Survei Poltracking: Agus Dikenal sebagai Anak SBY, Ahok Tegas, Anies Mendikbud

Kompas.com - 27/11/2016, 18:35 WIB
Calon gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan satu, Agus Harimurti Yudhoyono, blusukan ke permukiman warga di Kelurahan Pejaten Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (24/11/2016) pagi. KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERACalon gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan satu, Agus Harimurti Yudhoyono, blusukan ke permukiman warga di Kelurahan Pejaten Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (24/11/2016) pagi.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yudha, mengatakan, berdasarkan survei kepada 1.200 responden, sebanyak 19,20 persen menyebut Agus Harimurti Yudhyono merupakan putra Susilo Bambang Yudhoyono, 18,60 persen menyebut militer, dan 17,20 persen menyebut Agus ganteng.

Adapun ketika menanyakan Basuki Tjahaja Purnama, 23,70 persen menyebut Basuki tegas, 21,90 menyebut kasar, dan 8,80 persen menyebut Basuki merupakan petahana.

Untuk pasangan calon gubernur nomor pilih tiga, Anies Baswedan, sebanyak 21,25 persen mengenal Anies sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), 18,34 persen menyebut Anies figur yang santun, dan 13,42 persen menilai Anies cerdas.

"Meskipun sudah di-reshuffle, ternyata figur Anies sebagai Mendikbud masih tertanam kuat di benak publik," ujar Hanta saat pemaparannya di Jakarta Pusat, Minggu (27/11/2016).

Hanta menambahkan, dari hasil survei umur pemilih, pemilih berumur 17-22 tahun yang memilih Agus-Sylviana sebesar 36,51 persen, Basuki-Djarot sebanyak 22,22 persen, dan Anies-Sandiaga 26,98 persen.

Dari pekerjaan, pemilih yang bekerja sebagai buruh memilih Agus-Sylviana sebesar 28,38 persen, Basuki-Djarot 20,27 persen, dan Anies-Sandiaga 21,62 persen.

"Agus bukan unggul dominan, pemilih masih tersebar, tetapi lebih banyak dia. Namun, kalau misalnya dia (Agus) 70 persen yang lainnya 15 persen, itu baru dominan, tetapi kalau persentasenya seperti itu, masih tersebar," ujar Hanta.

Survei ini dilaksanakan pada 7-17 November 2016 dengan menggunakan metode multistage random sampling. Jumlah responden 1.200 orang dengan margin of error sebesar 2,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Dana survei dibiayai oleh internal Poltracking Indonesia.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur dan DPRD DKI Terancam Tak Digaji 6 Bulan jika Tak Sahkan APBD 2020 hingga 30 November

Gubernur dan DPRD DKI Terancam Tak Digaji 6 Bulan jika Tak Sahkan APBD 2020 hingga 30 November

Megapolitan
Digugat OC Kaligis, Bambang Widjojanto: Lagi Cari Panggung

Digugat OC Kaligis, Bambang Widjojanto: Lagi Cari Panggung

Megapolitan
Pelamar CPNS Kabupaten Tangerang Sudah Tembus 2.670 Orang

Pelamar CPNS Kabupaten Tangerang Sudah Tembus 2.670 Orang

Megapolitan
Limpasan Air Turun dari Jalan Tol Becakayu Saat Hujan Kemarin

Limpasan Air Turun dari Jalan Tol Becakayu Saat Hujan Kemarin

Megapolitan
AKBP Benny Alamsyah, Ditegur karena Foto dengan Vitalia Sesha hingga Pakai Narkoba

AKBP Benny Alamsyah, Ditegur karena Foto dengan Vitalia Sesha hingga Pakai Narkoba

Megapolitan
PA 212 Klaim Dapat Izin Anies Selenggarakan Reuni Akbar di Monas, DKI Bilang Masih Akan Dibahas

PA 212 Klaim Dapat Izin Anies Selenggarakan Reuni Akbar di Monas, DKI Bilang Masih Akan Dibahas

Megapolitan
OC Kaligis Gugat Anies Baswedan karena Tunjuk BW Jadi Anggota TGUPP

OC Kaligis Gugat Anies Baswedan karena Tunjuk BW Jadi Anggota TGUPP

Megapolitan
Konsep Mirip Stadion Premiere League, Begini Cara JIS Antisipasi Penonton Terjun ke Lapangan

Konsep Mirip Stadion Premiere League, Begini Cara JIS Antisipasi Penonton Terjun ke Lapangan

Megapolitan
Pemprov DKI Belum Batasi Jumlah Pedagang yang Jualan Saat CFD

Pemprov DKI Belum Batasi Jumlah Pedagang yang Jualan Saat CFD

Megapolitan
Sepekan Sebelum Bunuh Diri, Pilot Wings Air Kerap Mengurung Diri di Kamar Indekos

Sepekan Sebelum Bunuh Diri, Pilot Wings Air Kerap Mengurung Diri di Kamar Indekos

Megapolitan
Dihampiri Samsat dan BPRD, Tukang Bangunan Kaget Disebut Nunggak Pajak Mobil Mewah

Dihampiri Samsat dan BPRD, Tukang Bangunan Kaget Disebut Nunggak Pajak Mobil Mewah

Megapolitan
Rel Antara Stasiun Pasar Minggu dan UI Sempat Patah, KRL Sudah Bisa Melintas

Rel Antara Stasiun Pasar Minggu dan UI Sempat Patah, KRL Sudah Bisa Melintas

Megapolitan
KCI Siapkan KRL sebagai Feeder untuk Pangkas Waktu Tempuh Rangkasbitung-Tanah Abang dan Cikarang-Jakarta Kota

KCI Siapkan KRL sebagai Feeder untuk Pangkas Waktu Tempuh Rangkasbitung-Tanah Abang dan Cikarang-Jakarta Kota

Megapolitan
Jakarta Internasional Stadium Gunakan Rumput Hybrid Impor Untuk Tiga Lapangan

Jakarta Internasional Stadium Gunakan Rumput Hybrid Impor Untuk Tiga Lapangan

Megapolitan
Jakarta International Stadium Hanya Sediakan Parkir untuk 1.500 Kendaraan, Apa Alasannya?

Jakarta International Stadium Hanya Sediakan Parkir untuk 1.500 Kendaraan, Apa Alasannya?

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X