Kompas.com - 24/11/2016, 17:07 WIB
Ilustrasi: Guru mengajak murid baru kelas I mengikuti pengenalan lingkungan sekolah saat hari pertama masuk sekolah, di SD Negeri Palmerah 07 Pagi, Palmerah Utara, Jakarta, Senin (18/7/2016). 

KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZIlustrasi: Guru mengajak murid baru kelas I mengikuti pengenalan lingkungan sekolah saat hari pertama masuk sekolah, di SD Negeri Palmerah 07 Pagi, Palmerah Utara, Jakarta, Senin (18/7/2016).
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Setiap tanggal 25 November Indonesia memperingati Hari Guru. Calon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno punya rencana untuk menyejahterakan guru bila dirinya dan Anies Baswedan terpilih memimpin Jakarta.

Dengan anggaran APBD DKI yang besar, Sandiaga berencana akan meningkatkan kesejahteraan guru.

"Dana pendidikan yang sangat besar ini bisa digunakan untuk meningkatkan infrastruktur, pengajaran, juga kesejahteraan gurunya," kata Sandiaga, kepada Kompas.com, di Jakarta Timur, Kamis (24/11/2016).

Sandiaga yang mengaku ibunya berprofesi sebagai guru itu mengatakan, guru memiliki penghasilan terbatas. Untuk meningkatkan penghasilan, kadang guru mengajar les dari sore hingga malam.

"Nah ini adalah perjuangan guru," ujar Sandiaga.

Ia juga akan memperhatikan masalah status guru honorer. Sandiaga heran mengangkat Satpol PP jadi PNS mudah, sementara untuk guru honorer ada yang menunggu puluhan tahun.

"Kita kadang-kadang lihat ada mereka sudah 15-20 tahun jadi honorer sementara yang Satpol PP, baru, tanpa proses yang begitu lama, mereka sudah diangkat jadi pegawai negeri. Jadi ada rasa ketidak adilan yang mereka (guru) rasakan," ujar Sandiaga. (Baca: 30 Tahun Jadi Guru Honorer, Euis Telah Kubur Impiannya Jadi PNS)

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk itu, ia akan memperhatikan yang terkait nasib guru jika ia terpilih. Sandiaga tak lupa mengucapkan selamat untuk 'pahlawan tanpa tanda jasa' itu. Ia ingin guru-guru dapat sejahtera dan diperhatikan pemerintah, tidak hanya di Jakarta, tapi seluruh pelosok Indonesia.

"Selama untuk hari pahlawan tanpa tanda jasa, hari guru. Kita ingin guru-guru kita jadi pelita semangat untuk masa depan Indonesia yang lebih baik, maju terus guru-guru Indonesia," tutup Sandiaga.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasien di Rumah Lawan Covid-19 Melonjak hingga 225 Orang, Kini Tersisa 75 Tempat Tidur

Pasien di Rumah Lawan Covid-19 Melonjak hingga 225 Orang, Kini Tersisa 75 Tempat Tidur

Megapolitan
UPDATE 14 Juni: 396 Pasien Covid-19 Dirawat di Tangsel

UPDATE 14 Juni: 396 Pasien Covid-19 Dirawat di Tangsel

Megapolitan
UPDATE 14 Juni: Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Capai 19.096 Pasien

UPDATE 14 Juni: Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Capai 19.096 Pasien

Megapolitan
Dinkes DKI: Tiga Varian Baru Virus Corona Ditemukan di Jakarta

Dinkes DKI: Tiga Varian Baru Virus Corona Ditemukan di Jakarta

Megapolitan
Pebulu Tangkis Markis Kido Tiba di RS Omni Alam Sutera dalam Kondisi Henti Napas

Pebulu Tangkis Markis Kido Tiba di RS Omni Alam Sutera dalam Kondisi Henti Napas

Megapolitan
Pertemuan Forkopimda Se-DKI Bahas Persiapan Bertemu Presiden Selasa Pagi

Pertemuan Forkopimda Se-DKI Bahas Persiapan Bertemu Presiden Selasa Pagi

Megapolitan
Sidang Rizieq Shihab Kasus Tes Usap RS Ummi Dilanjut Kamis Mendatang dengan Agenda Duplik

Sidang Rizieq Shihab Kasus Tes Usap RS Ummi Dilanjut Kamis Mendatang dengan Agenda Duplik

Megapolitan
Terkendala Zonasi, Anak Berkebutuhan Khusus Kesulitan Masuk Sekolah Impian

Terkendala Zonasi, Anak Berkebutuhan Khusus Kesulitan Masuk Sekolah Impian

Megapolitan
Terjadi Lagi, Truk Tabrak Warung di Ciputat karena Tak Kuat Tanjak Jalan Layang Tol

Terjadi Lagi, Truk Tabrak Warung di Ciputat karena Tak Kuat Tanjak Jalan Layang Tol

Megapolitan
Rumah Dinas Lurah Batu Ampar Jaktim Kebakaran, Api Diduga dari Puntung Rokok

Rumah Dinas Lurah Batu Ampar Jaktim Kebakaran, Api Diduga dari Puntung Rokok

Megapolitan
Gara-gara Sopir Adukan Pungli di Tanjung Priok ke Jokowi, Truk Dilempar Batu

Gara-gara Sopir Adukan Pungli di Tanjung Priok ke Jokowi, Truk Dilempar Batu

Megapolitan
Eks Dirut Garuda Ari Askhara Divonis 1 Tahun Penjara dan Denda Rp 300 Juta, Kejari Pikir-pikir Ajukan Banding

Eks Dirut Garuda Ari Askhara Divonis 1 Tahun Penjara dan Denda Rp 300 Juta, Kejari Pikir-pikir Ajukan Banding

Megapolitan
Hari Ini, 116 Warga di Atas Usia 18 Tahun Disuntik Vaksin Covid-19 di Palmerah

Hari Ini, 116 Warga di Atas Usia 18 Tahun Disuntik Vaksin Covid-19 di Palmerah

Megapolitan
Video Viral Pungli Pakai Kantong Kresek di Pelabuhan Tanjung Priok, Polisi Sebut Kejadian Lama

Video Viral Pungli Pakai Kantong Kresek di Pelabuhan Tanjung Priok, Polisi Sebut Kejadian Lama

Megapolitan
Viral Video Kaca Truk Dirusak, Polisi Sebut Pelakunya Bukan Oknum Pungli

Viral Video Kaca Truk Dirusak, Polisi Sebut Pelakunya Bukan Oknum Pungli

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X