Harta Kekayaan Agus Lebih Besar dari SBY Saat Jadi Capres 2009

Kompas.com - 30/11/2016, 06:46 WIB
Bakal calon gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono saat meminta restu kepada Susilo Bambang Yudhoyono sebelum mendaftarkan diri ke KPU DKI Jakarta, Jumat (23/9/2016). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaBakal calon gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono saat meminta restu kepada Susilo Bambang Yudhoyono sebelum mendaftarkan diri ke KPU DKI Jakarta, Jumat (23/9/2016).
Penulis Nursita Sari
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com —
Calon gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono, tercatat memiliki harta kekayaan mencapai Rp 15.291.805.024 (Rp 15,2 miliar) dan 511.332 dollar AS.

Kekayaan tersebut dilaporkan mantan prajurit berpangkat mayor itu pada 3 Oktober 2016 kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Informasi tersebut diketahui dari laporan harta kekayaan pejabat negara (LHKPN) yang dirilis KPU DKI Jakarta di laman www.kpujakarta.go.id dan bersumber dari KPK.

Kekayaan Agus yang dilaporkan untuk "nyagub" pada Pilkada DKI 2017 lebih besar dibandingkan kekayaan ayahnya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), pada saat menjadi calon presiden pada 2009.

Berdasarkan LHKPN Presiden SBY untuk periode 14 Mei 2009 hingga 23 November 2009, harta kekayaannya mencapai Rp 6.848.049.611 (Rp 6,8 miliar) dan 246.389 dollar AS lalu pada November 2009 menjadi Rp 7.616.270.204.

Adapun kekayaan Agus terdiri dari beberapa aset, harta tidak bergerak berupa bangunan di Jakarta Selatan, tanah dan bangunan di Jakarta Selatan, serta tanah di Kabupaten Bogor yang totalnya mencapai Rp 6.772.645.000 (Rp 6,7 miliar).

Kemudian, Agus memiliki mobil Toyota Vellfire senilai Rp 550 juta, satu usaha berupa PT Exquisite Indonesia senilai Rp 360 juta, dua logam mulia dengan nilai jual Rp 324 juta dan Rp 199,8 juta, batu mulia senilai Rp 40 juta, serta benda bergerak lainnya senilai Rp 125 juta.

Agus juga memiliki tiga aset giro dan setara kas lainnya yang berasal dari hasil sendiri, warisan, dan hibah. Nilainya mencapai Rp 6.920.360.024 (Rp 6,9 miliar) dan 511.332 dollar AS.

(Baca: Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan, Mobil Agus Tercatat Paling Mahal)

Agus menuturkan, harta kekayaan yang dia laporkan ke KPK merupakan gabungan harta dirinya dan istrinya, Annisa Pohan.

"Saya dan istri saya satu paket, jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari itu, dan ingat, Annisa istri saya itu adalah pekerja seni yang sudah bekerja jauh sebelum menikah dengan saya. Oleh karena itu, apa yang kami laporkan benar apa adanya," ujar Agus, Selasa (29/11/2016) malam.

Rincian harta kekayaan Agus dapat dilihat di laman KPU DKI Jakarta, www.kpujakarta.go.id.

(Baca: Ini Harta Kekayaan Cagub-Cawagub DKI Jakarta)

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Pekan PSBB, Landainya Kasus Aktif Covid-19 Tak Berbanding Lurus dengan Angka Penyebarannya

Dua Pekan PSBB, Landainya Kasus Aktif Covid-19 Tak Berbanding Lurus dengan Angka Penyebarannya

Megapolitan
Warga Jakarta Cari Hiburan ke Bekasi Selama PSBB, Wali Kota: Asal Protokol Kesehatan Dijaga

Warga Jakarta Cari Hiburan ke Bekasi Selama PSBB, Wali Kota: Asal Protokol Kesehatan Dijaga

Megapolitan
Polisi Buru Pebalap Liar yang Aksinya Tersebar di Media Sosial

Polisi Buru Pebalap Liar yang Aksinya Tersebar di Media Sosial

Megapolitan
Distribusi Bansos Tahap VII di Jakarta Timur Molor

Distribusi Bansos Tahap VII di Jakarta Timur Molor

Megapolitan
Mengenang 28 September 2016

Mengenang 28 September 2016

Megapolitan
Berulang Kali Langgar Protokol Kesehatan, Warnet dan 4 Kafe di Bekasi Disegel Tiga Hari

Berulang Kali Langgar Protokol Kesehatan, Warnet dan 4 Kafe di Bekasi Disegel Tiga Hari

Megapolitan
Terima Pengunjung Makan di Tempat, Pusat Kuliner di Jagakarsa Digerebek

Terima Pengunjung Makan di Tempat, Pusat Kuliner di Jagakarsa Digerebek

Megapolitan
Antisipasi Klaster Baru Covid-19, Gedung Sudin Dukcapil Jakarta Timur Disemprot Disinfektan

Antisipasi Klaster Baru Covid-19, Gedung Sudin Dukcapil Jakarta Timur Disemprot Disinfektan

Megapolitan
Polisi Tilang 11 Mobil yang Lakukan Balap Liar di Senayan

Polisi Tilang 11 Mobil yang Lakukan Balap Liar di Senayan

Megapolitan
Ingatkan Anies soal Banjir di Musim Hujan, Ketua DPRD: Jangan Pas Banjir Baru Kerja

Ingatkan Anies soal Banjir di Musim Hujan, Ketua DPRD: Jangan Pas Banjir Baru Kerja

Megapolitan
Pelayanan Dikecam seperti Perpeloncoan, KKP Bandara Klaim Sesuai Prosedur

Pelayanan Dikecam seperti Perpeloncoan, KKP Bandara Klaim Sesuai Prosedur

Megapolitan
Lahan Pemakaman Jenazah Terkait Covid-19 di TPU Pondok Ranggon Diperluas

Lahan Pemakaman Jenazah Terkait Covid-19 di TPU Pondok Ranggon Diperluas

Megapolitan
Ada TNI-Polri hingga Kemenkes, Begini Alur Pelayanan Kedatangan Penumpang Internasional Bandara Soetta Selama Pandemi

Ada TNI-Polri hingga Kemenkes, Begini Alur Pelayanan Kedatangan Penumpang Internasional Bandara Soetta Selama Pandemi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Tersangka Pelecehan Seksual di Bandara Soekarno-Hatta Ditahan | 13 Hari Cai Changpan Kabur dari Lapas

[POPULER JABODETABEK] Tersangka Pelecehan Seksual di Bandara Soekarno-Hatta Ditahan | 13 Hari Cai Changpan Kabur dari Lapas

Megapolitan
PSBB Ketat Diperpanjang, Layanan Transjakarta Tetap Berakhir Pukul 19.00 WIB

PSBB Ketat Diperpanjang, Layanan Transjakarta Tetap Berakhir Pukul 19.00 WIB

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X