DPRD DKI Setujui Proyek Pengembangan RSUD Tarakan

Kompas.com - 09/11/2016, 20:02 WIB
Kompas.com/Kurnia Sari Aziza Pertemuan antara DPRD DKI Jakarta, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Triwisaksana (tengah) bersama Fraksi Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) saat menemui Badan Koordinasi Penanggulangan Penodaan Agama (Bakorpa) DKI Jakarta, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (7/10/2016). Bakorpa meminta DPRD DKI Jakarta memakzulkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama karena mengutip ayat suci di Kepulauan Seribu.

JAKARTA, KOMPAS.com - DPRD DKI Jakarta akhirnya menyetujui proyek pengembangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan, Jakarta Pusat. Sebelumnya, proyek ini menjadi dari 14 proyek untuk tahun 2017 yang lelang dininya dibatalkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumarsono atas permintaan DPRD.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Triwisaksana mengatakan, disetujuinya proyek pengembangan RSUD Tarakan setelah dicapai kesepakatan kegiatan pembangunan dengan menggunakan MoU parsial.

Kesepakatan itu dicapai dalam rapat antara jajaran Pemprov DKI dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI pada Selasa (8/11/2016) kemarin.

"Sekda DKI Jakarta selaku Ketua TAPD kembali mengusulkan agar proyek pembangunan sky hospital yang diajukan oleh Dinas Kesehatan. Dimulai setelah kesepakatan bersama secara menyeluruh ditandatangani pada 16 November nanti," kata Triwisaksana di Gedung DPRD, Rabu (9/11/2016).


Pengembangan yang akan dilakukan terhadap RSUD Tarakan adalah dengan membangun sebuah sky hospital. Sesuai perhitungan, proyek ini diperkirakan bisa selesai pada akhir 2017. Karena telah disetujui, Triwisaksana menyatakan lelang dini proyek pengembangan RSUD Tarakan bisa dilanjutkan. Sehingga tidak perlu ada lelang yang diulang dari awal.

"Proses lelang bisa dilanjutkan, tidak perlu diulang. Yang diberhentikan saat ini adalah proses lelang selanjutnya," ujar pria yang akrab disapa Sani ini. (Baca: Lelang Dibatalkan, Rusun dan Rumah Sakit Kemungkinan Gagal Dibangun)

Sebelumnya, proyek pengembangan RSUD Tarakan menjadi satu dari 14 proyek untuk tahun 2014 yang lelang dininya dibatalkan.

Alasan dibatalkannya proyek-proyek itu karena lelang mendahului pembahasan Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2017 bersama dengan DPRD DKI Jakarta.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


EditorFidel Ali
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Polisi Dalami Kasus Dugaan Penganiayaan oleh Pengacara D terhadap Hakim PN Jakarta Pusat

Polisi Dalami Kasus Dugaan Penganiayaan oleh Pengacara D terhadap Hakim PN Jakarta Pusat

Megapolitan
Empat Fakta Terbaru Kasus Rius Vernandes, Trauma hingga Penyelesaian secara Kekeluargaan

Empat Fakta Terbaru Kasus Rius Vernandes, Trauma hingga Penyelesaian secara Kekeluargaan

Megapolitan
Tanda Tanya Kasus Salah Tangkap dan Penyiksaan pada Empat Pengamen Cipulir

Tanda Tanya Kasus Salah Tangkap dan Penyiksaan pada Empat Pengamen Cipulir

Megapolitan
Anies Tunda Kepulangan dari Amerika, Ada Agenda Tambahan hingga Surati Kemendagri

Anies Tunda Kepulangan dari Amerika, Ada Agenda Tambahan hingga Surati Kemendagri

Megapolitan
Empat Kebijakan yang Diusulkan untuk Atasi Kemacetan di Depok

Empat Kebijakan yang Diusulkan untuk Atasi Kemacetan di Depok

Megapolitan
Getih Getah Riwayatmu Kini...

Getih Getah Riwayatmu Kini...

Megapolitan
Ketika PPSU Tinggalkan Sapu Lidi Sejenak untuk Rayakan Hari Jadi di Dufan

Ketika PPSU Tinggalkan Sapu Lidi Sejenak untuk Rayakan Hari Jadi di Dufan

Megapolitan
Setelah Saling Sindir hingga Lapor Polisi, Wali Kota Tangerang dan Kemenkumham Berdamai

Setelah Saling Sindir hingga Lapor Polisi, Wali Kota Tangerang dan Kemenkumham Berdamai

Megapolitan
[BERITA POPULER] Kisah Fikri Dipaksa Polisi Mengaku Jadi Pembunuh | Bahaya di Balik #AgeChallenge

[BERITA POPULER] Kisah Fikri Dipaksa Polisi Mengaku Jadi Pembunuh | Bahaya di Balik #AgeChallenge

Megapolitan
Bebas dari Tahanan, Fikri Pribadi Kini Cari Keadilan Tuntut Polisi yang Menyiksanya

Bebas dari Tahanan, Fikri Pribadi Kini Cari Keadilan Tuntut Polisi yang Menyiksanya

Megapolitan
Selain Bambu Getih Getah, Ini Daftar Pemanis Jakarta yang Berbiaya Besar tapi Tak Tahan Lama

Selain Bambu Getih Getah, Ini Daftar Pemanis Jakarta yang Berbiaya Besar tapi Tak Tahan Lama

Megapolitan
Siapa Sangka IS Pernah Dipasung Belasan Tahun Sebelum Dikenal sebagai Wawan Game

Siapa Sangka IS Pernah Dipasung Belasan Tahun Sebelum Dikenal sebagai Wawan Game

Megapolitan
Berkunjung ke Perpustakaan Erasmus Huis yang Instagramable

Berkunjung ke Perpustakaan Erasmus Huis yang Instagramable

Megapolitan
Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hujan Hari Ini

Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hujan Hari Ini

Megapolitan
Viral Video Pria Terjepit di Antara Mobil dan Truk, Begini Kronologinya...

Viral Video Pria Terjepit di Antara Mobil dan Truk, Begini Kronologinya...

Megapolitan
Close Ads X