Anies Berharap Aktor Politik di Balik Rusuh Demo 4 November Diusut

Kompas.com - 05/11/2016, 14:20 WIB
Calon gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan tiga, Anies Baswedan, berbincang dengan warga yang mengaku korban gusuran penertiban kali Krukut di Kelurahan Krukut, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, Kamis (3/11/2016). KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERACalon gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan tiga, Anies Baswedan, berbincang dengan warga yang mengaku korban gusuran penertiban kali Krukut di Kelurahan Krukut, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, Kamis (3/11/2016).
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan 3, Anies Baswedan, berharap agar pemerintah menuntaskan dugaan aktor politik di balik ricuh seusai unjuk rasa pada Jumat (4/11/2016).

Dugaan adanya aktor politik yang menunggangi aksi tersebut disampaikan oleh Presiden RI Joko Widodo, Jumat malam.

"Kami harap dituntaskan dan hal inkonstutional tidak terulang," kata Anies di Gang Bidan, Pondok Pinang, Jakarta Selatan, Sabtu (5/11/2016).

Anies tidak tahu apakah aktor politik yang dimaksud Jokowi berkaitan dengan Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017.

Anies berharap agar hal yang disepakati antara demonstran dan pemerintah soal kasus dugaan penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta (nonaktif) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dituntaskan.

"Sehingga, kita bisa berkegiatan normal dan baik," kata mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

Anies juga mengapresiasi para penyelenggara dan demonstran yang berjalan aman, tertib, damai dan jauh dari suasana kericuhan. Suasana tertib itu juga terbangun di televisi dan jalur informasi lainnya.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Bogor Dalami Dugaan Pelanggaran Prosedur Tes Swab Rizieq Shihab

Pemkot Bogor Dalami Dugaan Pelanggaran Prosedur Tes Swab Rizieq Shihab

Megapolitan
Wali Kota Jakpus dan Kadis LH Dicopot karena Pinjamkan Toilet Portable untuk Acara Rizieq

Wali Kota Jakpus dan Kadis LH Dicopot karena Pinjamkan Toilet Portable untuk Acara Rizieq

Megapolitan
Update 28 November: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.370

Update 28 November: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.370

Megapolitan
Wali Kota Bogor Tegur Keras RS Ummi Soal Kasus Tes Swab Rizieq Shihab

Wali Kota Bogor Tegur Keras RS Ummi Soal Kasus Tes Swab Rizieq Shihab

Megapolitan
KPAI: Faktor Ibu Kurang Teredukasi dan Kesulitan Ekonomi Berperan pada Kasus Bayi Meninggal Saat Dibawa Mengemis

KPAI: Faktor Ibu Kurang Teredukasi dan Kesulitan Ekonomi Berperan pada Kasus Bayi Meninggal Saat Dibawa Mengemis

Megapolitan
Fasilitasi Kerumunan Rizieq Shihab,  Wali Kota Jakpus Dicopot Anies, Kini Jadi Anggota TGUPP

Fasilitasi Kerumunan Rizieq Shihab, Wali Kota Jakpus Dicopot Anies, Kini Jadi Anggota TGUPP

Megapolitan
UPDATE 28 November: Tambah 38, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang 2.836

UPDATE 28 November: Tambah 38, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang 2.836

Megapolitan
Stadion Persija Ditargetkan Rampung pada 2021

Stadion Persija Ditargetkan Rampung pada 2021

Megapolitan
KPAI Sebut Ibu yang Ajak Anak Mengemis hingga Meninggal Berpotensi Dipidana

KPAI Sebut Ibu yang Ajak Anak Mengemis hingga Meninggal Berpotensi Dipidana

Megapolitan
Gubernur Anies Copot Wali Kota Jakpus dan Kadis Lingkungan Hidup Terkait Kerumunan Rizieq Shihab

Gubernur Anies Copot Wali Kota Jakpus dan Kadis Lingkungan Hidup Terkait Kerumunan Rizieq Shihab

Megapolitan
Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, KPAI Minta Polisi Perjelas Status Sang Ibu

Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, KPAI Minta Polisi Perjelas Status Sang Ibu

Megapolitan
UPDATE 28 November: Total Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 2.624

UPDATE 28 November: Total Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 2.624

Megapolitan
Pemprov DKI Raih Dua Penghargaan Bhumandala Award 2020

Pemprov DKI Raih Dua Penghargaan Bhumandala Award 2020

Megapolitan
Cengkareng Timur Jadi Pilot Project Kampung Tangguh Covid-19

Cengkareng Timur Jadi Pilot Project Kampung Tangguh Covid-19

Megapolitan
Fraksi PAN: Jangan Cabut Perda PPIJ

Fraksi PAN: Jangan Cabut Perda PPIJ

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X