Djarot Soroti Saluran Mampet hingga Lahan Kosong di Koja

Kompas.com - 09/12/2016, 19:01 WIB
Calon wakil gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat bersama Ustadz Ahmad Sutrisno mendoakan calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, saat berkampanye di kawasan Koja, Jakarta Utara, Jumat (9/12/2016). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaCalon wakil gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat bersama Ustadz Ahmad Sutrisno mendoakan calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, saat berkampanye di kawasan Koja, Jakarta Utara, Jumat (9/12/2016).
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan dua, Djarot Saiful Hidayat, menyoroti banyaknya lahan kosong saat berkampanye di Jalan Teluk Beting Jaya, Koja, Jakarta Utara, Jumat (9/12/2016). Langkah Djarot sempat terhenti ketika melihat sebuah lahan kosong di RW 018. Rumput liar dan batu bertebaran di lahan seluas 300 meter persegi tersebut.

Ketika melihat itu, Djarot langsung bertanya kepada Ketua RW 018, Irwan. "Pak RW, ini tanahnya siapa?," tanya Djarot.

Irwan menjelaskan, lahan itu merupakan lahan tak bertuan. Djarot lalu meminta Irwan mengajukan lahan tersebut ke kelurahan sebagai lokasi pembangunan ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA). Menurut Djarot, lahan tersebut akan lebih bermanfaat jika difungsikan menjadi RPTRA.

Setelah itu, Djarot kembali menyusuri pemukiman warga di RW 018. Sepanjang jalan, Djarot menyalami dan menanyakan permasalahan warga. Warga mengaku tempat tinggal mereka sudah tidak terendam banjir lagi karena petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) bekerja membersihkan saluran.

Namun sepanjang Djarot blusukan, dia justru melihat saluran air yang mampet dan penuh endapan lumpur.

"Saluran mampet perlu pembersihan secara total. Bu RT, tolong ya kalau salurannya dibersihkan total, perlu dibuka di beberapa tempat," kata Djarot.

Djarot juga minta Ketua RT dan RW memyampaikan kepada lurah setempat jika ada warga yang membutuhkan Kartu Jakarta Pintar (KJP) atau BPJS Kesehatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalau sakit masuk Rumah Sakit kelas III, biayanya ditanggung pemerintah," kata Djarot.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aturan Terbaru Makan di Warteg hingga Restoran di Jakarta Saat PPKM Level 2

Aturan Terbaru Makan di Warteg hingga Restoran di Jakarta Saat PPKM Level 2

Megapolitan
Pemprov DKI Larang Pegawai Cuti dan ke Luar Kota Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Pemprov DKI Larang Pegawai Cuti dan ke Luar Kota Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Megapolitan
Panitia: Reuni 212 Digelar di Dua Tempat, di Patung Kuda Jakarta Lalu Lanjut di Sentul

Panitia: Reuni 212 Digelar di Dua Tempat, di Patung Kuda Jakarta Lalu Lanjut di Sentul

Megapolitan
Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak di Depok Meningkat, Ini yang Dilakukan Pemkot

Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak di Depok Meningkat, Ini yang Dilakukan Pemkot

Megapolitan
Kasus Wafatnya Mahasiswa UPN Veteran Jakarta Saat Pembaretan Menwa: Diduga Kelelahan, Kegiatan Tak Berizin

Kasus Wafatnya Mahasiswa UPN Veteran Jakarta Saat Pembaretan Menwa: Diduga Kelelahan, Kegiatan Tak Berizin

Megapolitan
UPDATE 30 November: Tambah 2 Kasus di Tangsel, 39 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 30 November: Tambah 2 Kasus di Tangsel, 39 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Hari Ini, Munarman Jalani Sidang Perdana Kasus Terorisme

Hari Ini, Munarman Jalani Sidang Perdana Kasus Terorisme

Megapolitan
Mahasiswi Wafat Saat Pembaretan, Komandan Menwa Riza Patria: Kegiatan Fisik Tak Boleh Dominan!

Mahasiswi Wafat Saat Pembaretan, Komandan Menwa Riza Patria: Kegiatan Fisik Tak Boleh Dominan!

Megapolitan
Aturan Terbaru Masuk Mal dan Bioskop di Jakarta Saat DKI Kembali Terapkan PPKM Level 2

Aturan Terbaru Masuk Mal dan Bioskop di Jakarta Saat DKI Kembali Terapkan PPKM Level 2

Megapolitan
UPDATE 30 November: Tambah 2 Kasus di Kota Tangerang, 18 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 30 November: Tambah 2 Kasus di Kota Tangerang, 18 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Wagub DKI Berbelasungkawa atas Wafatnya Mahasiswa UPN Veteran Jakarta Saat Pembaretan Menwa

Wagub DKI Berbelasungkawa atas Wafatnya Mahasiswa UPN Veteran Jakarta Saat Pembaretan Menwa

Megapolitan
UPDATE 30 November: 44 Kasus Baru di Jakarta, Nihil Kematian akibat Covid-19

UPDATE 30 November: 44 Kasus Baru di Jakarta, Nihil Kematian akibat Covid-19

Megapolitan
Masih Pandemi, Ridwan Kamil Sarankan Reuni 212 di Masjd Az Zikra Sentul Dibatalkan

Masih Pandemi, Ridwan Kamil Sarankan Reuni 212 di Masjd Az Zikra Sentul Dibatalkan

Megapolitan
Reuni 212 di Sentul, Anies dan Riza Disebut Belum Terima Undangan

Reuni 212 di Sentul, Anies dan Riza Disebut Belum Terima Undangan

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Diguyur Hujan Hari Ini

Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Diguyur Hujan Hari Ini

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.