Kompas.com - 07/12/2016, 14:40 WIB
Beberapa petugas dengan senjata gas air mata berjaga di depan gedung Pengadilan Negeri Jakarta Utara, mengamankan sidang lanjutan kasus dugaan penghasutan dan perusakan terhadap fasilitas di Mall of Indonesia (MOI), Senin (21/9/2015). KOMPAS.com/Tangguh SRBeberapa petugas dengan senjata gas air mata berjaga di depan gedung Pengadilan Negeri Jakarta Utara, mengamankan sidang lanjutan kasus dugaan penghasutan dan perusakan terhadap fasilitas di Mall of Indonesia (MOI), Senin (21/9/2015).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Humas Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Hasoloan Sinaturi, mengatakan, belum ada pemberitahuan terkait perubahan tempat persidangan terhadap sidang perkara dugaan penistaan agama dengan tersangka Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Hasoloan menjelaskan, persidangan Ahok masih sesuai jadwal yaitu pada Selasa (13/12/2016).

"Yang kami ketahui setelah majelisnya (majelis hakim) menetapkan hari sidang, yang kami tahu masih seperti itu penetapan sidangnya, tanggal 13 (Desember 2016) di Jalan Gajah Mada. Baru itu yang kami tahu, masih seperti itu," ujar Hasoloan saat dikonfimasi Kompas.com, Rabu (7/12/2016).

Namun, pemindahan tempat persidangan, kata Hasoloan, dimungkinkan dalam hukum acara. Alasan pemindahkan biasanya dikarenakan kondisi keamanan wilayah persidangan yang tidak kondusif atau karena bencana alam.

Pemindahan tempat persidangan harus diajukan oleh Ketua Pengadilan Negeri atau Kepala Kejaksaan Negeri bersangkutan ke Ketua Mahkamah Agung. Mahkamah Agung yang akan menetapkan apakah pemindahan perkara disetujui atau tidak.

"Oleh Undang-undang memberikan kepada Ketua Mahkamah Agung. MA yang akan memberikan izin boleh tidaknya," ujar Hasoloan.

Awalnya, sidang Ahok akan digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, yang untuk sementara waktu berlokasi di Jalan Gajah Mada Nomor 17, Gambir, Jakarta Pusat pada Selasa (13/12/2016) Namun, polisi berencana memindahkan lokasi sidang perkara Ahok ke Cibubur.

"Akan dipindah ke Cibubur. Sekarang sedang di cek Karo Ops (Kombes Verdianto) di sana," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya.

Kompas TV Inilah Lima Hakim Sidang Kasus Ahok
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelaku Penusukan Anggota TNI AD Ditangkap di Tempat Kerja

Pelaku Penusukan Anggota TNI AD Ditangkap di Tempat Kerja

Megapolitan
Polda Metro Klaim Tak Ada Laporan Balap Liar Sejak Wacanakan Street Race

Polda Metro Klaim Tak Ada Laporan Balap Liar Sejak Wacanakan Street Race

Megapolitan
Terungkapnya Baiat ISIS yang Dihadiri Munarman di UIN Ciputat...

Terungkapnya Baiat ISIS yang Dihadiri Munarman di UIN Ciputat...

Megapolitan
Banjir di Jalan Prima Dalam Tegal Alur Tak Kunjung Surut, 85 Rumah Warga Terendam sejak Kemarin

Banjir di Jalan Prima Dalam Tegal Alur Tak Kunjung Surut, 85 Rumah Warga Terendam sejak Kemarin

Megapolitan
Sidak ke Zentrum, Bima Arya: Tak Ada Manfaatnya Tempat Ini!

Sidak ke Zentrum, Bima Arya: Tak Ada Manfaatnya Tempat Ini!

Megapolitan
Saksi Sebut Munarman Sempat Hendak Diusir dari Pembaiatan Anggota ISIS di UIN

Saksi Sebut Munarman Sempat Hendak Diusir dari Pembaiatan Anggota ISIS di UIN

Megapolitan
Sempat Melarikan Diri, Pelaku Utama Pengeroyokan Anggota TNI AD Ditangkap di Muara Baru

Sempat Melarikan Diri, Pelaku Utama Pengeroyokan Anggota TNI AD Ditangkap di Muara Baru

Megapolitan
Kadin DKI Jakarta Nilai Apindo Tak Perlu Gugat Anies soal Kenaikan UMP

Kadin DKI Jakarta Nilai Apindo Tak Perlu Gugat Anies soal Kenaikan UMP

Megapolitan
Tersangka Kasus Korupsi Damkar Depok Tak Kunjung Ditahan, Begini Perkembangan Kasusnya

Tersangka Kasus Korupsi Damkar Depok Tak Kunjung Ditahan, Begini Perkembangan Kasusnya

Megapolitan
Pemakaman di Cengkareng Langganan Banjir Selama 20 Tahun, Camat: Lokasi di Cekungan

Pemakaman di Cengkareng Langganan Banjir Selama 20 Tahun, Camat: Lokasi di Cekungan

Megapolitan
Pelaku Utama Pengeroyok Anggota TNI di Jakut Ditangkap, Ini Perannya

Pelaku Utama Pengeroyok Anggota TNI di Jakut Ditangkap, Ini Perannya

Megapolitan
93 RT di DKI Jakarta Terendam Banjir, 908 Warga Mengungsi

93 RT di DKI Jakarta Terendam Banjir, 908 Warga Mengungsi

Megapolitan
Kali Bancong di Bekasi Meluap, Dua Kecamatan Terendam Banjir

Kali Bancong di Bekasi Meluap, Dua Kecamatan Terendam Banjir

Megapolitan
Klaim Banjir Jakarta Cepat Surut, Anies: Atas Izin Allah, Kerja Sistematis Membuahkan Hasil!

Klaim Banjir Jakarta Cepat Surut, Anies: Atas Izin Allah, Kerja Sistematis Membuahkan Hasil!

Megapolitan
Lahan Pemakaman di Cengkareng Terendam Banjir, Sering Terjadi Sejak 20 Tahun lalu

Lahan Pemakaman di Cengkareng Terendam Banjir, Sering Terjadi Sejak 20 Tahun lalu

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.