Djarot Minta Warga Kamal Jangan Buang Air Besar di Kali Semongol

Kompas.com - 07/12/2016, 20:59 WIB
Calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 2, Djarot Saiful Hidayat saat kampanye di Kalideres, Jakarta Barat. Rabu ( 07/12/2016). Djarot berdiskusi mengenai banjir dengan warga setempat. KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELICalon wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 2, Djarot Saiful Hidayat saat kampanye di Kalideres, Jakarta Barat. Rabu ( 07/12/2016). Djarot berdiskusi mengenai banjir dengan warga setempat.
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat berpesan kepada warga RW 09 Kamal, Jakarta Barat, untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama membuang sampah ke Kali Semongol. Hal itu dilakukan agar kawasan tersebut tidak terus tergenang banjir ketika hujan turun.

"Saya tadi shalat ashar di Musholla Nurul Iman. Aduh lalatnya banyak banget. Kalau lalatnya banyak, berarti banyak sampah kan," kata Djarot kepada warga Kamal, Rabu (7/12/2016).

Warga pun bersorak dan berjanji akan menyanggupi pesan Djarot. Mantan Wali Kota Blitar itu mengimbau warga untuk tidak buang air besar sembarangan di Kali Semongol.

Djarot meminta warga untuk mengusulkan pembangunan WC umum ketika pelaksanaan Musrenbang.

"Makanya tolong carikan tanah agar dapat kami beli dan kami bangun sanitasi itu. Tanah yang kami beli juga bisa diusulkan untuk membangun RPTRA (ruang publik terpadu ramah anak) agar anak-anak bisa main bola atau futsal," kata Djarot.

Sebelum meninggalkan lokasi, Djarot berpesan agar warga Kamal menggunakan hak pilih mereka pada 15 Februari 2017. Dia tidak secara spesifik mengajak warga untuk memilih pasangan calon gubernur-wakil gubernur Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat.

Djarot hanya mengimbau warga untuk memilih pasangan calon gubernur-wakil gubernur yang terbaik.

"Semua calon baik, enggak ada yang jelek. Dari calon yang baik-baik ini ada yang terbaik. Bapak ibu pilih yang terbaik ya, jangan takut," kata Djarot.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usia Jemaat Dibatasi, Pembagian Hadiah Natal untuk Anak-anak di Gereja Katedral Ditiadakan

Usia Jemaat Dibatasi, Pembagian Hadiah Natal untuk Anak-anak di Gereja Katedral Ditiadakan

Megapolitan
Sederet Fakta Penangkapan Penyebar Video Ajakan Jihad dalam Azan

Sederet Fakta Penangkapan Penyebar Video Ajakan Jihad dalam Azan

Megapolitan
Dampak Pelesiran Guru MAN 22: 30 Orang Positif Covid-19, Sekolah Ditutup, dan KBM Tatap Muka Ditunda

Dampak Pelesiran Guru MAN 22: 30 Orang Positif Covid-19, Sekolah Ditutup, dan KBM Tatap Muka Ditunda

Megapolitan
Fakta Kasus Narkoba Mantan Artis Cilik IBS, Positif Sabu meski Polisi Tak Temukan Obatnya

Fakta Kasus Narkoba Mantan Artis Cilik IBS, Positif Sabu meski Polisi Tak Temukan Obatnya

Megapolitan
Tiga Momen Saling Serang Pradi-Afifah dan Idris-Imam di Debat Pamungkas Pilkada Depok

Tiga Momen Saling Serang Pradi-Afifah dan Idris-Imam di Debat Pamungkas Pilkada Depok

Megapolitan
Rahayu Saraswati Tak Dampingi Muhamad saat Pencoblosan Pilkada Tangsel 2020

Rahayu Saraswati Tak Dampingi Muhamad saat Pencoblosan Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
BMKG: Jakarta dan Bodebek Diguyur Hujan Hari Ini

BMKG: Jakarta dan Bodebek Diguyur Hujan Hari Ini

Megapolitan
Alasan Polisi Tak Juga Tangkap Pelaku Pencabulan Bocah di Rumah Ibadah

Alasan Polisi Tak Juga Tangkap Pelaku Pencabulan Bocah di Rumah Ibadah

Megapolitan
Rusun Rawa Buaya Dipersiapkan Jadi Tempat Pengungsian Banjir

Rusun Rawa Buaya Dipersiapkan Jadi Tempat Pengungsian Banjir

Megapolitan
Jakarta Utara Disebut Masuk Zona Oranye, Peningkatan Kasus Landai

Jakarta Utara Disebut Masuk Zona Oranye, Peningkatan Kasus Landai

Megapolitan
Selama Januari-November, 49 WNA di Jaksel Dideportasi karena Langgar Keimigrasian

Selama Januari-November, 49 WNA di Jaksel Dideportasi karena Langgar Keimigrasian

Megapolitan
Tim Pemburu Covid-19 Lakukan Tracing dari Laporan Warga dan Data Covid-19

Tim Pemburu Covid-19 Lakukan Tracing dari Laporan Warga dan Data Covid-19

Megapolitan
Jelang Natal dan Tahun Baru, Satpol PP Antisipasi Titik Rawan Kerumunan di Jaktim

Jelang Natal dan Tahun Baru, Satpol PP Antisipasi Titik Rawan Kerumunan di Jaktim

Megapolitan
Debat Pilkada Kota Depok, Idris Sindir Paslon Nomor 1 Tak Suka Ditanya Singkatan

Debat Pilkada Kota Depok, Idris Sindir Paslon Nomor 1 Tak Suka Ditanya Singkatan

Megapolitan
Debat Pilkada Depok Memanas, Afifah Merasa Dilecehkan oleh Imam Budi Hartono

Debat Pilkada Depok Memanas, Afifah Merasa Dilecehkan oleh Imam Budi Hartono

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X