Kompas.com - 15/11/2016, 08:02 WIB
Calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Sandiaga Uno, saat berkampanye di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Senin (21/11/2016).  Kedatangan Sandiaga dalam rangka berdiskusi mengenai 23 program unggulan Anies-Sandiaga untuk Jakarta. Kompas.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELICalon wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Sandiaga Uno, saat berkampanye di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Senin (21/11/2016). Kedatangan Sandiaga dalam rangka berdiskusi mengenai 23 program unggulan Anies-Sandiaga untuk Jakarta.
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengalamannya sebagai salah satu pengusaha sukses di Indonesia selama 20 tahun terakhir membuat calon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno percaya diri bicara seluk-beluk dunia usaha.

Sandiaga pun mementahkan program lawannya, Agus Yudhoyono, yang menjanjikan modal Rp 50 juta per usaha. Menurut Sandiaga, besaran modal tak bisa disamakan untuk usaha yang berbeda-beda.

"Saya pengalaman selama membenahi masalah UMKM, ekonomi akar rumput enggak bisa dipukul rata, ada sistemnya," kata Sandiaga di Jakarta Barat, Senin (14/11/2016).

Menurut Sandiaga, modal Rp 50 juta bisa jadi terlalu besar. Jika modal lebih banyak dari yang dibutuhkan, pada akhirnya usaha tak berjalan dan dana itu dimanfaatkan untuk hal lain. Modal yang besar dinilai tak akan menjamin pengembangan usaha jika tak didampingi oleh pembinaan yang tepat.

"Selalu menjadi kesalahan pemberdayaan, padahal kebutuhannya pemberdayaan melalui diskusi, pendampingan," ujar Sandiaga.

Jika Agus mewacanakan dana bergulir tahap awal sebesar Rp 1 triliun untuk membangun 20.000 unit usaha baru, Sandiaga menargetkan 1 unit usaha per kecamatan. Sebanyak 44 unit usaha ini nantinya akan bergerak sesuai keunggulan wilayahnya masing-masing. (Baca: Agus Janjikan Dana Bergulir Rp 50 Juta untuk Modal Usaha)

Besaran modal yang dibutuhkan pun akan dikaji tergantung jenis usahanya. Bisa di bidang kuliner, mode, maupun jasa. Sandiaga memastikan sejumlah organisasinya yang bergerak di bidang pembinaan kewirausahaan bisa bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta untuk mendampingi tiap unit usaha.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya punya beberapa kumpulan pengusaha yang bisa mendampingi di kecamatan, ada Komunitas Tangan di Atas, Indonesia Setara, Mien R Uno Foundation, mereka berpengalaman menciptakan pengusaha-pengusaha baru," ujar Sandiaga.

Baca tentang


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seusai Beraksi di Cipulir, Perampok yang Bacok Korbannya Kabur ke Madura

Seusai Beraksi di Cipulir, Perampok yang Bacok Korbannya Kabur ke Madura

Megapolitan
Warga Akan Kena Sanksi jika Masih Buang Sampah di 6 TPS Liar yang Disegel di Kota Tangerang

Warga Akan Kena Sanksi jika Masih Buang Sampah di 6 TPS Liar yang Disegel di Kota Tangerang

Megapolitan
Polisi Terapkan Crowd Free Night di Alam Sutra, Bintaro, Summarecon Bekasi

Polisi Terapkan Crowd Free Night di Alam Sutra, Bintaro, Summarecon Bekasi

Megapolitan
6 Tempat Pembuangan Sampah Ilegal di Kota Tangerang Disegel KLHK

6 Tempat Pembuangan Sampah Ilegal di Kota Tangerang Disegel KLHK

Megapolitan
Mayat Pria Ditemukan di Semak-semak di Kawasan Patoembak Depok

Mayat Pria Ditemukan di Semak-semak di Kawasan Patoembak Depok

Megapolitan
Disdik DKI Baru Temukan 1 Klaster Covid-19 di Pembelajaran Tatap Muka

Disdik DKI Baru Temukan 1 Klaster Covid-19 di Pembelajaran Tatap Muka

Megapolitan
Ada Tes CPNS di TMII, Polisi Tiadakan Sistem Ganjil Genap Akhir Pekan

Ada Tes CPNS di TMII, Polisi Tiadakan Sistem Ganjil Genap Akhir Pekan

Megapolitan
Polisi Tangkap Perampok Ponsel yang Bacok Korbannya di Cipulir

Polisi Tangkap Perampok Ponsel yang Bacok Korbannya di Cipulir

Megapolitan
Disdik DKI: 6 Sekolah yang Gelar PTM Ditutup karena Ada Temuan Kasus Covid-19

Disdik DKI: 6 Sekolah yang Gelar PTM Ditutup karena Ada Temuan Kasus Covid-19

Megapolitan
Kasudin PPKUKM Jakarta Pusat Optimistis Bazzar Kecamatan Buka Peluang Usaha

Kasudin PPKUKM Jakarta Pusat Optimistis Bazzar Kecamatan Buka Peluang Usaha

Megapolitan
43 Anggota Ditlantas Polda Metro Jaya Gugur akibat Covid-19

43 Anggota Ditlantas Polda Metro Jaya Gugur akibat Covid-19

Megapolitan
Pemprov Banten Umumkan Desain Baru Tugu Pamulang, Wali Kota Tangsel: Jangan Bagus di Gambar Saja

Pemprov Banten Umumkan Desain Baru Tugu Pamulang, Wali Kota Tangsel: Jangan Bagus di Gambar Saja

Megapolitan
Bahas APBD Perubahan, Pemkot Bekasi Anggarkan Rp 458 Miliar untuk Penanganan Covid-19

Bahas APBD Perubahan, Pemkot Bekasi Anggarkan Rp 458 Miliar untuk Penanganan Covid-19

Megapolitan
Simpang Mampang Sering Banjir, Wawalkot Depok: Karena Warga Masih Buang Sampah ke Kali

Simpang Mampang Sering Banjir, Wawalkot Depok: Karena Warga Masih Buang Sampah ke Kali

Megapolitan
Lokasi Ganjil Genap Jakarta Selama PPKM Level 3

Lokasi Ganjil Genap Jakarta Selama PPKM Level 3

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.