Kompas.com - 02/11/2016, 12:17 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (kiri) dan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi saat addendum penandatangan kerjasama soal TPST Bantargebang di Balai Kota, Jakarta, Rabu (26/10/2016). Kahfi Dirga CahyaGubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (kiri) dan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi saat addendum penandatangan kerjasama soal TPST Bantargebang di Balai Kota, Jakarta, Rabu (26/10/2016).
Penulis Jessi Carina
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) DKI Jakarta 2016 sudah selesai dan siap untuk digunakan. Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono, mengatakan Pemerintah Kota Bekasi bisa segera menerima dana hibah terkait keberadaan TPST milik DKI di Bantargebang, Kota Bekasi.

Hibah terkait keberadaan TPST (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu) Bantargebang itu sempat tertunda.

"Dua hari yang lalu, APBD-P sudah clear, persetujuan Mendagri sudah selesai, sekarang tinggal mencairkan saja, sehingga kita tidak perlu lagi meminta kepada Pemkot Bekasi untuk menalangi," kata Sumarsono di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (2/11/2016).

Pemerintah Provinsi DKI menganggarkan Rp 143 miliar untuk TPST Bantargebang.

Sumarsono mengatakan, awalnya Pemprov DKI hanya menganggarkan sekitar Rp 90 miliar. Namun, Pemkot Bekasi meminta anggaran lebih hingga Rp 143 miliar. Dana itu pun disepakati oleh Pemprov DKI.

"Jadi formula kami awalnya agak terlalu kecil, kemudian ada aspirasi dari Bekasi yang lebih besar. Itu juga jumlahnya bisa kami penuhi," kata Sumarsono.

Dana hibah untuk Bekasi merupakan salah satu poin yang dititipkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kepada Sumarsono sebelum Ahok cuti untuk melaksakan kampanye Pilkada DKI 2017.

Satu hari sebelum cuti, Ahok dan Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, sudah menandatangani MoU terkait hibah itu.

Kompas TV Aktivitas Pembuangan Sampah TPST Bantargebang Lumpuh
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jumlah Pengunjung Ragunan pada Libur Waisak Capai 31.206 Orang

Jumlah Pengunjung Ragunan pada Libur Waisak Capai 31.206 Orang

Megapolitan
Sudah Sebulan 400 KK di Kampung Nelayan Marunda Alami Krisis Air Bersih

Sudah Sebulan 400 KK di Kampung Nelayan Marunda Alami Krisis Air Bersih

Megapolitan
Lift Macet akibat Kelebihan Muatan, 7 Orang Terjebak Dievakuasi Damkar Kota Bekasi

Lift Macet akibat Kelebihan Muatan, 7 Orang Terjebak Dievakuasi Damkar Kota Bekasi

Megapolitan
Cerita Anies ke Universitas Oxford Jajaki Kerja Sama Pengembangan Kebijakan Publik Jakarta

Cerita Anies ke Universitas Oxford Jajaki Kerja Sama Pengembangan Kebijakan Publik Jakarta

Megapolitan
Warga Bogor Dibegal Saat Pulang Kerja, Korban Dibacok, Motor dan Uangnya Raib

Warga Bogor Dibegal Saat Pulang Kerja, Korban Dibacok, Motor dan Uangnya Raib

Megapolitan
Dentuman Meriam Akan Terdengar Lagi di Depok Besok, Warga Diimbau Tak Panik

Dentuman Meriam Akan Terdengar Lagi di Depok Besok, Warga Diimbau Tak Panik

Megapolitan
Bima Arya Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah

Bima Arya Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah

Megapolitan
TV Tersambar Petir, Sebuah Rumah di Bekasi Dilanda Kebakaran

TV Tersambar Petir, Sebuah Rumah di Bekasi Dilanda Kebakaran

Megapolitan
Besok, Oditur Akan Bantah Pleidoi Kolonel Priyanto Terdakwa Kasus Pembunuhan Handi-Salsabila

Besok, Oditur Akan Bantah Pleidoi Kolonel Priyanto Terdakwa Kasus Pembunuhan Handi-Salsabila

Megapolitan
Pabrik Kimia di Cikarang Dilanda Kebakaran, Pemadaman Butuh Waktu 7 Jam

Pabrik Kimia di Cikarang Dilanda Kebakaran, Pemadaman Butuh Waktu 7 Jam

Megapolitan
Politisi PDI-P: Banyak Program yang Tak Dieksekusi Anies

Politisi PDI-P: Banyak Program yang Tak Dieksekusi Anies

Megapolitan
Seorang Remaja Satroni Rumah Ketua RW di Pulogadung, Curi 3 Ponsel

Seorang Remaja Satroni Rumah Ketua RW di Pulogadung, Curi 3 Ponsel

Megapolitan
Pria yang Tewas Gantung Diri di Apartemen Kawasan Duren Sawit Diduga Terlilit Utang

Pria yang Tewas Gantung Diri di Apartemen Kawasan Duren Sawit Diduga Terlilit Utang

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Bakal Panggil Manajemen Ancol karena Khawatir Merugi Saat Formula E Berlangsung

Ketua DPRD DKI Bakal Panggil Manajemen Ancol karena Khawatir Merugi Saat Formula E Berlangsung

Megapolitan
5 Warga Binaan Lapas Kelas IIA Bekasi Terima Remisi Hari Raya Waisak

5 Warga Binaan Lapas Kelas IIA Bekasi Terima Remisi Hari Raya Waisak

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.