Kompas.com - 07/12/2016, 17:16 WIB
Calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 2, Djarot Saiful Hidayat saat kampanye di Kalideres, Jakarta Barat. Rabu ( 07/12/2016). Djarot berdiskusi mengenai banjir dengan warga setempat. KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELICalon wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 2, Djarot Saiful Hidayat saat kampanye di Kalideres, Jakarta Barat. Rabu ( 07/12/2016). Djarot berdiskusi mengenai banjir dengan warga setempat.
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, menyatakan turut berduka cita atas peristiwa gempa bumi berkekuatan 6,5 skala richter (SR) yang menimpa Aceh, Rabu (7/12/2016) pagi. Sejauh ini tercatat korban tewas sudah mencapai 92 orang.

Djarot menyatakan, Jakarta harus memetik pelajaran dari gempa di Aceh itu.

"Pelajaran bagi kami di sini (Jakarta) supaya bangunan di sini mampu menahan gempa minimal 7 skala Richter," kata Djarot di kawasan Tegal Alur, Jakarta Barat, Rabu (7/12/2016).

Dia mengatakan, DKI Jakarta termasuk daerah lingkaran api atau dikelilingi oleh gunung berapi yang masih aktif. Djarot mengingatkan Pemprov DKI Jakarta untuk tidak sembarangan menerbitkan sertifikat laik fungsi (SLF) terhadap gedung yang baru selesai dibangun.

Pemprov DKI Jakarta, kata dia, baru dapat menerbitkan SLF jika bangunan tersebut memenuhi persyaratan mampu menahan gempa 7 skala Richter.

"Anda harus ingat bahwa (di dekat) Jakarta ada satu gunung berapi yan masih aktif, anak gunung Krakatau. Ini harus kita antisipasi, terutama gedung yang tinggi banget," kata Djarot.

Gempa berkekuatan 6,5 SR terjadi di Pidie Jaya, Aceh, pada pukul 05.30 WIB hari ini. Berdasarkan informasi yang didapat dari situs BMKG, pusat gempa berada pada 5,19 derajat lintang utara dan 96,36 derajat bujur timur di kedalaman 10 km di timur laut Kabupaten Pidie Jaya.

Kompas TV Djarot Soroti Fasilitas Warga Rusun Cilincing
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daihatsu Terios Oleng lalu Tabrak Separator Busway di Kebayoran Lama

Daihatsu Terios Oleng lalu Tabrak Separator Busway di Kebayoran Lama

Megapolitan
Sebuah Truk Ketahuan Buang Tinja di Jalan Ahmad Yani Matraman, Didenda Rp 500.000

Sebuah Truk Ketahuan Buang Tinja di Jalan Ahmad Yani Matraman, Didenda Rp 500.000

Megapolitan
Berkas Perkara Ayah Kandung Perkosa Anaknya Dinyatakan Lengkap, Kejari Depok Segera Sidangkan Tersangka

Berkas Perkara Ayah Kandung Perkosa Anaknya Dinyatakan Lengkap, Kejari Depok Segera Sidangkan Tersangka

Megapolitan
Jelang Idul Adha, Pemkot Bekasi Waspadai Penyebaran PMK pada Hewan

Jelang Idul Adha, Pemkot Bekasi Waspadai Penyebaran PMK pada Hewan

Megapolitan
Warga Jakarta Disarankan Tetap Memakai Masker karena Banyak Polusi

Warga Jakarta Disarankan Tetap Memakai Masker karena Banyak Polusi

Megapolitan
Angkutan Umum di Jakarta Beroperasi Normal, Kapasitas 100 Persen dan Jam Operasional Diperpanjang

Angkutan Umum di Jakarta Beroperasi Normal, Kapasitas 100 Persen dan Jam Operasional Diperpanjang

Megapolitan
Polisi Belum Temukan Pencuri 12 Komputer Milik BLK Kabupaten Bekasi

Polisi Belum Temukan Pencuri 12 Komputer Milik BLK Kabupaten Bekasi

Megapolitan
Diterpa Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa 2 Mobil di Larangan Tangerang

Diterpa Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa 2 Mobil di Larangan Tangerang

Megapolitan
Trauma, Anak Disabilitas Korban Pencabulan di Mangga Besar Merasa Ketakutan Setiap Ada Orang Ketuk Pintu

Trauma, Anak Disabilitas Korban Pencabulan di Mangga Besar Merasa Ketakutan Setiap Ada Orang Ketuk Pintu

Megapolitan
Karyawan Perhutani Minta KSP Tanggapi Tuntutan dalam 2 Minggu, Akan Demo Lagi jika Tak Ditanggapi

Karyawan Perhutani Minta KSP Tanggapi Tuntutan dalam 2 Minggu, Akan Demo Lagi jika Tak Ditanggapi

Megapolitan
Dinkes DKI: Hepatitis Akut Misterius Belum Mengarah akibat Long Covid

Dinkes DKI: Hepatitis Akut Misterius Belum Mengarah akibat Long Covid

Megapolitan
Dicabuli Tetangga di Taman Sari, Anak Disabilitas Mengadu Sakit di Bagian Kelamin

Dicabuli Tetangga di Taman Sari, Anak Disabilitas Mengadu Sakit di Bagian Kelamin

Megapolitan
Pengunjung Pasar Jatinegara Masih Wajib Mengenakan Masker

Pengunjung Pasar Jatinegara Masih Wajib Mengenakan Masker

Megapolitan
Pria Tewas dengan Luka Sayatan di Cibitung Bekasi Diduga Korban Pembunuhan

Pria Tewas dengan Luka Sayatan di Cibitung Bekasi Diduga Korban Pembunuhan

Megapolitan
Ruang Komputer di SMK Nasional Depok Terbakar

Ruang Komputer di SMK Nasional Depok Terbakar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.