Djarot Dukung Pengembangan Bank Sampah di Kalisari

Kompas.com - 03/11/2016, 06:26 WIB
Calon wakil gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat blusukan di RT 11 RW 03 Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur. Dalam kesempatan itu, Djarot blusukan di pemukiman warga di pinggiran Kali Mati. Rabu (2/11/2016) Kompas.com/Robertus BelarminusCalon wakil gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat blusukan di RT 11 RW 03 Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur. Dalam kesempatan itu, Djarot blusukan di pemukiman warga di pinggiran Kali Mati. Rabu (2/11/2016)
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Calon wakil gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, mendukung program bank sampah di RT 11 RW 03 Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur.

"Bank sampah tadi dialokasikan di sini. Sudah dicoba dilakukan di sini. Nanti harus tetap kita jalankan," kata Djarot, disela blusukannya di kawasan tersebut, Rabu (2/11/2016).

Dukungan tersebut bukan tanpa sebab, mengingat lingkungan RT 11RW 03 terpilih sebagai RT percontohan di DKI. Dengan bank sampah itu, Djarot ingin masyarakat setempat terdidik dalam mengelola sampah.

"Masyarakat jadi bisa memilah sampah sejak dari rumahnya antara organik dan anorganik," ujar Djarot.

(Baca: Di Bawah Guyuran Hujan, Djarot Tetap "Blusukan" di Cipayung)

Pengelolaan sampah masih menjadi masalah di Jakarta. Bank sampah, lanjut Djarot, bisa menjadi peluang usaha bagi warga. Dengan memilah-milah sampah yang bisa dijual, warga bisa mendapatkan pendapatan sampingan.

"Kami belinya bisa dalam bentuk tabungan langsung, dia akan bikin nomor rekening, dan kemudian kita akan isi, sesuai dengan apa yang dia setor," ujar Djarot.

Khusus sampah organik, menurut Djarot bisa diolah menjadi pupuk. Untuk realisasinya, dirinya ingin Dinas Kebersihan DKI membina kawasan itu dalam pengolaan sampah.

"Dinas Kebersihan yang nanti kerja sama, sama kelurahan. Jadi misalnya Kelurahan Kalisari ini akan membina seluruh bank sampah di Kalisari," ujar Djarot.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tersangka yang Cabuli Bocah di Pondok Aren Pernah 4 Kali Lakukan Pelecehan Remas Payudara

Tersangka yang Cabuli Bocah di Pondok Aren Pernah 4 Kali Lakukan Pelecehan Remas Payudara

Megapolitan
Mulai Besok, Underpass Senen Extension Bisa Dilewati Kendaraan 24 Jam

Mulai Besok, Underpass Senen Extension Bisa Dilewati Kendaraan 24 Jam

Megapolitan
Sebut Fraksi PSI Setujui Anggaran Kenaikan Gaji DPRD DKI, Taufik: Tak Perlu Pencitraan

Sebut Fraksi PSI Setujui Anggaran Kenaikan Gaji DPRD DKI, Taufik: Tak Perlu Pencitraan

Megapolitan
Rizieq Shihab dan Menantunya Tak Penuhi Panggilan Polisi, FPI: Karena Kesehatan

Rizieq Shihab dan Menantunya Tak Penuhi Panggilan Polisi, FPI: Karena Kesehatan

Megapolitan
Dinilai Mencla-mencle soal Kenaikan Gaji DPRD, DPW PSI: Kami Tegas Menolak

Dinilai Mencla-mencle soal Kenaikan Gaji DPRD, DPW PSI: Kami Tegas Menolak

Megapolitan
Pengangguran Melonjak di Jakarta karena Pandemi, PSI Tolak Kenaikan Anggaran untuk DPRD

Pengangguran Melonjak di Jakarta karena Pandemi, PSI Tolak Kenaikan Anggaran untuk DPRD

Megapolitan
SPBU MT Haryono Ditutup Setelah Kebakaran, Ini 2 SPBU Alternatif untuk Isi BBM

SPBU MT Haryono Ditutup Setelah Kebakaran, Ini 2 SPBU Alternatif untuk Isi BBM

Megapolitan
Kronologi Kebakaran di SPBU MT Haryono, Percikan Api Muncul Setelah Listrik Menyala

Kronologi Kebakaran di SPBU MT Haryono, Percikan Api Muncul Setelah Listrik Menyala

Megapolitan
Selama November, Depok Catat 'Kunjungan' Terbanyak Satwa Liar ke Permukiman

Selama November, Depok Catat "Kunjungan" Terbanyak Satwa Liar ke Permukiman

Megapolitan
Imbas Kerumunan Massa Rizieq Shihab, Camat Tanah Abang dan Lurah Petamburan Juga Dicopot

Imbas Kerumunan Massa Rizieq Shihab, Camat Tanah Abang dan Lurah Petamburan Juga Dicopot

Megapolitan
Data Tim Dokter Kota Bekasi: Semakin Lama Penyembuhan Pasien Covid-19 Berpenyakit Bawaan

Data Tim Dokter Kota Bekasi: Semakin Lama Penyembuhan Pasien Covid-19 Berpenyakit Bawaan

Megapolitan
Jelang Masa Tenang Pilkada Tangsel, Benyamin-Pilar Bakal Fokus Kampanye

Jelang Masa Tenang Pilkada Tangsel, Benyamin-Pilar Bakal Fokus Kampanye

Megapolitan
Ketersediaan Alat Tes Swab di Depok Menipis di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

Ketersediaan Alat Tes Swab di Depok Menipis di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

Megapolitan
Pertamina Tutup Sementara SPBU MT Haryono Setelah Kebakaran

Pertamina Tutup Sementara SPBU MT Haryono Setelah Kebakaran

Megapolitan
Pemkot Bekasi: Mayoritas Pasien Covid-19 yang Meninggal Berusia di Atas 50 Tahun dan Punya Komorbid

Pemkot Bekasi: Mayoritas Pasien Covid-19 yang Meninggal Berusia di Atas 50 Tahun dan Punya Komorbid

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X