Mimpi Ahok soal RS Sumber Waras yang Terganjal...

Kompas.com - 05/12/2016, 11:51 WIB
Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat berkunjung ke kawasan Setu Babakan, Kelurahan Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, Senin (31/10/2016). Bareskrim Polri menetapkan Ahok sebagai tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama, Rabu 16 November 2016. KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELICalon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat berkunjung ke kawasan Setu Babakan, Kelurahan Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, Senin (31/10/2016). Bareskrim Polri menetapkan Ahok sebagai tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama, Rabu 16 November 2016.
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon gubernur DKI Jakarta petahana, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, sedikit menyesalkan terhambatnya pembangunan rumah sakit khusus kanker di lahan Rumah Sakit Sumber Waras yang dibeli Pemprov DKI Jakarta. 

"Kita lagi bangun Sumber Waras. Ini gara-gara Sumber Waras ada masalah, kalau enggak, sudah selesai (pembangunannya)," kata Ahok di Rumah Lembang, Jakarta, Senin (5/12/2016).

(Baca juga: Ada Temuan Baru Kasus Sumber Waras, Ini Tanggapan Ahok)

Adapun masalah yang dimaksud Ahok adalah kasus pembelian lahan RS Sumber Waras oleh Pemprov DKI Jakarta. Kasus tersebut saat ini tengah diusut oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ahok mengatakan, bila tak ada masalah, pembangunan rumah sakit itu akan berdampak luas terhadap kesehatan masyarakat.

Sebab, Pemprov DKI Jakarta menargetkan 22.000 ranjang di rumah sakit tersebut. Pihak rumah sakit juga akan melayani penyakit kanker, stroke, dan jantung.

"Karena sekarang kanker di RS Dharmais ngantrinya minta ampun," kata dia.

(Baca juga: KPK Akan Bertemu BPK untuk Bahas Bukti Baru Kasus RS Sumber Waras)

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta akan membangun 500 unit apartemen di rumah sakit tersebut sebagai fasilitas bagi para penderita kanker dengan stadium 4.

"Sehingga mereka nikmati jadi orang kaya (tidur) di apartemen. Pasti dia doanya Tuhan kalau boleh perpanjang umur saya," kata Ahok.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini yang Harus Dilakukan jika Lihat Seseorang Dililit Ular

Ini yang Harus Dilakukan jika Lihat Seseorang Dililit Ular

Megapolitan
[UPDATE] 8 Juli: 8 RW di Kota Bekasi Masih Zona Merah Covid-19

[UPDATE] 8 Juli: 8 RW di Kota Bekasi Masih Zona Merah Covid-19

Megapolitan
Tidak Boleh Antar Jemput Penumpang di Zona Merah, Ojol Bekasi Malah Diberi Kelonggaran

Tidak Boleh Antar Jemput Penumpang di Zona Merah, Ojol Bekasi Malah Diberi Kelonggaran

Megapolitan
Kisah Anak Tukang AC Berprestasi tapi Gagal PPDB Tangerang, 'Dipaksa' Cari Sekolah Swasta

Kisah Anak Tukang AC Berprestasi tapi Gagal PPDB Tangerang, "Dipaksa" Cari Sekolah Swasta

Megapolitan
Pemotongan Hewan Kurban Saat Pandemi, Daging Diantar ke Rumah

Pemotongan Hewan Kurban Saat Pandemi, Daging Diantar ke Rumah

Megapolitan
Tanpa Keterampilan Khusus, Warga Diimbau Tak Sembarangan Tangkap Ular

Tanpa Keterampilan Khusus, Warga Diimbau Tak Sembarangan Tangkap Ular

Megapolitan
Kembali Buka Layanan AKAP, Terminal Jatijajar Depok Harus Himpun Manifes Penumpang

Kembali Buka Layanan AKAP, Terminal Jatijajar Depok Harus Himpun Manifes Penumpang

Megapolitan
Perempuan Lompat dari Lantai 13 Hotel di Tanah Abang, Polisi Periksa Rekaman CCTV

Perempuan Lompat dari Lantai 13 Hotel di Tanah Abang, Polisi Periksa Rekaman CCTV

Megapolitan
Puluhan Demonstran Penolak Reklamasi Geruduk Pintu Timur Ancol

Puluhan Demonstran Penolak Reklamasi Geruduk Pintu Timur Ancol

Megapolitan
Kisah Manik, Penerima Beasiswa yang Terjun sebagai Relawan ACT Covid-19 Bogor

Kisah Manik, Penerima Beasiswa yang Terjun sebagai Relawan ACT Covid-19 Bogor

Megapolitan
Percobaan Penculikan Anak Kembali Terjadi di Depok, Korban Dibekap Tisu Saat Bermain

Percobaan Penculikan Anak Kembali Terjadi di Depok, Korban Dibekap Tisu Saat Bermain

Megapolitan
IKAPPI: Pemprov DKI Jemput Paksa Pedagang Pasar untuk Swab Test, Ini Tidak Kami Harapkan

IKAPPI: Pemprov DKI Jemput Paksa Pedagang Pasar untuk Swab Test, Ini Tidak Kami Harapkan

Megapolitan
Pemkot Jaktim Tandai Hewan Kurban Tak Layak dengan Pylox Warna Merah

Pemkot Jaktim Tandai Hewan Kurban Tak Layak dengan Pylox Warna Merah

Megapolitan
Pemkot Larang Warga Jual dan Potong Hewan Kurban di Zona Merah Covid-19

Pemkot Larang Warga Jual dan Potong Hewan Kurban di Zona Merah Covid-19

Megapolitan
Jenazah Korban yang Melompat dari Hotel di Thamrin Sudah Dievakuasi

Jenazah Korban yang Melompat dari Hotel di Thamrin Sudah Dievakuasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X