Warga Terganggu, Sarang Tawon di Perumahan Dipindahkan

Kompas.com - 20/11/2016, 06:35 WIB
Sarang tawon yang berdiameter sekitar 60 sentimeter di Lantai III rumah milik Evi Deliana (45), Jalan Kelapa Nias 4 Blok PC nomor 9 RT 11/17, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (19/11/2015). Panji Baskhara RamadhanSarang tawon yang berdiameter sekitar 60 sentimeter di Lantai III rumah milik Evi Deliana (45), Jalan Kelapa Nias 4 Blok PC nomor 9 RT 11/17, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (19/11/2015).
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Keberadaan sarang tawon di Jalan Aneka Bakti, RT 03/04, No 17, Cipinang Muara, Jatinegara, Jakarta Timur, sangat mengganggu warga. Untuk memindahkan sarang tersebut, Suku Dinas PKP Jakarta Timur mengerahkan tujuh orang.

Ngadiman (34), warga sekitar mengatakan, keberadaan sarang tawon yang berada persis depan rumahnya ini sudah ada semenjak September lalu. Sarang tawon itu semula berukuran 10 sentimeter kemudian membesar menjadi 50 sentimeter.

"Tadi sore disiram obat serangga, tapi tawonnya malah menyerang dan masuk ke dalam rumah. Kita semua khawatir takut disengat," katanya, Sabtu (19/11/2016).

Oleh karena kondisinya demikian, ia pun meminta bantuan Suku Dinas PKP Jakarta Timur untuk mengevakuasi sarang tawon tersebut.

Kepala Seksi Operasi Suku Dinas PKP Jakarta Timur Gatot Sulaiman, menjelaskan, untuk mengevakuasi sarang tawon di lokasi, pihaknya mengerahkan tujuh personel dan satu unit light rescue.

"Dalam waktu satu jam, sarang tawon itu berhasil kita evakuasi," ujarnya.

Ia mengimbau kepada warga yang resah dengan keberadaan sarang tawon di lingkungannya agar segera melapor ke jajarannya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Alasan Penyampaian Visi Misi Dua Calon Wagub DKI Tak Disiarkan Langsung

Ini Alasan Penyampaian Visi Misi Dua Calon Wagub DKI Tak Disiarkan Langsung

Megapolitan
UPDATE Covid-19 DKI Jakarta: 958 Pasien Positif, 54 Sembuh, 96 Meninggal

UPDATE Covid-19 DKI Jakarta: 958 Pasien Positif, 54 Sembuh, 96 Meninggal

Megapolitan
Polisi Tangkap Perampok yang Bunuh Pemilik Warung di Depok, 2 Pelaku Ditembak Mati

Polisi Tangkap Perampok yang Bunuh Pemilik Warung di Depok, 2 Pelaku Ditembak Mati

Megapolitan
Jumlah Pasien Covid-19 di Jakarta Hampir 1.000 Orang

Jumlah Pasien Covid-19 di Jakarta Hampir 1.000 Orang

Megapolitan
Tiga TPU Jadi Permakaman Jenazah Kasus Covid-19 di Tangsel

Tiga TPU Jadi Permakaman Jenazah Kasus Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Tak Disiarkan Langsung, Masyarakat Bisa Saksikan Penyampaian Visi Misi Cawagub DKI Usai Kegiatan

Tak Disiarkan Langsung, Masyarakat Bisa Saksikan Penyampaian Visi Misi Cawagub DKI Usai Kegiatan

Megapolitan
Salah Satu Zona Merah Covid-19, Seluruh Kawasan Kebayoran Baru Disemprot Disinfektan

Salah Satu Zona Merah Covid-19, Seluruh Kawasan Kebayoran Baru Disemprot Disinfektan

Megapolitan
Pemkot Depok Instruksikan Setiap RW Bentuk Kampung Siaga Covid-19

Pemkot Depok Instruksikan Setiap RW Bentuk Kampung Siaga Covid-19

Megapolitan
Kadin Bantu 100.000 Rapid Test, 105.000 Masker, dan 300 APD untuk Pemprov DKI

Kadin Bantu 100.000 Rapid Test, 105.000 Masker, dan 300 APD untuk Pemprov DKI

Megapolitan
Cerita Sopir Bus AKAP Bertahan karena Sepi Penumpang, Patungan Buat Makan hingga Tidur di Terminal

Cerita Sopir Bus AKAP Bertahan karena Sepi Penumpang, Patungan Buat Makan hingga Tidur di Terminal

Megapolitan
Anak Korban Tabrakan di Karawaci Ulang Tahun Sehari Setelah Ayahnya Dikremasi

Anak Korban Tabrakan di Karawaci Ulang Tahun Sehari Setelah Ayahnya Dikremasi

Megapolitan
Stok Darah di PMI Jakarta Selatan Masih Kurang

Stok Darah di PMI Jakarta Selatan Masih Kurang

Megapolitan
Perampok Toko Emas di Tamansari Meninggal karena Covid-19

Perampok Toko Emas di Tamansari Meninggal karena Covid-19

Megapolitan
Cerita Pasien Covid-19 Pertama di Bekasi Berjuang 20 Hari hingga Sembuh

Cerita Pasien Covid-19 Pertama di Bekasi Berjuang 20 Hari hingga Sembuh

Megapolitan
Rapat Penyampaian Visi-Misi Cawagub DKI Hanya Akan Dihadiri 25 Orang

Rapat Penyampaian Visi-Misi Cawagub DKI Hanya Akan Dihadiri 25 Orang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X