Anies Akan Buat Sistem Pelaporan Cepat untuk Atasi Kekerasan Perempuan

Kompas.com - 08/12/2016, 14:21 WIB
Calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat berbicara di acara Kompas.com/Robertus BelarminusCalon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat berbicara di acara "Festival Budaya Perempuan, 1001 Cerita Perempuan Kali Ciliwung", yang diselenggarakan di GOR Otista, Jatinegara, Jakarta Timur. Kamis (8/12/2016).
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjanjikan akan membuat sistem pelaporan cepat di Jakarta, untuk menanggapi kasus kekerasan terhadap perempuan. Anies ingin, di setiap RT dan RW, atau di tempat pendidikan, sehingga kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak bisa ditangani.

"Kami akan buat sistem pelaporan cepat, respons cepat, yang informasinya ada di setiap RT, sekolah, sehingga begitu ada kejadian bisa langsung ditangani," kata Anies, Kamis (8/12/2016).

Hal itu ia sampaikan usai ikut acara "Festival Budaya Perempuan 1001 Cerita Perempuan Kali Ciliwung" yang diselenggarakan di GOR Otista, Jatinegara, Jakarta Timur. Anies menilai, sekarang ini perempuan dan anak-anak yang alami kekerasan, masih kesulitan mencari tempat melapor terdekat.

"Hari ini kalau ada kejadian mau kapor ke mana? Khusus kekerasan perempuan di sekolah, enggak ada tempatnya. Karena itu kita akan buat sistem pelaporan supaya ada respons cepat," ujar Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI tersebut. (Baca: Anies Ceritakan Neneknya yang Aktif dalam Pergerakan Perempuan)

Anies merasa perihatin jika kaum perempuan dan anak yang alami kekerasan, sulit menemukan tempat untuk melapor. Ia menambahkan, tak hanya tempat melapor, Anies ingin mulai level kelurahan sampai tingkat kota, dibentuk gugus tugas untuk pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Periksa Korban dan Tersangka pada Kasus Tamu Hotel Bobobox Direkam Saat Mandi

Polisi Periksa Korban dan Tersangka pada Kasus Tamu Hotel Bobobox Direkam Saat Mandi

Megapolitan
Proyektil Peluru Ditemukan di Rumah Warga di Pondok Pucung

Proyektil Peluru Ditemukan di Rumah Warga di Pondok Pucung

Megapolitan
Kuota Pengunjung Terpenuhi, Pintu Utama Ancol Ditutup Sementara

Kuota Pengunjung Terpenuhi, Pintu Utama Ancol Ditutup Sementara

Megapolitan
Cerita Natalia Tetap Bekerja Saat Merayakan Lebaran dan Kenaikan Yesus Kristus

Cerita Natalia Tetap Bekerja Saat Merayakan Lebaran dan Kenaikan Yesus Kristus

Megapolitan
Banyak yang Tak Pakai Masker di TPU Sawangan, Peziarah: Kayak Gak Takut Covid-19

Banyak yang Tak Pakai Masker di TPU Sawangan, Peziarah: Kayak Gak Takut Covid-19

Megapolitan
Petugas Cegat Warga yang Gunakan Ambulans untuk Jalan-jalan

Petugas Cegat Warga yang Gunakan Ambulans untuk Jalan-jalan

Megapolitan
Pengunjung Membeludak, Pintu Timur Ancol Ditutup Sementara

Pengunjung Membeludak, Pintu Timur Ancol Ditutup Sementara

Megapolitan
Pengguna KRL Naik Selama Libur Lebaran, KCI Tambah 6 Jadwal Perjalanan

Pengguna KRL Naik Selama Libur Lebaran, KCI Tambah 6 Jadwal Perjalanan

Megapolitan
SMA Negeri 12 Bekasi Dibobol Maling Saat Malam Takbiran, Laptop dan Ponsel Raib

SMA Negeri 12 Bekasi Dibobol Maling Saat Malam Takbiran, Laptop dan Ponsel Raib

Megapolitan
Kisah Kurir Tama, Harus Antar Paket yang Menumpuk di Hari Lebaran

Kisah Kurir Tama, Harus Antar Paket yang Menumpuk di Hari Lebaran

Megapolitan
TPU Tegal Alur Sempat Dijebol Peziarah, Polisi Datang ke Lokasi Minta Warga untuk Bubar

TPU Tegal Alur Sempat Dijebol Peziarah, Polisi Datang ke Lokasi Minta Warga untuk Bubar

Megapolitan
Pengelola RS Polri Arahkan Layanan ke IGD Selama Libur Lebaran

Pengelola RS Polri Arahkan Layanan ke IGD Selama Libur Lebaran

Megapolitan
Anies Izinkan Warga Ziarah Kubur Mulai Senin

Anies Izinkan Warga Ziarah Kubur Mulai Senin

Megapolitan
Kapolda: Kebijakan Penyekatan Pemudik Efektif Tekan 50 Persen Kendaraan yang Keluar Jakarta

Kapolda: Kebijakan Penyekatan Pemudik Efektif Tekan 50 Persen Kendaraan yang Keluar Jakarta

Megapolitan
Anies Larang Warga Tak Punya KTP Jakarta Masuk Tempat Wisata hingga 16 Mei

Anies Larang Warga Tak Punya KTP Jakarta Masuk Tempat Wisata hingga 16 Mei

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X