"Rumah Lembang" Diminta Keluarkan Sampah dari Lingkungan Rumah

Kompas.com - 25/11/2016, 07:13 WIB
Pasukan oranye terlihat bersih-bersih di lokasi calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok berkampanye di dalam Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (21/11/2016). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaPasukan oranye terlihat bersih-bersih di lokasi calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok berkampanye di dalam Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (21/11/2016).
Penulis Jessi Carina
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Isnawa Adjie, meminta pengelola "Rumah Lembang" mengeluarkan sampah dari lingkungan rumah sehingga pasukan oranye bisa membersihkan tanpa masuk ke dalam rumah terlebih dahulu.

Rumah Lembang, yang terletak di Jalan Lembang, Menteng, Jakarta Pusat,  merupakan lokasi calon gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan dua, yaitu Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, menerima pengaduan dan pernyataan dukungan dari warga. Rumah itu telah dijadikan markas bagi para relawan pendukungan Ahok dan calon wakilnya, Djarot Saiful Hidayat.

"Jadi memang arahannya, PHL (pegawai harian lepas) sudah enggak usah membersihkan sampai ke dalam rumah, di luar aja. Ya yang di Rumah Lembang bantuin kami dengan keluarin sampahnya," kata Isnawa di Jakarta, Kamis (24/11/2016).

Dengan cara itu, kegiatan pasukan oranye yang membersihkan Rumah Lembang bisa terhindar dari sorotan yang bersifat politis.

Isnawa menjelaskan, lingkungan perumahan yang ada di kawasan Menteng umumnya memang dibersihkan oleh pasukan oranye. Di sana banyak tinggal pejabat atau jenderal.

"Perlakuannya beda sama yang lain," kata Isnawa.

Kehadiran sejumlah pasukan oranye atau PHL dari Kecamatan Gambir dan Suku Dinas Kebersihan Jakarta Pusat di Rumah Lembang sempat menjadi sorotan. Soalnya di sana mereka membersihkan taman belakang Rumah Lembang.

Taman tersebut merupakan lokasi kampanye Ahok. Selama Ahok menerima aduan warga, pasukan oranye terlihat telaten memunguti dan memasukkan sampah ke dalam kantong plastik berukuran besar.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Upaya Pemkot Tangsel agar Lepas dari Ancaman Kolapsnya RS Covid-19

Upaya Pemkot Tangsel agar Lepas dari Ancaman Kolapsnya RS Covid-19

Megapolitan
Kerumunan Klub Motor di Flyover Rasuna Said Sempat Tutup Dua Lajur Jalan

Kerumunan Klub Motor di Flyover Rasuna Said Sempat Tutup Dua Lajur Jalan

Megapolitan
Kasus Covid-19 Meningkat di DKI, Ombudsman: Terlalu Dini Menilai Efektivitas Perda Covid-19

Kasus Covid-19 Meningkat di DKI, Ombudsman: Terlalu Dini Menilai Efektivitas Perda Covid-19

Megapolitan
BMKG: Hujan Ringan di Sebagian Wilayah Jabodetabek pada Minggu Pagi

BMKG: Hujan Ringan di Sebagian Wilayah Jabodetabek pada Minggu Pagi

Megapolitan
Kerumunan di Flyover Rasuna Said, Polisi Amankan Sejumlah Motor, termasuk Vespa Gembel

Kerumunan di Flyover Rasuna Said, Polisi Amankan Sejumlah Motor, termasuk Vespa Gembel

Megapolitan
Kerumunan di Flyover Rasuna Said Dibubarkan Polisi, Pengendara Motor Kocar-kacir

Kerumunan di Flyover Rasuna Said Dibubarkan Polisi, Pengendara Motor Kocar-kacir

Megapolitan
Polsek Tanjung Priok Tangkap Empat Orang Spesialis Curanmor

Polsek Tanjung Priok Tangkap Empat Orang Spesialis Curanmor

Megapolitan
UPDATE 23 Januari: Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Hampir Tembus 5.000 Orang

UPDATE 23 Januari: Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Hampir Tembus 5.000 Orang

Megapolitan
Polres Jakarta Barat Tangkap Kurir Sabu-sabu di Penjaringan

Polres Jakarta Barat Tangkap Kurir Sabu-sabu di Penjaringan

Megapolitan
UPDATE 23 Januari: Ada 3.285 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

UPDATE 23 Januari: Ada 3.285 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Sampah Membentang di Samping Pintu Tol JORR Kota Bekasi, Warga Keluhkan Bau Tak Sedap

Sampah Membentang di Samping Pintu Tol JORR Kota Bekasi, Warga Keluhkan Bau Tak Sedap

Megapolitan
Tenaga Kesehatan di Kota Tangerang Akan Divaksinasi Mulai Minggu

Tenaga Kesehatan di Kota Tangerang Akan Divaksinasi Mulai Minggu

Megapolitan
Kasudin Dukcapil Jakpus Meninggal Dunia, DIketahui Positif Covid-19

Kasudin Dukcapil Jakpus Meninggal Dunia, DIketahui Positif Covid-19

Megapolitan
UPDATE: Bertambah 181, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Mencapai 4.790

UPDATE: Bertambah 181, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Mencapai 4.790

Megapolitan
Korban Kebakaran di Cideng Mengungsi, Semuanya Diminta Jalani Rapid Test

Korban Kebakaran di Cideng Mengungsi, Semuanya Diminta Jalani Rapid Test

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X