Kompas.com - 01/12/2016, 11:50 WIB
Pakaian dari calon gubernur nomor urut 1, Agus Harimurti Yudhoyono saat berbincang dengan Kompas.com di Gedung Kompas Gramedia, Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (3/11/2016). KOMPAS.COM/GARRY ANDREW LOTULUNGPakaian dari calon gubernur nomor urut 1, Agus Harimurti Yudhoyono saat berbincang dengan Kompas.com di Gedung Kompas Gramedia, Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (3/11/2016).
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Wakil Ketua DPD Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DKI Jakarta, Abdul Aziz mengatakan ada beberapa faktor yang menyebabkan elektabilitas pasangan calon gubernur-wakil gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni mengungguli pesaing-pesaingnya pada kontestasi Pilkada DKI Jakarta 2017.

Beberapa lembaga survei menempatkan Agus-Sylvi di posisi pertama dibandingkan pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat maupun pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

"Pertama, karena Agus sering turun dan menyapa warga Jakarta dan mampu menjawab keinginan warga," kata Aziz, kepada Kompas.com, Kamis (1/12/2016).

(Baca: Survei Indikator: Elektabilitas Agus-Sylvi Ada di Posisi Pertama)

Selain itu, dia mengklaim visi misi serta program yang ditawarkan Agus mudah dipahami warga. Termasuk program pemberian bantuan langsung kepada tiap RW, lansia, balita, dan lainnya.

"Dia diharapkan mampu membuat jakarta lebih baik dan fresh," kata Aziz.

Faktor selanjutnya adalah berjalannya mesin partai politik pengusung Agus-Sylvi. Ada empat partai politik pengusung Agus-Sylvi, yakni PKB, Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Mesin partai dan relawan solid menyampaikan visi misi pasangan calon," kata Aziz.

(Baca: Reaksi Para Cagub soal Elektabilitas Ahok yang Turun Menurut Servei)

Tiga survei dari Indikator, Poltracking Institute, dan Charta Politika menempatkan Agus pada posisi pertama. Berdasar survei Charta Politika, elektabilitas pasangan Agus-Sylvi mencapai 29,5 persen, disusul Ahok-Djarot 28,9 persen dan Anies-Sandiaga 26,7 persen.

Berdasarkan survei Indikator, elektabilitas Agus-Sylvi sebesar 30,4 persen, Ahok-Djarot 26,2 persen, dan Anies-Sandi sebesar 24,5 persen.

Kemudian hasil survei Poltracking Institute, elektabilitas Agus-Sylvi mencapai 27,29 persen, Ahok-Djarot sebesar 22 persen, dan Anies-Sandi sebesar 20,42 persen.

Kompas TV Survei Kembali Sebut Elektabilitas Agus-Sylviana Meninggi
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berenang Tengah Malam, Seorang Warga Hilang di Kanal Banjir Barat

Berenang Tengah Malam, Seorang Warga Hilang di Kanal Banjir Barat

Megapolitan
Mempertanyakan Nasib Program OK OCE di Tangan Anies, Benarkah Sudah Melampaui Target?

Mempertanyakan Nasib Program OK OCE di Tangan Anies, Benarkah Sudah Melampaui Target?

Megapolitan
Tragedi Rumah Ambruk di Kalideres, Remaja Cari Jasad Ibu dan Adiknya yang Berpelukan Tertimpa Reruntuhan

Tragedi Rumah Ambruk di Kalideres, Remaja Cari Jasad Ibu dan Adiknya yang Berpelukan Tertimpa Reruntuhan

Megapolitan
Bocah Hanyut di Kali Angke Serpong Belum Ditemukan, Tim SAR Tekendala Banyaknya Tumpukan Sampah

Bocah Hanyut di Kali Angke Serpong Belum Ditemukan, Tim SAR Tekendala Banyaknya Tumpukan Sampah

Megapolitan
Kabel Menjuntai di Tengah Jalan Fatmawati, Bikin Kaget Pengendara yang Tak Sengaja Menabrak

Kabel Menjuntai di Tengah Jalan Fatmawati, Bikin Kaget Pengendara yang Tak Sengaja Menabrak

Megapolitan
Pemprov DKI Siapkan UMKM untuk Tampil Saat Gelaran Formula E 2022

Pemprov DKI Siapkan UMKM untuk Tampil Saat Gelaran Formula E 2022

Megapolitan
Dalam Satu Jam, Polisi Tilang 9 Mobil Pelanggar Ganjil Genap di Jalan RS Fatmawati

Dalam Satu Jam, Polisi Tilang 9 Mobil Pelanggar Ganjil Genap di Jalan RS Fatmawati

Megapolitan
Hari Ini, Rachel Vennya Diperiksa Polisi Terkait Mobil Bernopol RFS

Hari Ini, Rachel Vennya Diperiksa Polisi Terkait Mobil Bernopol RFS

Megapolitan
Pelaku Eksibisionis di Jalan Sudirman Ditangkap, Polisi: Dia Tidak Tahu Aksinya Viral

Pelaku Eksibisionis di Jalan Sudirman Ditangkap, Polisi: Dia Tidak Tahu Aksinya Viral

Megapolitan
Hari Pertama Ganjil Genap, Banyak Mobil Berpelat Genap Lintasi Jalan Fatmawati

Hari Pertama Ganjil Genap, Banyak Mobil Berpelat Genap Lintasi Jalan Fatmawati

Megapolitan
UPDATE 24 Oktober: Tambah 1 Kasus di Kota Tangerang, 35 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 24 Oktober: Tambah 1 Kasus di Kota Tangerang, 35 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Daftar Titik Ganjil Genap di Jaksel, Berlaku Senin-Jumat pada Pukul 06.00-10.00 dan 16.00-20.00 WIB

Daftar Titik Ganjil Genap di Jaksel, Berlaku Senin-Jumat pada Pukul 06.00-10.00 dan 16.00-20.00 WIB

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis Satu di Depok Capai 70 Persen dari Target

Vaksinasi Covid-19 Dosis Satu di Depok Capai 70 Persen dari Target

Megapolitan
Ini Strategi Pemprov DKI Berdayakan UMKM di Pasar Lokal

Ini Strategi Pemprov DKI Berdayakan UMKM di Pasar Lokal

Megapolitan
Kuasa Hukum MS: KPI Tolak Bantu Korban Pelecehan Seksual Berobat ke Psikiater

Kuasa Hukum MS: KPI Tolak Bantu Korban Pelecehan Seksual Berobat ke Psikiater

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.