Kompas.com - 11/11/2016, 13:31 WIB
Cawagub DKI Djarot Saiful Hidayat berkunjung ke Pesantren Tebuireng di Jombang, Jumat (11/11/2016). Jessi CarinaCawagub DKI Djarot Saiful Hidayat berkunjung ke Pesantren Tebuireng di Jombang, Jumat (11/11/2016).
Penulis Jessi Carina
|
EditorIcha Rastika

JOMBANG, KOMPAS.com - Calon wakil gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, mengajak santri-santri Pesantren Tebuireng, Jombang, untuk ikut seleksi magang di Balai Kota DKI.

Djarot percaya para santri bisa bersaing dengan anak muda lainnya untuk magang di Balai Kota DKI.

"Tetap dengan proses seleksi ya, sehingga yang terbaik bisa masuk," ujar Djarot di Pesantren Tebuireng, Jombang, Jumat (11/11/2016).

(Baca juga: "Pak Djarot Kan Bukan Asli Jakarta, Kenapa Mau Jadi Cawagub di Sana?")

Djarot yakin santri dari daerah juga memiliki prestasi dan semangat belajar. Ia tidak ingin para santri tidak percaya dengan kemampuan sendiri.

"Kita akan tunjukkan betul dari warga Blitar atau juga daerah lain, betul-betul punya bibit itu. Jangan remehkan pondok pesantren, jangan remehkan," ujar Djarot.

Ia mengatakan, banyak peluang yang terbuka bagi mereka jika ingin magang di Balai Kota. Mereka bisa belajar dan mengembangkan Jakarta Smart City di sana.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami tunggu, yang berprestasi boleh magang di Balai Kota," ujar Djarot.

(Baca juga: Saat Djarot "Curhat" soal Penolakan-penolakan kepada Tetangganya di Blitar )

Program magang di Balai Kota DKI sudah berjalan beberapa tahun. Anak magang biasanya membantu pekerjaan Gubernur sehari-hari.

Peserta magang dapat mempelajari ilmu kepemimpinan dengan mengikuti kegiatan rapat gubernur dan mengaplikasikan ilmu melalui tugas khusus berkelompok, mengawal program-program unggulan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Langgar Jam Operasional dan Prokes, Bar di Tebet Diberi Garis Polisi

Langgar Jam Operasional dan Prokes, Bar di Tebet Diberi Garis Polisi

Megapolitan
Perpanjangan Kontrak TPST Bantargebang dengan Pemkot Bekasi Masih Dinegosiasikan

Perpanjangan Kontrak TPST Bantargebang dengan Pemkot Bekasi Masih Dinegosiasikan

Megapolitan
4.400 PKL di Jakbar Akan Terima Bantuan, Tiap Orang Dapat Rp 1,2 Juta

4.400 PKL di Jakbar Akan Terima Bantuan, Tiap Orang Dapat Rp 1,2 Juta

Megapolitan
PPKM Diperpanjang, Jakarta Masih Berstatus Level 3

PPKM Diperpanjang, Jakarta Masih Berstatus Level 3

Megapolitan
Mobil Mercy Terbakar Saat Terparkir di Garasi Bengkel di Duren Sawit

Mobil Mercy Terbakar Saat Terparkir di Garasi Bengkel di Duren Sawit

Megapolitan
Penjambret Beraksi di Serua Ciputat, Rampas Kalung Perempuan yang Belanja Sayur

Penjambret Beraksi di Serua Ciputat, Rampas Kalung Perempuan yang Belanja Sayur

Megapolitan
Dua Pria Disekap dan Dianiaya di Sebuah Rumah di Duren Sawit

Dua Pria Disekap dan Dianiaya di Sebuah Rumah di Duren Sawit

Megapolitan
Kemenkumham Masih Tunggu Surat Penetapan Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Tangerang

Kemenkumham Masih Tunggu Surat Penetapan Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Tangerang

Megapolitan
Saat Anies Habiskan Ratusan Juta Rupiah untuk Tugu yang Ujung-ujungnya Dibongkar...

Saat Anies Habiskan Ratusan Juta Rupiah untuk Tugu yang Ujung-ujungnya Dibongkar...

Megapolitan
Sejumlah Warga di Pademangan Barat Keluhkan Air Keruh dan Berbau, Mandi Harus Beli Galon Isi Ulang

Sejumlah Warga di Pademangan Barat Keluhkan Air Keruh dan Berbau, Mandi Harus Beli Galon Isi Ulang

Megapolitan
Kalapas Tangerang Dinonaktifkan Usai Tragedi Kebakaran, LBH Masyarakat: Semoga Tidak Berhenti di Situ

Kalapas Tangerang Dinonaktifkan Usai Tragedi Kebakaran, LBH Masyarakat: Semoga Tidak Berhenti di Situ

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Siap Hadiri Panggilan KPK sebagai Saksi Kasus Korupsi Tanah Munjul

Ketua DPRD DKI Siap Hadiri Panggilan KPK sebagai Saksi Kasus Korupsi Tanah Munjul

Megapolitan
Operasi Patuh Jaya 2021, Ini Tiga Jenis Pelanggaran yang Disasar Polisi

Operasi Patuh Jaya 2021, Ini Tiga Jenis Pelanggaran yang Disasar Polisi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Berbagai Tugu yang Dibangun Anies Tuai Polemik | Aturan Terbaru Masuk Mal

[POPULER JABODETABEK] Berbagai Tugu yang Dibangun Anies Tuai Polemik | Aturan Terbaru Masuk Mal

Megapolitan
UPDATE 20 September: Tambah 3 Kasus di Kota Tangerang, 202 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 20 September: Tambah 3 Kasus di Kota Tangerang, 202 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.