Kompas.com - 08/11/2016, 08:10 WIB
Pelaksana Tugas Gubernur DKI Sumarsono (dua dari kanan) memeriksa pembangunan Rusun Rawabebek yang dihentikan, Sabtu (5/11/2016). KOMPAS.com/JESSI CARINAPelaksana Tugas Gubernur DKI Sumarsono (dua dari kanan) memeriksa pembangunan Rusun Rawabebek yang dihentikan, Sabtu (5/11/2016).
Penulis Jessi Carina
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta Sumarsono meninjau Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang di Bekasi, Selasa (8/11/2016).

Sumarsono ingin melihat langsung tempat pengolahan sampah milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta itu.

"Sekaligus kita mau dialog dengan masyarakat dan memberikan penjelasan kepada mereka tentang apa yang diperlukan. Kami akan memberikan penegasan saja supaya masyarakat di sana tenang," ujar Sumarsono di Rumah Dinas Gubernur DKI, Jalan Taman Suropati, Selasa (8/11/2016).

(Baca juga: Plt Gubernur DKI Akan Kunjungi TPST Bantargebang )

Sumarsono ingin menyampaikan kepada warga di sekitar TPST Bantargebang bahwa dana hibah sebentar lagi cair.

Di sana, Sumarsono akan ditemani oleh Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi. Sumarsono mengatakan, kunjungannya ini sekaligus untuk berkenalan dengan Rahmat Effendi.

Dia juga ingin berdialog tentang perjanjian kerja sama dan hibah yang diberikan Pemprov DKI Jakarta untuk Kota Bekasi.

"Tentunya kami juga sampaikan pesan dan harapan kepada Bekasi supaya bisa sejalan, seiring dengan Pemprov DKI," ujar Sumarsono.

Dana hibah untuk Bekasi merupakan salah satu poin yang dititipkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kepada Plt Gubernur DKI Sumarsono sebelum Ahok cuti untuk melaksakan kampanye Pilkada DKI 2017.

Satu hari sebelum cuti, Ahok dan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi sudah menandatangani nota kesepahaman terkait hibah itu.

Terkait proyek hibah ini, Pemerintah Provinsi DKI menganggarkan Rp 143 miliar untuk Bekasi.

(Baca juga: Pemprov DKI Akan Berikan Dana Rp 500.000 Tiap Keluarga di Bantargebang)

Kompas TV Pemulung di Bantargebang Akan Didaftarkan BPJS

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Alasan Ibu Laporkan Anak yang Jual Kulkasnya: Saya Tak Kuat Lagi, Saya Diusir, Pantas Enggak?

Alasan Ibu Laporkan Anak yang Jual Kulkasnya: Saya Tak Kuat Lagi, Saya Diusir, Pantas Enggak?

Megapolitan
Kebakaran Hanguskan 26 Rumah di Tambora, Diduga akibat Korsleting

Kebakaran Hanguskan 26 Rumah di Tambora, Diduga akibat Korsleting

Megapolitan
UPDATE 25 Januari: Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Tembus 2.190, 9 Pasien Meninggal

UPDATE 25 Januari: Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Tembus 2.190, 9 Pasien Meninggal

Megapolitan
Dukcapil Akan Layani Perbaikan Dokumen Kependudukan bagi Warga Terdampak Banjir di Tegal Alur

Dukcapil Akan Layani Perbaikan Dokumen Kependudukan bagi Warga Terdampak Banjir di Tegal Alur

Megapolitan
Butuh Uang Usai Kena PHK, Pria di Ciputat Jual Kulkas Ibunya lalu Dilaporkan ke Polisi, Kini Jadi Terdakwa

Butuh Uang Usai Kena PHK, Pria di Ciputat Jual Kulkas Ibunya lalu Dilaporkan ke Polisi, Kini Jadi Terdakwa

Megapolitan
Pemkot Siapkan 60 RPTRA di Jakarta Selatan sebagai Sentra Vaksinasi 'Booster'

Pemkot Siapkan 60 RPTRA di Jakarta Selatan sebagai Sentra Vaksinasi "Booster"

Megapolitan
Disdamkar: 146 kebakaran terjadi di Kabupaten Bekasi sepanjang 2021

Disdamkar: 146 kebakaran terjadi di Kabupaten Bekasi sepanjang 2021

Megapolitan
Polisi Kejar Pemasok Sabu yang Diedarkan di Kawasan Kepulauan Seribu

Polisi Kejar Pemasok Sabu yang Diedarkan di Kawasan Kepulauan Seribu

Megapolitan
Advokat yang Memaki Ibu Korban Kekerasan Seksual di Depok Dinilai Langgar Kode Etik

Advokat yang Memaki Ibu Korban Kekerasan Seksual di Depok Dinilai Langgar Kode Etik

Megapolitan
Kronologi Pembongkaran Trotoar di Cilandak, Pemkot Jaksel Sebut PNS Tak Terlibat

Kronologi Pembongkaran Trotoar di Cilandak, Pemkot Jaksel Sebut PNS Tak Terlibat

Megapolitan
Pihak Keluarga Belum Terima Pemberitahuan Perkembangan Penyidikan Kakek Tewas Dikeroyok di Cakung

Pihak Keluarga Belum Terima Pemberitahuan Perkembangan Penyidikan Kakek Tewas Dikeroyok di Cakung

Megapolitan
Gudang di Tambora Kebakaran, Petugas Damkar Masih Berjibaku Padamkan Api

Gudang di Tambora Kebakaran, Petugas Damkar Masih Berjibaku Padamkan Api

Megapolitan
Sidang Kebakaran Lapas Tangerang, Kuasa Hukum Terdakwa Belum Tentu Hadirkan Saksi Meringankan

Sidang Kebakaran Lapas Tangerang, Kuasa Hukum Terdakwa Belum Tentu Hadirkan Saksi Meringankan

Megapolitan
Kans Kemenangan Anies Baswedan Dinilai Lebih Tinggi di Pilkada DKI Dibandingkan Pilpres

Kans Kemenangan Anies Baswedan Dinilai Lebih Tinggi di Pilkada DKI Dibandingkan Pilpres

Megapolitan
4 Terdakwa Kasus Kebakaran Lapas Tangerang Tak Ajukan Eksepsi, Ini Alasannya

4 Terdakwa Kasus Kebakaran Lapas Tangerang Tak Ajukan Eksepsi, Ini Alasannya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.