Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 08/12/2016, 14:21 WIB
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, memberi masukan ke Pemprov DKI Jakarta untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Hari Natal 2016. Sandiaga mengingatkan, pemerintah harus mulai memastikan pasokan aman selama Natal.

"Sekarang dua minggu sebelum Natal, harus dibanjiri stok daging sapi, cabe, bawamg merah, juga untuk beras jangan sampai ada kekurangan," kata Sandiaga di Jakarta Timur, Kamis (8/12/2016).

Ia mengatakan tak hanya hari raya Idul Fitri yang menyedot banyak permintaan. Natal dan perayaan lainnya juga harus diperhatikan.

Dia berharap lonjakan permintaan yang sudah jadi rutinitas tiap tahun, bisa membuat antisipasi pemerintah lebih baik lagi.

"Ini kan keseharian mereka, jadi Pemprov sudah bisa mengantisipasi ini. Amankan, pastikan pasokan tidak ada kelangkaan, harga di pasar juga dijaga jangan sampai dimainkan," kata Sandiaga.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membentuk tim khusus untuk mengendalikan harga bahan pokok jelang Natal dan Tahun Baru 2017. Tim khusus itu terdiri dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bergerak di bidang pangan seperti PD Pasar Jaya, PT Food Station Tjipinang Jaya, PD Dharmajaya.

Pemprov DKI Jakarta akan membeli beras dengan harga paling murah. Caranya dengan mengobservasi harga beras dari seluruh daerah ke Jakarta, mulai dari Jepara di Jawa Tengah hingga Surabaya di Jawa Timur.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dianiaya Orang Tak Dikenal di Pasar Minggu, Dokter Hewan PNS DKI Merasa Tak Punya Musuh

Dianiaya Orang Tak Dikenal di Pasar Minggu, Dokter Hewan PNS DKI Merasa Tak Punya Musuh

Megapolitan
Panjang Rute LRT Jakarta Fase 1 dan 1B Akan Capai 12,2 Kilometer, Total Ada 11 Stasiun

Panjang Rute LRT Jakarta Fase 1 dan 1B Akan Capai 12,2 Kilometer, Total Ada 11 Stasiun

Megapolitan
Temui Anak Stunting di Cilincing, Heru Budi: Mereka Ceria, tapi Tinggi Badannya Kurang

Temui Anak Stunting di Cilincing, Heru Budi: Mereka Ceria, tapi Tinggi Badannya Kurang

Megapolitan
Cerita PKL Kota Tua Sepi Pembeli sejak Pindah Lokasi: Padahal Dulu Mudah Dapat Rp 100.000...

Cerita PKL Kota Tua Sepi Pembeli sejak Pindah Lokasi: Padahal Dulu Mudah Dapat Rp 100.000...

Megapolitan
Lawan Begal, Pedagang Nasi Goreng di Jatinegara Alami Luka akibat Pisau

Lawan Begal, Pedagang Nasi Goreng di Jatinegara Alami Luka akibat Pisau

Megapolitan
Bakal Ada 5 Stasiun Baru di Rute LRT Velodrome-Manggarai, Total Trase 6,4 Km

Bakal Ada 5 Stasiun Baru di Rute LRT Velodrome-Manggarai, Total Trase 6,4 Km

Megapolitan
Pemprov Sudah Kirim 3 Nama Calon Sekda DKI ke Kemendagri

Pemprov Sudah Kirim 3 Nama Calon Sekda DKI ke Kemendagri

Megapolitan
Heru Budi Sebut 777 Anak di Cilincing Rawan Stunting

Heru Budi Sebut 777 Anak di Cilincing Rawan Stunting

Megapolitan
Pria yang Ditemukan Tewas di Selokan Pesanggrahan Dipastikan Kader PDI-P Tangsel

Pria yang Ditemukan Tewas di Selokan Pesanggrahan Dipastikan Kader PDI-P Tangsel

Megapolitan
Sudah Diasuh Ibunya, Balita yang Disandera Ayah di Depok Tetap Dapat Pendampingan Psikologis

Sudah Diasuh Ibunya, Balita yang Disandera Ayah di Depok Tetap Dapat Pendampingan Psikologis

Megapolitan
Dokter Hewan Dianiaya di Pasar Minggu, Dipukul dengan Benda Mirip Stik Golf

Dokter Hewan Dianiaya di Pasar Minggu, Dipukul dengan Benda Mirip Stik Golf

Megapolitan
Sempat Diduga Hilang, Evi yang Jadi Korban Penipuan Pembunuh Berantai Wowon dkk Masih Bekerja di Libya

Sempat Diduga Hilang, Evi yang Jadi Korban Penipuan Pembunuh Berantai Wowon dkk Masih Bekerja di Libya

Megapolitan
Balita yang Disandera Ayah Kandung di Cilodong Kini Diasuh oleh Ibunya

Balita yang Disandera Ayah Kandung di Cilodong Kini Diasuh oleh Ibunya

Megapolitan
Aroma Perselingkuhan Mencuat dalam Dugaan Tabrak Lari Sopir Audi A6 yang Tewaskan Mahasiswa Cianjur

Aroma Perselingkuhan Mencuat dalam Dugaan Tabrak Lari Sopir Audi A6 yang Tewaskan Mahasiswa Cianjur

Megapolitan
Dokter Hewan Babak Belur Dianiaya di Pasar Minggu, Polisi Pastikan Bukan Ulah Begal

Dokter Hewan Babak Belur Dianiaya di Pasar Minggu, Polisi Pastikan Bukan Ulah Begal

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.