Kompas.com - 28/10/2016, 13:23 WIB
Jemaat Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Pasar Minggu beribadah di kantor kecamatan lantaran gerejanya belum diizinkan beroperasi, Minggu (9/10/2016). Nibras Nada NailufarJemaat Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Pasar Minggu beribadah di kantor kecamatan lantaran gerejanya belum diizinkan beroperasi, Minggu (9/10/2016).
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan akan memindahkan kegiatan ibadah Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Pasar Minggu ke Gelanggang Olahraga Balai Rakyat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Keputusan ini menyusul keluhan para jemaat yang selama dua pekan terakhir beribadah di Kantor Kecamatan Pasar Minggu.

"Iya, kita lihat nanti seperti apa. Minggu besok mungkin sudah ibadah di sana," kata Pendeta GBKP Penrad Siagian saat dikonfirmasi, Jumat (28/10/2016).

Hampir 200 jemaat GBKP setiap hari Minggu harus beribadah di aula Kantor Kecamatan Pasar Minggu. Hal ini dikeluhkan oleh jemaat yang tua sebab letaknya berada di lantai empat.

Wali Kota Jakarta Selatan Tri Kurniadi mengatakan pihaknya tetap tidak bisa mengizinkan bangunan gereja di Jalan Tanjung Barat Lama digunakan. (Baca: Ahok Selidiki Masalah Peruntukan GBKP Pasar Minggu)

Sebab penolakan masih terus terjadi kendati pihak gereja mendapatkan persetujuan 60 warga sesuai aturan perizinan. Sembari mencari lahan pengganti gereja, pemerintah merelokasi kegiatan ibadah sementara ke GOR Balai Rakyat Pasar Minggu.

"Solusinya kami pindahkan ke Gelanggang, Balai Rakyat. Itu keluhan mereka karena terlalu tinggi makanya kami pindahkan," kata Tri.

Kompas TV Djarot Hadiri Pesta Gotilon di Gereja HKBP
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Fenomena La Nina,  Warga Kota Tangerang Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Antisipasi Fenomena La Nina, Warga Kota Tangerang Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Megapolitan
Kronologi Motor Terlindas KRL di Tanah Abang: Pemotor Selamat, Para Penumpang Dievakuasi

Kronologi Motor Terlindas KRL di Tanah Abang: Pemotor Selamat, Para Penumpang Dievakuasi

Megapolitan
Rachel Vennya Sempat Nunggak Pajak Mobil Alphard 2 Bulan, Dibayar Setelah Viral

Rachel Vennya Sempat Nunggak Pajak Mobil Alphard 2 Bulan, Dibayar Setelah Viral

Megapolitan
Ini Hasil Tes Darah Sopir Korban Tewas dalam Kecelakaan Transjakarta di Cawang

Ini Hasil Tes Darah Sopir Korban Tewas dalam Kecelakaan Transjakarta di Cawang

Megapolitan
Upaya Mengurangi Sampah lewat “Jakarta Sadar Sampah”

Upaya Mengurangi Sampah lewat “Jakarta Sadar Sampah”

Megapolitan
Nopol Kendaraan Tak Sesuai Data, Rachel Vennya Disebut Ubah Warna Mobil dari Putih ke Hitam

Nopol Kendaraan Tak Sesuai Data, Rachel Vennya Disebut Ubah Warna Mobil dari Putih ke Hitam

Megapolitan
KRL Tabrak Motor di Tanah Abang, Jadwal Perjalanan Commuter Line Terganggu

KRL Tabrak Motor di Tanah Abang, Jadwal Perjalanan Commuter Line Terganggu

Megapolitan
Update Korban Kecelakaan Bus Transjakarta di Cawang: Penumpang Luka Jadi 31 Orang

Update Korban Kecelakaan Bus Transjakarta di Cawang: Penumpang Luka Jadi 31 Orang

Megapolitan
Dampingi Korban, KPAD Bekasi Pastikan Kasus Pelecehan Seksual Diproses Hukum, Tak Selesai secara Kekeluargaan

Dampingi Korban, KPAD Bekasi Pastikan Kasus Pelecehan Seksual Diproses Hukum, Tak Selesai secara Kekeluargaan

Megapolitan
Penumpang Pesawat di Soekarno-Hatta Keluhkan Tes PCR Mahal dan Keluar Hasilnya Lama

Penumpang Pesawat di Soekarno-Hatta Keluhkan Tes PCR Mahal dan Keluar Hasilnya Lama

Megapolitan
KRL Tabrak Motor di Tanah Abang, Penumpang Dievakuasi

KRL Tabrak Motor di Tanah Abang, Penumpang Dievakuasi

Megapolitan
Polres Jakarta Pusat: Tak Ada Palang Pintu di Lokasi KRL Tabrak Motor

Polres Jakarta Pusat: Tak Ada Palang Pintu di Lokasi KRL Tabrak Motor

Megapolitan
Kecamatan Cengkareng Genjot Vaksinasi Covid-19 demi Target Zona Hijau Awal November

Kecamatan Cengkareng Genjot Vaksinasi Covid-19 demi Target Zona Hijau Awal November

Megapolitan
KRL Tabrak Motor di Tanah Abang, Pemotor Selamat karena Berhasil Menghindar

KRL Tabrak Motor di Tanah Abang, Pemotor Selamat karena Berhasil Menghindar

Megapolitan
Fakta Kontroversi Nopol RFS di Mobil Rachel Vennya, Disebut Pelat Khusus tapi Dibantah Polisi

Fakta Kontroversi Nopol RFS di Mobil Rachel Vennya, Disebut Pelat Khusus tapi Dibantah Polisi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.