Pedagang Asongan Raup Untung Besar dari Aksi Doa Bersama 2 Desember

Kompas.com - 02/12/2016, 14:23 WIB
???Ayib (25), seorang pedagang tahu gejrot yang berjualan saat berlangsungnya kegiatan doa bersama di kawasan Monas, Jumat (2/12/2016). Sadad/Kompas.com???Ayib (25), seorang pedagang tahu gejrot yang berjualan saat berlangsungnya kegiatan doa bersama di kawasan Monas, Jumat (2/12/2016).
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah pedagang asongan meraup untung besar dengan adanya kegiatan doa dan zikir bersama di Lapangan Monas, Jumat (2/12/2016) ini. Mereka mengaku telah memperoleh pendapatan melebihi pendapatan pada hari-hari biasa.

Ayib (25), pedagang tahu gejrot misalnya. Ia mengaku sudah mengantongi Rp 600.000 hingga pukul 13.00 WIB pada Jumat ini. Ia menyebut jumlah itu dua kali lipat dibanding pendapatan yang ia peroleh pada hari-hari biasa.

"Biasa paling banyak cuma setengahnya (Rp 300.000)," kata Ayib saat ditemui Kompas.com di sekitar Lapangan IRTI.

Tahu gejrot Ayib tampak langsung diserbu peserta doa bersama begitu kegiatan shalat jumat usai. Ayib menjual tahu gejrotnya seharga Rp 10.000 per bungkus.

Ayib bukan pedagang yang biasa berjualan di sekitar Monas. Pria yang tinggal di Cipulir, Jakarta Selatan itu mengaku biasa berjualan di Pasar Kebayoran Lama dan paling jauh di kawasan Senayan.

"Hari ini ke sini karena tahu ada ginian (kegiatan doa bersama," ujar Ayib.

Masnur (28) juga mengaku sudah mendapatkan pendapatan melebihi pendapatan normalnya. Pedagang kopi keliling itu mengaku sudah memperoleh Rp 200.000 sampai pada sekitar pukul 13.30. "Biasa paling Rp 150.000," kata dia.

Meski sudah memperoleh untung, Masnur menyebut keuntungan yang diperolehnya belum maksimal. Penyebabnya karena ia tidak hadir di lokasi lebih awal.

"Tadi pagi gara-gara kena macet di sana," kata dia seraya menunjuk ke arah Tugu Tani.

Kegiatan doa dan zikir di kawasan Monas dimulai pada sekitar pukul 09.00. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan shalat Jumat berjemaah pada sekitar pukul 11.30.

Ibadah shalat jumat selesai sekitar pukul 12.30. Bersamaan dengan itu pula, gelombang peserta aksi secara perlahan mulai meninggalkan lokasi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dicecar Munarman Saat Persidangan, Saksi: Jangan Khawatir Saya Memberatkan Abang

Dicecar Munarman Saat Persidangan, Saksi: Jangan Khawatir Saya Memberatkan Abang

Megapolitan
Sebut Sumur Resapan Tak Efektif, Warga Lebak Bulus: Ini Masih Banjir, Surutnya Lama...

Sebut Sumur Resapan Tak Efektif, Warga Lebak Bulus: Ini Masih Banjir, Surutnya Lama...

Megapolitan
6 Tersangka Spesialis Pembobol Rumah Kosong Ditangkap, Polisi Amankan Sepucuk Senjata Api

6 Tersangka Spesialis Pembobol Rumah Kosong Ditangkap, Polisi Amankan Sepucuk Senjata Api

Megapolitan
Wilayahnya Dilanda Banjir Tiap Tahun, Ketua RT di Tegal Alur: Saya Bilang Ini Anniversary

Wilayahnya Dilanda Banjir Tiap Tahun, Ketua RT di Tegal Alur: Saya Bilang Ini Anniversary

Megapolitan
Polda Metro Gencar Tindak Mobil Berplat Khusus RF, DPR Siap 'Backup'

Polda Metro Gencar Tindak Mobil Berplat Khusus RF, DPR Siap "Backup"

Megapolitan
Langgar Ganjil Genap hingga Pakai Rotator, 124 Kendaraan Berpelat Khusus RF Ditilang

Langgar Ganjil Genap hingga Pakai Rotator, 124 Kendaraan Berpelat Khusus RF Ditilang

Megapolitan
Mantan Istri Bambang Pamungkas Diperiksa Sebagai Saksi Kasus Pencemaran Nama Baik

Mantan Istri Bambang Pamungkas Diperiksa Sebagai Saksi Kasus Pencemaran Nama Baik

Megapolitan
Sindikat Pencuri Bersenjata Spesialis Bobol Rumah Kosong di Bekasi Ditangkap, 2 Orang Masih Buron

Sindikat Pencuri Bersenjata Spesialis Bobol Rumah Kosong di Bekasi Ditangkap, 2 Orang Masih Buron

Megapolitan
Saptol PP Awasi Penerapan Prokes di Sekolah untuk Cegah Penularan Covid-19

Saptol PP Awasi Penerapan Prokes di Sekolah untuk Cegah Penularan Covid-19

Megapolitan
Jenazah Tahanan Polres Jaksel yang Tewas Diotopsi, Kuasa Hukum Sebut Ada Luka di Tubuhnya

Jenazah Tahanan Polres Jaksel yang Tewas Diotopsi, Kuasa Hukum Sebut Ada Luka di Tubuhnya

Megapolitan
Kerap Kebanjiran, Warga Tegal Alur Ajukan Perbaikan Saluran sejak 2018 tapi Tak Kunjung Terealisasi

Kerap Kebanjiran, Warga Tegal Alur Ajukan Perbaikan Saluran sejak 2018 tapi Tak Kunjung Terealisasi

Megapolitan
Dalang Bom Bali I Zulkarnaen Divonis 15 Tahun Penjara

Dalang Bom Bali I Zulkarnaen Divonis 15 Tahun Penjara

Megapolitan
Titik Banjir di Jakarta Semakin Meluas Rabu Sore, Ribuan Jiwa Mengungsi

Titik Banjir di Jakarta Semakin Meluas Rabu Sore, Ribuan Jiwa Mengungsi

Megapolitan
Polisi Masih Cari Barang Bukti Kasus Pengeroyokan Anggota TNI AD di Jakarta Utara

Polisi Masih Cari Barang Bukti Kasus Pengeroyokan Anggota TNI AD di Jakarta Utara

Megapolitan
Pasien Covid-19 di Krukut Akan Dites PCR Dua Kali Setelah Isolasi Mandiri 2 Pekan

Pasien Covid-19 di Krukut Akan Dites PCR Dua Kali Setelah Isolasi Mandiri 2 Pekan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.