Kompas.com - 14/11/2016, 12:54 WIB
Lokasi blusukan calon gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono di RW 10 Kelurahan Pademangan Timur, Senin (14/11/2016), terpasang sejumlah spanduk Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Spanduk itu tepasang di depan pagar rumah warga. Kahfi Dirga CahyaLokasi blusukan calon gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono di RW 10 Kelurahan Pademangan Timur, Senin (14/11/2016), terpasang sejumlah spanduk Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Spanduk itu tepasang di depan pagar rumah warga.
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono, tak mempermasalahkan keberadaan spanduk Anies Baswedan-Sandiaga Uno di lokasi blusukan-nya, Pademangan Timur, Pademangan, Jakarta Utara, Senin (14/11/2016).

"Bagus dong. Ini namanya demokrasi. Kalau enggak ada sama sekali malah aneh," kata Agus di Pademangan Timur, Jakarta, Senin.

(Baca juga: Tim Agus-Sylvi Sesalkan Pemasangan Spanduk Bernada Provokatif untuk Ahok)

Agus mengaku datang ke lokasi blusukan dengan niat baik. Ia pun tak masalah apabila ada pasangan calon lain yang datang ke lokasi blusukan-nya.

"Ini masyarakat kita semua, bukan masyarakat Anies, bukan masyarakat Agus, bukan masyarakat Pak Ahok," kata dia.

Agus mengaku datang untuk mendengarkan aspirasi warga. Adapun spanduk Anies-Sandiaga terpasang di sejumlah lokasi di RW 10 Kelurahan Pademangan Timur.

Spanduk itu tepasang di depan pagar rumah warga. Berdasarkan pantauan Kompas.com, spanduk pertama terlihar saat Agus melintasi kali kecil di sana. 

Spanduk itu bertuliskan Posko Pendaftaran Relawan Anies-Sandi.

(Baca juga: Saat Spanduk Anies-Sandi Terpampang di Lokasi "Blusukan" Agus Yudhoyono)

Kompas TV Agus Yudhoyono Janjikan Bantuan Usaha Rp 1 Triliun
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 24 Januari: Tambah 102 Kasus di Kota Tangerang, 831 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 24 Januari: Tambah 102 Kasus di Kota Tangerang, 831 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Aturan Nonton Bioskop di Jakarta selama PPKM Level 2, 25-31 Januari

Aturan Nonton Bioskop di Jakarta selama PPKM Level 2, 25-31 Januari

Megapolitan
Dipanggil BK Terkait Interpelasi Formula E, Ketua DPRD: Sudah Lama Saya Tunggu

Dipanggil BK Terkait Interpelasi Formula E, Ketua DPRD: Sudah Lama Saya Tunggu

Megapolitan
UPDATE 24 Januari: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di Tangsel Mencapai 75,4 Persen

UPDATE 24 Januari: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di Tangsel Mencapai 75,4 Persen

Megapolitan
Tangsel Tetap PPKM Level 2, PTM dan WFO Dibatasi 50 Persen

Tangsel Tetap PPKM Level 2, PTM dan WFO Dibatasi 50 Persen

Megapolitan
Dari 43 Sekolah yang Sempat Ditutup karena Covid-19, 40 di Antaranya Sudah Kembali Dibuka

Dari 43 Sekolah yang Sempat Ditutup karena Covid-19, 40 di Antaranya Sudah Kembali Dibuka

Megapolitan
UPDATE 24 Januari: Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Bertambah 131, Pasien Dirawat Bertambah 124

UPDATE 24 Januari: Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Bertambah 131, Pasien Dirawat Bertambah 124

Megapolitan
PPKM Level 2 Kota Tangerang Diperpanjang hingga 31 Januari

PPKM Level 2 Kota Tangerang Diperpanjang hingga 31 Januari

Megapolitan
Aturan Makan di Restoran di Jakarta Selama PPKM Level 2, 25-31 Januari

Aturan Makan di Restoran di Jakarta Selama PPKM Level 2, 25-31 Januari

Megapolitan
Pemkot Tangerang Terapkan PTM 50 Persen dan Wacanakan Siswa SD Belajar Daring

Pemkot Tangerang Terapkan PTM 50 Persen dan Wacanakan Siswa SD Belajar Daring

Megapolitan
Bentak Ibu Korban Pencabulan, Pengacara Diduga Kesal Kliennya Diseret ke Pengadilan Lagi

Bentak Ibu Korban Pencabulan, Pengacara Diduga Kesal Kliennya Diseret ke Pengadilan Lagi

Megapolitan
Kecurigaan Keluarga Kakek yang Tewas Dikeroyok karena Dituduh Maling

Kecurigaan Keluarga Kakek yang Tewas Dikeroyok karena Dituduh Maling

Megapolitan
Duduk Perkara Konvoi Mobil Disetop Polisi karena Berfoto di Tol Andara

Duduk Perkara Konvoi Mobil Disetop Polisi karena Berfoto di Tol Andara

Megapolitan
Jakarta Tetap PPKM Level 2, Mal Buka hingga 21.00, Kapasitas 50 Persen

Jakarta Tetap PPKM Level 2, Mal Buka hingga 21.00, Kapasitas 50 Persen

Megapolitan
Konvoi Mobil Mewah Berkendara Pelan dan Ambil Dokumentasi di Tol, Tak Ditilang Polisi karena Kooperatif

Konvoi Mobil Mewah Berkendara Pelan dan Ambil Dokumentasi di Tol, Tak Ditilang Polisi karena Kooperatif

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.