Keluarga Mantan Gubernur DKI Henk Ngantung Ucapkan Terima Kasih kepada Ahok

Kompas.com - 24/11/2016, 14:38 WIB
Keluarga mantan gubernur DKI Jakarta Henk Ngantung dukung pasangan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dengan Djarot Saiful Hidayat pada Pilkada DKI Jakarta 2017, di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (24/11/2016). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaKeluarga mantan gubernur DKI Jakarta Henk Ngantung dukung pasangan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dengan Djarot Saiful Hidayat pada Pilkada DKI Jakarta 2017, di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (24/11/2016).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Keluarga mantan Gubernur DKI Jakarta Henk Ngantung menyampaikan dukungan kepada pasangan calon gubernur-wakil gubernur, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Djarot Saiful Hidayat.

Dukungan itu disampaikan oleh tiga anak Henk Ngantung di Rumah Lembang, tempat Ahok rutin menemui warga setiap pagi pada Senin hingga Jumat. Mereka terlihat kompak mengenakan kemeja kotak-kotak, khas pendukung Ahok-Djarot.

"Saat ini, saya mengucapkan kepada Pak Ahok dan Pak Jokowi yang saat itu menjabat gubernur, kami dapat bantuan banyak sekali. Ya namanya zaman dulu Orde Lama, kami tidak dianggap," kata salah seorang anak Henk Ngantung, Maya Ngantung, di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (24/11/2016).

Maya menyebut, keluarganya baru diperhatikan oleh pemerintah sejak kepemimpinan Joko Widodo alias Jokowi. Saat itu pula, kata dia, keluarga merasa pemerintah menghargai keterlibatan Henk untuk pembangunan Jakarta.

"Untuk Pak Ahok, secara pribadi membantu keluarga sangat besar, terutama saat ibu saya meninggal. Kami keluarga besar menghargai bantuan itu," kata Maya.

Maya menyebut, pasangan Ahok-Djarot dapat meneruskan perjuangan Henk di Jakarta.

"Kami ada di sini untuk mendukung Ahok sukses dalam membangun kota Jakarta menjadi lebih baik lagi. Banyak pemimpin baik, tapi yang cocok memimpin Jakarta cuma Pak Ahok," kata Maya.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, 18 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, 18 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Wilayah Tangerang Raya, 18 April 2020

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Wilayah Tangerang Raya, 18 April 2020

Megapolitan
BMKG Pastikan Siklon Tropis Surigae tak Pengaruhi Cuaca Jabodetabek

BMKG Pastikan Siklon Tropis Surigae tak Pengaruhi Cuaca Jabodetabek

Megapolitan
Gardu Listrik di Cilandak Meledak dan Terbakar, Api Dipadamkan oleh Warga

Gardu Listrik di Cilandak Meledak dan Terbakar, Api Dipadamkan oleh Warga

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor, 18 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor, 18 April 2021

Megapolitan
Sekjen PBB Setujui Usul Anies Terkait Antisipasi Perubahan Iklim

Sekjen PBB Setujui Usul Anies Terkait Antisipasi Perubahan Iklim

Megapolitan
Pengunjung Diperbolehkan Bersepeda di Dalam Mal Balekota Tangerang

Pengunjung Diperbolehkan Bersepeda di Dalam Mal Balekota Tangerang

Megapolitan
Hilang Kendali, Bus Transjakarta Tabrak Pembatas Jalan di Glodok

Hilang Kendali, Bus Transjakarta Tabrak Pembatas Jalan di Glodok

Megapolitan
Update 17 April: Bertambah 1.037, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini 398.125

Update 17 April: Bertambah 1.037, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini 398.125

Megapolitan
Anies: Kami Sedang Genjot Kembali Perekonomian Jakarta

Anies: Kami Sedang Genjot Kembali Perekonomian Jakarta

Megapolitan
Ada Larangan Mudik, Polda Metro Jaya Siapkan 31 Titik Pengamanan

Ada Larangan Mudik, Polda Metro Jaya Siapkan 31 Titik Pengamanan

Megapolitan
Ambulansnya Terlibat Kecelakaan, Kimia Farma Klaim Sudah Berdamai dengan Korban

Ambulansnya Terlibat Kecelakaan, Kimia Farma Klaim Sudah Berdamai dengan Korban

Megapolitan
Ada Balap Liar di Pondok Indah, 5 Unit Sepeda Motor Ditahan Polisi

Ada Balap Liar di Pondok Indah, 5 Unit Sepeda Motor Ditahan Polisi

Megapolitan
Kimia Farma: Ambulans yang Terobos Lampu Merah Bawa Sampel Hasil Lab

Kimia Farma: Ambulans yang Terobos Lampu Merah Bawa Sampel Hasil Lab

Megapolitan
Balap Liar di Bulan Ramadhan, Tujuh Pemuda Diamankan Polisi

Balap Liar di Bulan Ramadhan, Tujuh Pemuda Diamankan Polisi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X