Kompas.com - 14/11/2016, 13:36 WIB
Lokasi blusukan calon gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono di RW 10 Kelurahan Pademangan Timur, Senin (14/11/2016), terpasang sejumlah spanduk Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Spanduk itu tepasang di depan pagar rumah warga. Kahfi Dirga CahyaLokasi blusukan calon gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono di RW 10 Kelurahan Pademangan Timur, Senin (14/11/2016), terpasang sejumlah spanduk Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Spanduk itu tepasang di depan pagar rumah warga.
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Calon gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono, memilih menyikapi hasil survei terkait elektabilitas pasangan calon gubernur-wakil gubernur DKI Jakarta 2017 secara positif.

Agus menyatakan tak khawatir jika elektabilitasnya masih rendah karena optimistis masih memiliki waktu untuk mendongkrak elektabilitas dan popularitasnya tersebut. Salah satu caranya adalah dengan terus menemui dan menyerap aspirasi warga di seluruh wilayah di Jakarta.

"Kami ini kuda hitam, underdog, sehingga semangat kami mengejar ketertinggalan (elektabilitas)," kata Agus di Pademangan, Jakarta Utara, Senin (14/11/2016).

(Baca: Survei Sebut Elektabilitas Agus-Sylvi Nomor "Buncit", Siapa yang Pertama?)

Agus mengatakan hal itu untuk menanggapi hasil survei Sinergi Data Indonesia (SDI) yang dilakukan pada 21-28 Oktober 2016. Dalam survei tersebut, elektabilitas Agus-Sylviana Murni paling rendah dengan 17,04 persen dibanding pasangan cagub-cagub lainnya.

Adapun elektabilitas pasangan calon petahana gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok-Djarot Saiful Hidayat mencapai 35,23 persen, dan elektabilitas Anies Baswedan-Sandiaga Uno mencapai 20,24 persen.

Sementara itu, ada sekitar 27,50 persen pemilih belum menentukan pilihan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sampel survei SDI sebanyak 500 orang dengan margin eror sebesar 4,47 persen. Metode survei dengan cara multistage random sampling di lima kota/kabupaten Jakarta.

"Melihat survei saya selalu mensyukuri hasil survei yang dibuka pada publik," ucap Agus.

Kompas TV Agus Yudhoyono Janjikan Bantuan Usaha Rp 1 Triliun
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ditabrak Mercy yang Lawan Arah di Tol JORR, Korban Luka di Bagian Kepala

Ditabrak Mercy yang Lawan Arah di Tol JORR, Korban Luka di Bagian Kepala

Megapolitan
Lawan Arah di Tol JORR, Mobil Mercy Lalu Tabrak Dua Mobil

Lawan Arah di Tol JORR, Mobil Mercy Lalu Tabrak Dua Mobil

Megapolitan
Ada Penembakan di Tol Exit Bintaro, Polisi: Korban Selamat tapi Luka di Perut

Ada Penembakan di Tol Exit Bintaro, Polisi: Korban Selamat tapi Luka di Perut

Megapolitan
 Kinerja Tim Medsos Memuaskan, Pemprov DKI Jakarta Berhasil Raih Tiga Penghargaan di GSMS 2021

Kinerja Tim Medsos Memuaskan, Pemprov DKI Jakarta Berhasil Raih Tiga Penghargaan di GSMS 2021

Megapolitan
Polisi Kantongi Identitas Mobil Pelaku Penembakan di Exit Tol Bintaro

Polisi Kantongi Identitas Mobil Pelaku Penembakan di Exit Tol Bintaro

Megapolitan
Sebuah Kapal Terbakar di Pelabuhan Sunda Kelapa

Sebuah Kapal Terbakar di Pelabuhan Sunda Kelapa

Megapolitan
Izin Belum Juga Turun, PA 212 Berencana Ubah Konsep Acara Reuni 212

Izin Belum Juga Turun, PA 212 Berencana Ubah Konsep Acara Reuni 212

Megapolitan
Korban Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi Diduga Seorang Pria

Korban Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi Diduga Seorang Pria

Megapolitan
Potongan Tubuh Manusia Ditemukan di Kedungwaringin Bekasi

Potongan Tubuh Manusia Ditemukan di Kedungwaringin Bekasi

Megapolitan
Kecelakaan Saat Balap di Meikarta, Bamsoet: Alhamdulillah Aman

Kecelakaan Saat Balap di Meikarta, Bamsoet: Alhamdulillah Aman

Megapolitan
Tutup Sumur Resapan di Cilandak Jebol padahal Baru Dibangun, Ini Alasan Dinas Sumber Daya Air DKI

Tutup Sumur Resapan di Cilandak Jebol padahal Baru Dibangun, Ini Alasan Dinas Sumber Daya Air DKI

Megapolitan
Jakarta Telah Capai Target 100 Persen Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Jakarta Telah Capai Target 100 Persen Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Megapolitan
2 Orang Ditembak Orang Tak Dikenal di Pintu Keluar Tol Bintaro

2 Orang Ditembak Orang Tak Dikenal di Pintu Keluar Tol Bintaro

Megapolitan
Ada Senjata Tajam dan Stik Golf di Mobil Massa Pemuda Pancasila

Ada Senjata Tajam dan Stik Golf di Mobil Massa Pemuda Pancasila

Megapolitan
Polisi Bayar Rp 50 Juta ke LSM yang Memeras, Kompolnas Minta Propam Lakukan Pemeriksaan Menyeluruh

Polisi Bayar Rp 50 Juta ke LSM yang Memeras, Kompolnas Minta Propam Lakukan Pemeriksaan Menyeluruh

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.