Kompas.com - 04/11/2016, 11:34 WIB
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, Jumat (4/11/2016) pagi, berkampanye di permukiman padat penduduk di Gang Amal, Jalan Bangka Raya, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Dalam kunjungannya itu, seorang kiai bernama Salman Yahya (70) mendoakan Sandiaga dengan suara parau seperti orang menangis.

"Dari zaman gubernur Ali Sadikin, Soewiryo, Wiyogo, Soerjadi, Sutiyoso, Fauzi Bowo, Jokowi, sampai sekarang... Belum pernah kurban dilarang," kata Kiai Salman.

Salman memprotes larangan berkurban di sekolah yang sempat dikeluarkan Pemprov DKI Jakarta. Kiai Salman juga bicara soal keadilan, bagaimana pemerintah membangun gedung namun 'menghancurkan' kota.

Salman mengajak warga memilih Anies dan Sandiaga agar kebijakan-kebijakan yang merugikan tak terulang lagi.

"Jangan ditunda lagi ibu-ibu, nggak ada alternatif lain," kata Salman.

Salman lalu membacakan berbagai doa. Menyusul warga-warga lainnya yang mengelu-elukan nama Sandiaga dan membaca doa.

Sandiaga yang mengamini doa-doa yang ditujukan kepadanya, berterimakasih kepada warga. Ia mengaku keikutsertaannya dalam pilkada DKI bukan untuk mencari kekuasaan, melainkan untuk kemaslahatan rakyat.

"Saya nggak mencari kekuasaan, saya nggak mau cari posisi, tapi saya mau berjuang sama rakyat dengan keadilan dan membahagiaan rakyatnya. Ini adalah perjuangan kita bersama," ujarnya.

Kompas TV Sandiaga Uno: Saya Siap Dipilih dan Siap Belum Dipilih
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara ke Grand Indonesia Naik KRL Commuter Line, Transjakarta, dan MRT

Cara ke Grand Indonesia Naik KRL Commuter Line, Transjakarta, dan MRT

Megapolitan
Terjatuh dari Motor Saat Kabur, Jambret yang Beraksi di Cilandak Ditangkap Warga

Terjatuh dari Motor Saat Kabur, Jambret yang Beraksi di Cilandak Ditangkap Warga

Megapolitan
Pelatihan Kerja Gratis dari Toyota di Jakarta Utara Dibuka

Pelatihan Kerja Gratis dari Toyota di Jakarta Utara Dibuka

Megapolitan
Warga Tangsel Ungkap Kondisi Anjingnya yang Terluka Saat Dititip di Pet Shop, Jari Membusuk hingga Diamputasi

Warga Tangsel Ungkap Kondisi Anjingnya yang Terluka Saat Dititip di Pet Shop, Jari Membusuk hingga Diamputasi

Megapolitan
25.000 Warganet Teken Petisi JusticeForMaxi agar Petshop di Tangsel Ditutup

25.000 Warganet Teken Petisi JusticeForMaxi agar Petshop di Tangsel Ditutup

Megapolitan
Pelatihan Kerja Gratis Berbagai Kejuruan di PPKD Jakarta Barat Dibuka

Pelatihan Kerja Gratis Berbagai Kejuruan di PPKD Jakarta Barat Dibuka

Megapolitan
Oknum Polisi di Kompleks Polri Ragunan Disebut Lepaskan Tembakan 8 Kali

Oknum Polisi di Kompleks Polri Ragunan Disebut Lepaskan Tembakan 8 Kali

Megapolitan
Anjingnya Mati Usai Dititipkan, Warga Tangsel Bikin Petisi Minta Sebuah Pet Shop Ditutup

Anjingnya Mati Usai Dititipkan, Warga Tangsel Bikin Petisi Minta Sebuah Pet Shop Ditutup

Megapolitan
Polisi Pastikan Demo Buruh di Patung Kuda Berjalan Tertib

Polisi Pastikan Demo Buruh di Patung Kuda Berjalan Tertib

Megapolitan
Polda Metro Jaya Pastikan Oknum Polisi yang Lepaskan Tembakan di Kompleks Polri Ragunan Sudah Diamankan

Polda Metro Jaya Pastikan Oknum Polisi yang Lepaskan Tembakan di Kompleks Polri Ragunan Sudah Diamankan

Megapolitan
Tiga Kios Terbakar di Kramat Jati, Diduga akibat Korsleting Listrik

Tiga Kios Terbakar di Kramat Jati, Diduga akibat Korsleting Listrik

Megapolitan
Ada Pengalihan Rute Transjakarta akibat Demo, Berikut Rinciannya...

Ada Pengalihan Rute Transjakarta akibat Demo, Berikut Rinciannya...

Megapolitan
Demo Buruh di Patung Kuda Selesai, Massa Mulai Membubarkan Diri

Demo Buruh di Patung Kuda Selesai, Massa Mulai Membubarkan Diri

Megapolitan
Sejumlah Tuntutan Buruh yang Demo di Patung Kuda Hari Ini

Sejumlah Tuntutan Buruh yang Demo di Patung Kuda Hari Ini

Megapolitan
UPDATE 21 Mei: Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Bertambah 93

UPDATE 21 Mei: Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Bertambah 93

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.