Kompas.com - 27/10/2016, 20:38 WIB
Penulis Nursita Sari
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Kuasa hukum Jessica Kumala Wongso, Otto Hasibuan, mengatakan, kliennya sudah menyiapkan pakaian untuk pulang ke rumah. Sebabnya, sebelum sidang putusan, Jessica yakin akan dinyatakan bebas oleh majelis hakim yang menangani kasus kematian Wayan Mirna Salihin.

"Jessica sudah mempersiapkan baju pulang, tapi ya kenyataannya begini," ujar Otto di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (27/10/2016).

Seusai majelis hakim membacakan vonis, lanjut Otto, Jessica menangis karena dia tidak jadi bebas dan harus dihukum 20 tahun penjara.

"Jessica tadi nangis, nanya ada apa dan kapan pulangnya, saya bilang, 'enggak bisa, kamu kan dihukum'," kata dia.

(Baca: Senyum Tipis Jessica yang Divonis 20 Tahun Penjara)

Otto menyebut bahwa keluarga Jessica akan sedih dengan putusan majelis hakim. Dia dan tim kuasa hukum yang lain akan terus memperjuangkan nasib Jessica yang mereka nilai tetap tidak bersalah dan tidak terbukti meracuni Mirna.

"Saya belum ketemu dengan Ibunda Jessica, saya perlu bicarakan semuanya. Kasihan mereka, pasti mereka sedih. Nanti kita usahakan banding, kita usahakan yang terbaik," ucap Otto.

(Baca: Jessica: Saya Tidak Puas, Putusan Ini Tidak Adil)

Majelis hakim telah memvonis Jessica dengan 20 tahun hukuman penjara. Jessica dinilai melanggar Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Putusan majelis hakim untuk Jessica sesuai dengan tuntutan dari jaksa penuntut umum.

Kompas TV Jessica Divonis 20 Tahun, Otto Hasibuan: Kami Kecewa
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Museum Sejarah Jakarta: Sejarah, Isi, Harga Tiket, dan Jam Buka

Museum Sejarah Jakarta: Sejarah, Isi, Harga Tiket, dan Jam Buka

Megapolitan
9 Rekomendasi Tempat Wisata di Depok

9 Rekomendasi Tempat Wisata di Depok

Megapolitan
Janji Manis Anies Bangun Kampung Gembira Gembrong, Menghadap ke Sungai hingga Atap Warna-warni

Janji Manis Anies Bangun Kampung Gembira Gembrong, Menghadap ke Sungai hingga Atap Warna-warni

Megapolitan
10 Rekomendasi Tempat Wisata di Cibubur

10 Rekomendasi Tempat Wisata di Cibubur

Megapolitan
7 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta

7 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta

Megapolitan
Taman Kelinci Bambu Apus: Harga Tiket dan Jam Operasionalnya

Taman Kelinci Bambu Apus: Harga Tiket dan Jam Operasionalnya

Megapolitan
Tingkat Keterisian Tempat Tidur RS Rujukan Covid-19 di Jakarta Naik Jadi 14 Persen

Tingkat Keterisian Tempat Tidur RS Rujukan Covid-19 di Jakarta Naik Jadi 14 Persen

Megapolitan
Cegah Tawuran, Pemkot Jaksel Siapkan Anggaran Rp 250 Juta

Cegah Tawuran, Pemkot Jaksel Siapkan Anggaran Rp 250 Juta

Megapolitan
Polisi Musnahkan 32,5 Kg Sabu dan 5 Kg Ganja Hasil Pengungkapan Kasus dari Maret hingga Juni 2022

Polisi Musnahkan 32,5 Kg Sabu dan 5 Kg Ganja Hasil Pengungkapan Kasus dari Maret hingga Juni 2022

Megapolitan
Pembangunan Sanitasi Layak di Setu Dilakukan di Tiga Kelurahan pada Tahun Ini

Pembangunan Sanitasi Layak di Setu Dilakukan di Tiga Kelurahan pada Tahun Ini

Megapolitan
BOR di RS Depok Masih Aman meski Kasus Covid-19 Meningkat

BOR di RS Depok Masih Aman meski Kasus Covid-19 Meningkat

Megapolitan
Korban Penusukan oleh Pria Beratribut Polisi di Bekasi Mengaku Tak Kenal Pelaku

Korban Penusukan oleh Pria Beratribut Polisi di Bekasi Mengaku Tak Kenal Pelaku

Megapolitan
Sepanjang Juni 2022, Camat Setu Bangun 13 dari 20 Sanitasi yang Ditargetkan

Sepanjang Juni 2022, Camat Setu Bangun 13 dari 20 Sanitasi yang Ditargetkan

Megapolitan
Anies Bangun Kampung Gembira, Pengamat: Jangan Sampai Langgar Tata Ruang

Anies Bangun Kampung Gembira, Pengamat: Jangan Sampai Langgar Tata Ruang

Megapolitan
Belasan Santriwati di Ponpes Depok Dicabuli Ustaz hingga Kakak Kelas, Pemkot Depok Beri Pendampingan Psikologis

Belasan Santriwati di Ponpes Depok Dicabuli Ustaz hingga Kakak Kelas, Pemkot Depok Beri Pendampingan Psikologis

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.