Kompas.com - 01/11/2016, 16:20 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, menilai kemacetan kini sudah tidak lagi dipandang sebagai masalah oleh warga Jakarta. Padahal, menurut dia, semakin ke sini, kemacetan semakin parah dan merugikan orang banyak.

"Saya ngalamin sendiri, pakai voorijder saja telat-telat terus, apalagi kalian yang selama ini mengalami macet yang semakin parah."

"Alhamdulillahnya buat Pak Basuki, kemacetan itu tidak disalahkan lagi ke Pemprov (DKI), tetapi itu adalah bagian dari konsekuensi karena hidup di Jakarta," kata Sandi seusai menemui warga di RW 02 Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (1/11/2016).

Sandi menjelaskan, jika terpilih sebagai wakil gubernur DKI Jakarta, dia akan mengimbau kalangan menengah ke atas dan kalangan elite untuk tidak membeli kendaraan mahal lagi. Kendaraan yang dimaksud adalah mobil.

"Dari kalangan menengah ke atas banget, kalangan elite, harus mengurangi 'syahwat'-nya untuk membeli mobil baru," kata pria yang mengaku memiliki lima mobil tersebut.

(Baca: Sandiaga Uno Usul Moratorium Penjualan Kendaraan di Jakarta)

"Dikurangi dululah dua tahun. Pasti tidak akan populer memang, apalagi pengusaha otomotif itu teman saya semua. Namun, ini harus dilakukan karena kemacetan semakin parah," kata Sandi.

Menurut dia, sudah tidak ada cara selain membatasi pembelian mobil mewah untuk mengurangi kemacetan di Jakarta.

Adapun kebijakan menaikkan pajak kendaraan yang telah diberlakukan dinilai Sandi tidak efektif karena banyak orang kaya yang tetap membayar pajak dan menambah mobil pribadinya.

Selain itu, dia juga berjanji akan memperluas lagi pengaruh hidup sehat dengan olahraga lari dan memanfaatkan alat transportasi umum.

Sandi yakin, melalui contoh nyata, warga pasti bisa mengubah kebiasaan dan perilakunya, yakni dengan beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan umum.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hujan Deras Guyur Tangsel, BPBD Catat Tujuh Wilayah Terendam Banjir

Hujan Deras Guyur Tangsel, BPBD Catat Tujuh Wilayah Terendam Banjir

Megapolitan
Polda Metro Akan Evaluasi Perluasan Ganjil Genap Setelah Tiga Bulan

Polda Metro Akan Evaluasi Perluasan Ganjil Genap Setelah Tiga Bulan

Megapolitan
Penangkapan Dua Pengedar Narkoba di Jakarta, Barang Bukti Senilai Rp 2,8 Miliar

Penangkapan Dua Pengedar Narkoba di Jakarta, Barang Bukti Senilai Rp 2,8 Miliar

Megapolitan
Gagal Menyalip dan Tertabrak Mobil, Pengendara Motor Tewas di Tapos Depok

Gagal Menyalip dan Tertabrak Mobil, Pengendara Motor Tewas di Tapos Depok

Megapolitan
Uji Coba Ganjil Genap di 13 Titik Baru, Polda Metro Tak Langsung Tilang Pelanggar

Uji Coba Ganjil Genap di 13 Titik Baru, Polda Metro Tak Langsung Tilang Pelanggar

Megapolitan
Manggarai Jadi Stasiun Sentral, KAI Commuter Antisipasi Lonjakan dan Penumpukan Penumpang

Manggarai Jadi Stasiun Sentral, KAI Commuter Antisipasi Lonjakan dan Penumpukan Penumpang

Megapolitan
Catat! Ini Perubahan Rute KRL Lintas Bogor dan Bekasi yang Berlaku Mulai Hari Ini

Catat! Ini Perubahan Rute KRL Lintas Bogor dan Bekasi yang Berlaku Mulai Hari Ini

Megapolitan
10 Tempat Nongkrong Murah di Jakarta Pusat

10 Tempat Nongkrong Murah di Jakarta Pusat

Megapolitan
Jadwal PPDB 2022 di Bogor untuk SMA dan Cara Daftarnya

Jadwal PPDB 2022 di Bogor untuk SMA dan Cara Daftarnya

Megapolitan
Jadwal PPDB 2022 di Bogor untuk SMK dan Cara Daftarnya

Jadwal PPDB 2022 di Bogor untuk SMK dan Cara Daftarnya

Megapolitan
Jadwal PPDB 2022 di Bekasi, Bogor, Depok untuk SLB dan Cara Daftarnya

Jadwal PPDB 2022 di Bekasi, Bogor, Depok untuk SLB dan Cara Daftarnya

Megapolitan
Jadwal PPDB 2022 di Bekasi untuk SMA dan Cara Daftarnya

Jadwal PPDB 2022 di Bekasi untuk SMA dan Cara Daftarnya

Megapolitan
Jadwal PPDB 2022 di Depok untuk SMA dan Cara Daftarnya

Jadwal PPDB 2022 di Depok untuk SMA dan Cara Daftarnya

Megapolitan
Jadwal PPDB 2022 di Bekasi untuk SMK dan Cara Daftarnya

Jadwal PPDB 2022 di Bekasi untuk SMK dan Cara Daftarnya

Megapolitan
Program Kartu Depok Sejahtera Disebut Tidak Transparan, Ini Tanggapan Pemkot Depok

Program Kartu Depok Sejahtera Disebut Tidak Transparan, Ini Tanggapan Pemkot Depok

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.