Oktober 2016-11 Februari 2017.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER JABODETABEK] Fakta dan Kronologi Maling Sadis di Bekasi | Syarat Perjalanan Keluar-Masuk Jakarta 18-24 Mei 2021

[POPULER JABODETABEK] Fakta dan Kronologi Maling Sadis di Bekasi | Syarat Perjalanan Keluar-Masuk Jakarta 18-24 Mei 2021

Megapolitan
Anies: Pemprov DKI Tidak Pernah Melarang Warga Masuk Jakarta

Anies: Pemprov DKI Tidak Pernah Melarang Warga Masuk Jakarta

Megapolitan
UPDATE: Tambah 11 Kasus di Kabupaten Bekasi, 214 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 11 Kasus di Kabupaten Bekasi, 214 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE: Tambah 81 Kasus di Depok, 1.011 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 81 Kasus di Depok, 1.011 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Anies Kembali Perpanjangan PPKM hingga 31 Mei

Anies Kembali Perpanjangan PPKM hingga 31 Mei

Megapolitan
Ada 9.291 Pergerakan Penumpang di Soekarno-Hatta pada Hari Terakhir Larangan Mudik

Ada 9.291 Pergerakan Penumpang di Soekarno-Hatta pada Hari Terakhir Larangan Mudik

Megapolitan
Berstatus Mantan Narapidana, Tuntutan Hukuman Rizieq Shihab dalam Kasus Kerumunan Diperberat

Berstatus Mantan Narapidana, Tuntutan Hukuman Rizieq Shihab dalam Kasus Kerumunan Diperberat

Megapolitan
Fakta Pelaku Pencurian dan Pemerkosaan Anak di Bekasi: Positif Narkoba, Ada Residivis, Aktor Utama Buron

Fakta Pelaku Pencurian dan Pemerkosaan Anak di Bekasi: Positif Narkoba, Ada Residivis, Aktor Utama Buron

Megapolitan
Banjir Sempat Melanda Kampung Baru, Warga: Sudah Biasa

Banjir Sempat Melanda Kampung Baru, Warga: Sudah Biasa

Megapolitan
Warga Cimahpar Bogor Pasang Spanduk Tolak Pemudik yang Kembali Tanpa Surat Bebas Covid-19

Warga Cimahpar Bogor Pasang Spanduk Tolak Pemudik yang Kembali Tanpa Surat Bebas Covid-19

Megapolitan
5 Terdakwa Kasus Kerumunan Petamburan Dituntut Penjara Selama 1 Tahun 6 Bulan

5 Terdakwa Kasus Kerumunan Petamburan Dituntut Penjara Selama 1 Tahun 6 Bulan

Megapolitan
Banjir di 6 RT di Pondok Pinang Sudah Surut Senin Sore

Banjir di 6 RT di Pondok Pinang Sudah Surut Senin Sore

Megapolitan
Kasus Kerumunan Petamburan, Rizieq Shihab Dituntut Penjara Selama 2 Tahun

Kasus Kerumunan Petamburan, Rizieq Shihab Dituntut Penjara Selama 2 Tahun

Megapolitan
10.000 Rapid Test Antigen Gratis Disiapkan Dinkes Kota Tangerang untuk Antisipasi Lonjakan Covid-19

10.000 Rapid Test Antigen Gratis Disiapkan Dinkes Kota Tangerang untuk Antisipasi Lonjakan Covid-19

Megapolitan
Dinkes DKI Lanjutkan Vaksinasi AstraZeneca Selain Batch CTMAV547

Dinkes DKI Lanjutkan Vaksinasi AstraZeneca Selain Batch CTMAV547

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X