Kompas.com - 02/12/2016, 17:13 WIB
Para pengunjuk rasa mulai berjalan pulang dan memadati stasiun Tanah Abang usai melakukan aksi 212 atau doa bersama 2 Desember, di Jakarta, Jumat (2/12/2016). Selain mendoakan kesatuan Indonesia, massa juga mendesak pihak terkait agar segera menuntaskan kasus dugaan penistaan agama KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELIPara pengunjuk rasa mulai berjalan pulang dan memadati stasiun Tanah Abang usai melakukan aksi 212 atau doa bersama 2 Desember, di Jakarta, Jumat (2/12/2016). Selain mendoakan kesatuan Indonesia, massa juga mendesak pihak terkait agar segera menuntaskan kasus dugaan penistaan agama
Penulis Jessi Carina
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan 200 unit bus untuk mengangkut peserta doa bersama yang ingin pulang.

Pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta Sumarsono mengatakan, bus ini bisa digunakan oleh mereka yang masih mencari kendaraan untuk pulang.

"Pak Andri (Kadis Perhubungan DKI) sudah menyiapkan bus 200 unit di Senayan. Kalau ada yang enggak bisa diangkut ya bisa pakai bus yang disiapkan Dishub," ujar Sumarsono di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (2/12/2016).

(Baca juga: Polisi Duga 10 Orang yang Ditangkap Ingin Tunggangi Doa Bersama 2 Desember)

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan, Dishub dan kepolisian sudah mendata tujuan pulang para peserta doa bersama.

Mereka yang memiliki tujuan yang sama bisa diangkut dalam satu bus.

"Kalau sampai Brebes segala macam, kita anterin, yang dari Ciamis enggak perlu jalan kaki, kita antar. 200 bus sudah dicek sama Pak Menhub," ujar Andri.

Sumarsono mengatakan, Pemprov DKI Jakarta berusaha semaksimal mungkin untuk memfasilitasi kegiatan doa bersama hari ini.

"Menurut saya ini aksi demo eksekutif karena semuanya kita layani. Mulai dari persiapan mereka datang, fasilitas umum, makanan, sampai bus untuk antar mereka pulang," ujar Sumarsono.

(Baca juga: Polisi Duga 10 Orang yang Ditangkap Ingin Tunggangi Doa Bersama 2 Desember)

Kompas TV Persiapan Jelang Aksi 2 Desember
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ocean Park BSD: Harga Tiket dan Cara ke Sana

Ocean Park BSD: Harga Tiket dan Cara ke Sana

Megapolitan
Cara Ke Tebet Eco Park Naik KRL, Transjakarta, dan Mikrotrans

Cara Ke Tebet Eco Park Naik KRL, Transjakarta, dan Mikrotrans

Megapolitan
Branchsto BSD: Harga Tiket dan Cara ke Sana

Branchsto BSD: Harga Tiket dan Cara ke Sana

Megapolitan
Kasus Kekerasan Anak di Serpong, Orangtua Sebut Awalnya Korban Tutupi Kejadian yang Dialaminya

Kasus Kekerasan Anak di Serpong, Orangtua Sebut Awalnya Korban Tutupi Kejadian yang Dialaminya

Megapolitan
Cegah Pohon Lain Tumbang, Camat Larangan Akan Pangkas Daun di Pohon Berdaun Lebat

Cegah Pohon Lain Tumbang, Camat Larangan Akan Pangkas Daun di Pohon Berdaun Lebat

Megapolitan
Cerita Peserta UTBK di UI, Kaget Soal Berbeda dengan Materi yang Dipelajari

Cerita Peserta UTBK di UI, Kaget Soal Berbeda dengan Materi yang Dipelajari

Megapolitan
Syarat dan Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 29

Syarat dan Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 29

Megapolitan
Pemprov DKI Diminta Aktif Sosialisasikan PPDB 2022 agar Orangtua Calon Siswa Tak Bingung

Pemprov DKI Diminta Aktif Sosialisasikan PPDB 2022 agar Orangtua Calon Siswa Tak Bingung

Megapolitan
Terpeleset ke Selokan Larangan Tangerang Saat Bermain Air, Bocah 3,5 Tahun Meninggal

Terpeleset ke Selokan Larangan Tangerang Saat Bermain Air, Bocah 3,5 Tahun Meninggal

Megapolitan
Resah karena Diancam dan Diintimidasi oleh Ormas, Warga Kranji Lapor Polisi

Resah karena Diancam dan Diintimidasi oleh Ormas, Warga Kranji Lapor Polisi

Megapolitan
Satu Lagi Pohon Tumbang di Larangan Tangerang, Kali Ini Timpa Truk

Satu Lagi Pohon Tumbang di Larangan Tangerang, Kali Ini Timpa Truk

Megapolitan
Penumpang KA yang Baru Divaksin Dosis Satu Wajib Tunjukkan Hasil Tes Covid-19

Penumpang KA yang Baru Divaksin Dosis Satu Wajib Tunjukkan Hasil Tes Covid-19

Megapolitan
Polres Tangsel Tangkap 4 Pelaku Kekerasan terhadap Anak yang Videonya Viral

Polres Tangsel Tangkap 4 Pelaku Kekerasan terhadap Anak yang Videonya Viral

Megapolitan
Penumpang KA dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen Tak Lagi Wajib Bawa Hasil Tes Covid-19, Ini Aturan Lengkapnya...

Penumpang KA dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen Tak Lagi Wajib Bawa Hasil Tes Covid-19, Ini Aturan Lengkapnya...

Megapolitan
Bocah 11 Tahun Berkali-kali Diperkosa Paman dan Tetangga di Cengkareng

Bocah 11 Tahun Berkali-kali Diperkosa Paman dan Tetangga di Cengkareng

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.