Kompas.com - 11/11/2016, 14:57 WIB
Museum Joang 45 yang berlokasi di di dalam Gedung Joang '45, Jl. Menteng Raya 31, Jakarta, merupakan catatan sejarah mengenai berbagai peristiwa menjelang kemerdekaan RI, Minggu (17/1/2016). Kompas.com/Ersianty Peginusa WardhaniMuseum Joang 45 yang berlokasi di di dalam Gedung Joang '45, Jl. Menteng Raya 31, Jakarta, merupakan catatan sejarah mengenai berbagai peristiwa menjelang kemerdekaan RI, Minggu (17/1/2016).
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Terancam rayap, Unit Pengelola Museum Kesejarahan DKI Jakarta, akan menutup tiga museum. Penutupan museum untuk melakukan fumigasi agar terhindar dari rayap.

Kepala Unit Pengelola Museum Kesejarahan, Sri Kusumawati, mengatakan, fumigasi akan dilakukan dengan cara penyuntikan pondasi gedung dan penguapan di dalam ruangan museum.

Fumigasi itu menggunakan bahan kimia tertentu yang direkomendasikan untuk digunakan pada bangunan bersejarah.

"Penutupan museum kami lakukan untuk menjamin keamanan dan keselamatan pengunjung museum," kata Sri, dalam rilisnya, Jumat (11/11/2016).

Ketiga museum tersebut yaitu, Gedung Museum Sejarah Jakarta, Museum Joang 45, dan Museum Moehammad Hoesni Thamrin.

Ketiga bangunan itu merupakan bangunan cagar budaya yang harus dijaga kondisinya agar selalu dalam keadaan terawat baik dari sisi koleksi maupun dari segi fisik bangunannya.

"Salah satu ancaman yang dihadapi gedung-gedung tua di Jakarta adalah ancaman rayap. Adanya rayap di dalam tanah yang bisa menyebar baik ke dinding maupun kayu yang ada di bangunan museum, dapat sangat membahayakan kondisi museum serta koleksi yang terdapat di dalamnya," katanya.

Berdasarkan catatan yang ada, lanjut Sri, terakhir kali fumigasi dilakukan terhadap gedung-gedung museum kesejarahan Jakarta ini pada tahun 2012, sehingga sudah waktunya untuk difumigasi kembali tahun ini. (Baca: Bahagianya Para Lansia Jalan-jalan ke Museum Nasional)

Ini tanggal penutupan dan fumigasi museum:

Museum Sejarah Jakarta
Jl. Taman Fatahillah No. 1 Kawasan Kotatua Jakarta Barat
14 sampai dengan 19 November 2016

Museum Joang 45
Jl. Menteng Raya No. 31 Jakarta Pusat
Tanggal 28 November sampai dengan 1 Desember 2016

Museum Moehammad Husni Thamrin
Jl. Kenari II No. 15 Kelurahan Kenari, Kecamatan Senen Jakarta Pusat
Tanggal 28 November sampai 1 Desember 2016 (Mohamad Yusuf)



Sumber Warta Kota
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saksi soal Acara Rizieq Shihab di Megamendung, Banyak yang Tak Pakai Masker dan Tanpa Jaga Jarak

Saksi soal Acara Rizieq Shihab di Megamendung, Banyak yang Tak Pakai Masker dan Tanpa Jaga Jarak

Megapolitan
Saksi: Satgas Covid-19 Berupaya Lakukan Tracing di Ponpes Milik Rizieq Shihab, tetapi Ditolak

Saksi: Satgas Covid-19 Berupaya Lakukan Tracing di Ponpes Milik Rizieq Shihab, tetapi Ditolak

Megapolitan
Pria Gangguan Jiwa Terperangkap di Pembatas Jalur Sepeda Sudirman

Pria Gangguan Jiwa Terperangkap di Pembatas Jalur Sepeda Sudirman

Megapolitan
Cerita Pangdam Jaya Hadapi Mahasiswa Tolak Omibus Law hingga Jadi Imam Shalat Berjemaah

Cerita Pangdam Jaya Hadapi Mahasiswa Tolak Omibus Law hingga Jadi Imam Shalat Berjemaah

Megapolitan
Data IQAIR Senin, Kualitas Udara Jakarta Terburuk Keempat di Dunia

Data IQAIR Senin, Kualitas Udara Jakarta Terburuk Keempat di Dunia

Megapolitan
Alasan Mahasiswa dan Dosen UI Belum Mau Kuliah Tatap Muka Semester Depan

Alasan Mahasiswa dan Dosen UI Belum Mau Kuliah Tatap Muka Semester Depan

Megapolitan
Kasatpol PP Kabupaten Bogor Sebut Ketokohan Rizieq di Kasus Kerumunan Megamendung

Kasatpol PP Kabupaten Bogor Sebut Ketokohan Rizieq di Kasus Kerumunan Megamendung

Megapolitan
Saksi: Acara Rizieq di Megamendung yang Memicu Kerumunan Tak Berizin

Saksi: Acara Rizieq di Megamendung yang Memicu Kerumunan Tak Berizin

Megapolitan
Opsi Kuliah Tatap Muka Semester Depan Tak Diminati Mahasiswa dan Dosen UI

Opsi Kuliah Tatap Muka Semester Depan Tak Diminati Mahasiswa dan Dosen UI

Megapolitan
Kuasa Hukum Sebut Wagub DKI Jadi Saksi Sidang Rizieq Shihab Hari Ini

Kuasa Hukum Sebut Wagub DKI Jadi Saksi Sidang Rizieq Shihab Hari Ini

Megapolitan
Kala Anies Disanjung Mantan Wali Kota Toronto Kanada karena Berhasil Pengaruhi PBB dalam 2 Menit

Kala Anies Disanjung Mantan Wali Kota Toronto Kanada karena Berhasil Pengaruhi PBB dalam 2 Menit

Megapolitan
Berikut Isi Lengkap Pidato Anies yang Ditanggapi Positif oleh Sekjen PBB

Berikut Isi Lengkap Pidato Anies yang Ditanggapi Positif oleh Sekjen PBB

Megapolitan
Polda Metro Jaya Razia Knalpot Bising di Sejumlah Titik

Polda Metro Jaya Razia Knalpot Bising di Sejumlah Titik

Megapolitan
Ada Kebakaran di Tamansari, Wagub DKI Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Ada Kebakaran di Tamansari, Wagub DKI Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Megapolitan
Isi Pidato Anies soal Perubahan Iklim yang Didukung Penuh Sekjen PBB

Isi Pidato Anies soal Perubahan Iklim yang Didukung Penuh Sekjen PBB

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X