Kompas.com - 14/12/2016, 15:21 WIB
Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni saat mendaftar di KPU DKI Jakarta, Jumat (23/9/2016). Agus dan Sylviana resmi mendaftarkan diri sebagai pasangan bakal cagub dan cawagub Pilkada DKI Jakarta, setelah diusung oleh empat partai yakni Demokrat, PKB, PPP, PAN. KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELIAgus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni saat mendaftar di KPU DKI Jakarta, Jumat (23/9/2016). Agus dan Sylviana resmi mendaftarkan diri sebagai pasangan bakal cagub dan cawagub Pilkada DKI Jakarta, setelah diusung oleh empat partai yakni Demokrat, PKB, PPP, PAN.
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Desember 2016 ini, sebanyak 33,6% responden survei LSI Denny JA memilih pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni (Agus-Sylvi) jika Pilkada DKI Jakarat dilakukan saat ini.

Berada di urutan kedua, pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dengan dukungan 27,1%, dan ketiga pasangan Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahudin Uno (Anies-Sandi) memperoleh dukungan 23,6 %. Mereka yang belum memutuskan (undecided voters) sebesar 15,70%.

Menurut Denny JA dalam keterangan tertulisnya, Rabu (14/12/2016), dukungan pemilih cukup terfragmentasi kepada ketiga kandidat. Selisih elektabilitas di antara ketiga kandidat belum double digit.

“Namun demikian, saat ini, Agus-Sylvi sudah mengungguli kompetitor terdekatnya yaitu Ahok-Djarot dengan selisih 6,50%,” tulis Denny.

Sementara, Ahok-Djarot dan Anies Sandi selisih elektabilitasnya di bawah margin of error survei dengan selisihnya hanya 3,50% (margin of error).

Denny menyebut peluang pilkada dua putaran cukup besar. Khusus pilkada DKI Jakarta, calon pemenang harus memperoleh dukungan minimal 50%+1. Untuk lolos ke putaran kedua, jika ada tiga pasangan calon, maka setiap pasangan calon harus melampaui the magic number yaitu 33,3% (Pembagian 100% : 3).

Survei ini digelar selama enam hari, yakni 1-6 Desember 2016. Survei dilakukan secara tatap muka terhadap 440 responden. Responden dipilih dengan menggunakan metode multistage random sampling. Margin of error survei ini plus minus 4,8%.

Survei ini dibiayai dengan dana sendiri, dan dilengkapi pula dengan kualitatif riset (FDG/focus group discussion, media analisis, dan indepth interview).

Kompas TV Survei Kembali Sebut Elektabilitas Agus-Sylviana Meninggi
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bocoran Sponsor Formula E, dari Bank, Hotel hingga Perusahaan Listrik

Bocoran Sponsor Formula E, dari Bank, Hotel hingga Perusahaan Listrik

Megapolitan
Dirut Jakpro Sebut 7 Ajang Balap Tahun Ini Akan Gunakan Sirkuit Ancol

Dirut Jakpro Sebut 7 Ajang Balap Tahun Ini Akan Gunakan Sirkuit Ancol

Megapolitan
Formula E Akan Gunakan Pawang Hujan, Panitia: Kita Cari yang Paling Top

Formula E Akan Gunakan Pawang Hujan, Panitia: Kita Cari yang Paling Top

Megapolitan
Energi Bersih, Daya Pikat Jakarta agar Tak Ditinggalkan

Energi Bersih, Daya Pikat Jakarta agar Tak Ditinggalkan

Megapolitan
Sakit Hati Berujung Pembunuhan di Jatisampurna, Pelaku Mengaku ke Suami dan Serahkan Diri

Sakit Hati Berujung Pembunuhan di Jatisampurna, Pelaku Mengaku ke Suami dan Serahkan Diri

Megapolitan
Sampah Sumbat Sungai Bikin Sejumlah Wilayah di Depok Kebanjiran

Sampah Sumbat Sungai Bikin Sejumlah Wilayah di Depok Kebanjiran

Megapolitan
15 Hari Jelang Formula E Jakarta: Tiket VIP Ludes, Diminati Warga Negara Asing

15 Hari Jelang Formula E Jakarta: Tiket VIP Ludes, Diminati Warga Negara Asing

Megapolitan
Eno Farihah Tewas dengan Tubuh Tertancap Pacul, Inisiator Pemerkosaan Lolos dari Hukuman Mati (2)

Eno Farihah Tewas dengan Tubuh Tertancap Pacul, Inisiator Pemerkosaan Lolos dari Hukuman Mati (2)

Megapolitan
Panitia Formula E Minta Sponsor ke Menteri BUMN, tapi Belum Direspons

Panitia Formula E Minta Sponsor ke Menteri BUMN, tapi Belum Direspons

Megapolitan
Prediksi BMKG: Potensi Hujan Petir serta Angin Kencang di Jakarta, Bogor, dan Depok

Prediksi BMKG: Potensi Hujan Petir serta Angin Kencang di Jakarta, Bogor, dan Depok

Megapolitan
Dinas Pertanian Pastikan Hewan Ternak di Banten Aman dari PMK Jelang Idul Adha

Dinas Pertanian Pastikan Hewan Ternak di Banten Aman dari PMK Jelang Idul Adha

Megapolitan
Seorang Pelajar Tewas Dibacok Saat Melintas di Jalan Industri Raya Sawah Besar

Seorang Pelajar Tewas Dibacok Saat Melintas di Jalan Industri Raya Sawah Besar

Megapolitan
Dinkes Kota Tangerang Ingatkan Warga Tetap Pakai Masker di Ruang Terbuka yang Padat Orang

Dinkes Kota Tangerang Ingatkan Warga Tetap Pakai Masker di Ruang Terbuka yang Padat Orang

Megapolitan
Maling Motor Sasar Bocah di Bawah Umur, Orangtua Diminta Bijak Larang Anak Berkendara

Maling Motor Sasar Bocah di Bawah Umur, Orangtua Diminta Bijak Larang Anak Berkendara

Megapolitan
Ingin Segera Perbaiki Atap Ambruk SDN Pancoran Mas 3, Wali Kota Depok Minta Bantuan BUMD dan Baznas

Ingin Segera Perbaiki Atap Ambruk SDN Pancoran Mas 3, Wali Kota Depok Minta Bantuan BUMD dan Baznas

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.