Kompas.com - 03/12/2016, 07:04 WIB
Presiden Joko Widodo berada di tengah kerumunan massa aksi damai di Silang Monas Jakarta, Jumat (2/12/2016). Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat PresidenPresiden Joko Widodo berada di tengah kerumunan massa aksi damai di Silang Monas Jakarta, Jumat (2/12/2016).
Penulis Nursita Sari
|
EditorGlori K. Wadrianto

Para peserta doa bersama mengumpulkan sampah-sampah itu ke dalam kantong plastik besar dan menyapu.

Mereka juga menyisir kawasan Monas untuk mengambil sampah-sampah yang tertinggal.

Kondisi ini membuat kawasan Monas menjadi bersih kembali seusai pelaksanaan doa bersama.

Bagi-bagi makanan

Sejumlah relawan membagi-bagikan makanan dan minuman kepada para peserta doa bersama 2 Desember.

Makanan dan minuman itu dibagikan gratis di sejumlah titik di kawasan Monas. Ada kurma, roti, nasi bungkus, gorengan, hingga air mineral yang dibagikan.

Tak hanya di Jakarta, pembagian makanan gratis itu juga diberikan Pemerintah Kota Tangerang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah memimpin langsung pembagian makanan di Stasiun Tangerang.

Tak hanya makanan, para peserta juga bisa mendapatkan pijat gratis yang disediakan Dompet Dhuafa dengan melibatkan 50 tunanetra.

Banjir pujian

Pelaksanaan doa bersama bertajuk "aksi super-damai" itu berjalan tertib dan betul-betul damai hingga acara berakhir.

Kegiatan itu menuai pujian dari banyak pihak. Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla mengapresiasi jalannya kegiatan doa bersama.

Jokowi mengucapkan terima kasih karena kegiatan itu berjalan lancar.

"Saya ingin memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya karena seluruh jemaah hadir tertib dalam ketertiban sehingga acaranya bisa berjalan baik," ujar Jokowi seusai mengikuti ibadah shalat Jumat di tempat itu.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies: Jakarta Bersiap untuk Formula E 4 Juni 2022

Anies: Jakarta Bersiap untuk Formula E 4 Juni 2022

Megapolitan
Cek Sumur Resapan, Pemkot Jakpus Akan Inspeksi ke Gedung Pemerintah dan Swasta

Cek Sumur Resapan, Pemkot Jakpus Akan Inspeksi ke Gedung Pemerintah dan Swasta

Megapolitan
Kebakaran Permukiman Padat di Krendang, Ratusan Warga Mengungsi

Kebakaran Permukiman Padat di Krendang, Ratusan Warga Mengungsi

Megapolitan
Jakarta Resmi Ditetapkan Jadi Tuan Rumah Formula E 2022

Jakarta Resmi Ditetapkan Jadi Tuan Rumah Formula E 2022

Megapolitan
Kasus Kabur dari Karantina, Oknum TNI Sudah Ditindak, Rachel Vennya Belum Diperiksa

Kasus Kabur dari Karantina, Oknum TNI Sudah Ditindak, Rachel Vennya Belum Diperiksa

Megapolitan
UPDATE 15 Oktober: 7 Kasus Baru Covid-19 di Depok

UPDATE 15 Oktober: 7 Kasus Baru Covid-19 di Depok

Megapolitan
Kisah Heroik Petugas Damkar Selamatkan Siswi dari Reruntuhan Beton, Tangis Pecah Saat Misi Selesai

Kisah Heroik Petugas Damkar Selamatkan Siswi dari Reruntuhan Beton, Tangis Pecah Saat Misi Selesai

Megapolitan
Manajemen Subway Citos Diberi Teguran Tertulis karena Timbulkan Kerumunan

Manajemen Subway Citos Diberi Teguran Tertulis karena Timbulkan Kerumunan

Megapolitan
Polres Jakarta Barat Telusuri Legalitas dan Aktivitas 7 Perusahaan Pinjol di Jakbar

Polres Jakarta Barat Telusuri Legalitas dan Aktivitas 7 Perusahaan Pinjol di Jakbar

Megapolitan
Pemerintah Diminta Lindungi Pasar Muamalah bagi Penerima Zakat agar Tak Diserang Buzzer

Pemerintah Diminta Lindungi Pasar Muamalah bagi Penerima Zakat agar Tak Diserang Buzzer

Megapolitan
Korban Kebakaran di Krendang Mengungsi di Dua Lokasi

Korban Kebakaran di Krendang Mengungsi di Dua Lokasi

Megapolitan
Orangtua Belum Izinkan Anaknya Belajar di Sekolah, 5 SMP Swasta di Kota Tangerang Belum Gelar PTM

Orangtua Belum Izinkan Anaknya Belajar di Sekolah, 5 SMP Swasta di Kota Tangerang Belum Gelar PTM

Megapolitan
Fakta Penangkapan Direktur TV Swasta, Disebut Sebarkan Konten Provokatif di YouTube dan Raup Untung Miliaran

Fakta Penangkapan Direktur TV Swasta, Disebut Sebarkan Konten Provokatif di YouTube dan Raup Untung Miliaran

Megapolitan
Korban Kebakaran di Krendang Dapat Bantuan Makan 2 Kali Sehari

Korban Kebakaran di Krendang Dapat Bantuan Makan 2 Kali Sehari

Megapolitan
Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Permukiman di Tambora

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Permukiman di Tambora

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.