Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Agus Naik Bajaj Saat Kampanye di Cipete

Kompas.com - 15/12/2016, 19:14 WIB
Robertus Belarminus

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono, berkampanye di Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (15/12/2016).

Dalam kesempatan tersebut, Agus menumpang bajaj untuk berkampanye mengelilingi permukiman warga.

(Baca juga: 7 dari 10 Responden Survei LSI Suka Agus dan Anies, Ahok?)

Agus memang sempat menemui kumpulan pengemudi bajaj asal Cipete. Mereka berkumpul di RPTRA Taman Sawo, di Jalan Sawo II, Cipete.

Di sana, Agus langsung disambut sejumlah warga dan para pengemudi bajaj yang sudah menunggunya. 

Setelah bersalaman sebentar dengan sejumlah pengemudi bajaj, Agus langsung diajak menaiki salah satu bajaj.

Rombongan tim sukses Agus dan wartawan pun ikut menumpang bajaj berkeliling kawasan tersebut. Sepanjang jalan, Agus tidak banyak berinteraksi dengan warga.

Agus yang berdiri di kursi bajaj dengan kap terbuka itu lebih banyak melambaikan tangan dan menunjukan simbol satu jari.

Sesekali, ada warga yang menghampiri Agus untuk bersalaman, memfoto, dan menyerukan dukungan. Rombongan Agus sempat berhenti di depan Masjid Jami An-Nur.

Agus turun dan menghampiri warga yang menunggu di depan masjid. Namun, ia tidak sampai masuk ke masjid.

Tim suksesnya sudah melakukan langkah antisipasi karena menyadari bahwa kampanye di tempat ibadah tidak diperbolehkan.

Di jalan umum depan masjid, seorang tokoh agama nampak merangkul Agus dan berdoa selama beberapa menit. Setelah itu, Agus kembali melanjutkan perjalanan.

(Baca juga: Agus Tonton "Fashion Show" Kain Tenun Saat Kampanye di Pondok Indah)

Kampanyenya dengan bajaj berhenti di lokasi yang menjadi tempat berkumpul para pengemudi bajaj.

Di sana, banyak warga yang sudah menunggu dengan antusias. Dalam sambutannya, Agus mengucapkan terima kasih.

"Saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas penyambutan saya dan tim yang luar biasa. Tadi naik bajaj tiba di sini dengan semangat yang luar biasa," ujar Agus.

Kompas TV Agus Yudhoyono Dukung Usaha Sapi Perah
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Staf Khusus Bupati Kediri Ikut Daftar Bakal Calon Wali Kota Bogor Lewat PDI-P

Staf Khusus Bupati Kediri Ikut Daftar Bakal Calon Wali Kota Bogor Lewat PDI-P

Megapolitan
4 dari 7 Korban Kebakaran Toko Bingkai di Mampang adalah Satu Keluarga

4 dari 7 Korban Kebakaran Toko Bingkai di Mampang adalah Satu Keluarga

Megapolitan
Tangkap Komplotan Pencuri yang Beraksi di Pesanggrahan, Polisi Sita 9 Motor

Tangkap Komplotan Pencuri yang Beraksi di Pesanggrahan, Polisi Sita 9 Motor

Megapolitan
Alami Luka Bakar Hampir 100 Persen, 7 Jenazah Korban Kebakaran 'Saudara Frame' Bisa Diidentifikasi Lewat Gigi

Alami Luka Bakar Hampir 100 Persen, 7 Jenazah Korban Kebakaran "Saudara Frame" Bisa Diidentifikasi Lewat Gigi

Megapolitan
Melawan Saat Ditangkap, Salah Satu Komplotan Pencuri Motor di Pesanggrahan Ditembak Polisi

Melawan Saat Ditangkap, Salah Satu Komplotan Pencuri Motor di Pesanggrahan Ditembak Polisi

Megapolitan
Uang Korban Dipakai 'Trading', Pelaku Dugaan Penipuan Beasiswa S3 ke Filipina Mengaku Siap Dipenjara

Uang Korban Dipakai "Trading", Pelaku Dugaan Penipuan Beasiswa S3 ke Filipina Mengaku Siap Dipenjara

Megapolitan
Siswa SMP yang Gantung Diri di Palmerah Dikenal Aktif Bersosialisasi di Lingkungan Rumah

Siswa SMP yang Gantung Diri di Palmerah Dikenal Aktif Bersosialisasi di Lingkungan Rumah

Megapolitan
Identitas 7 Jenazah Korban Kebakaran Toko Bingkai 'Saudara Frame' Berhasil Diidentifikasi

Identitas 7 Jenazah Korban Kebakaran Toko Bingkai "Saudara Frame" Berhasil Diidentifikasi

Megapolitan
Restorasi Rumah Dinas Gubernur DKI Sebesar Rp 22 Miliar Tak Hanya untuk Perbaikan, tapi Juga Penambahan Fasilitas

Restorasi Rumah Dinas Gubernur DKI Sebesar Rp 22 Miliar Tak Hanya untuk Perbaikan, tapi Juga Penambahan Fasilitas

Megapolitan
Komplotan Pencuri Motor di Pesanggrahan Ditangkap Polisi

Komplotan Pencuri Motor di Pesanggrahan Ditangkap Polisi

Megapolitan
Komisi A DPRD DKI Desak Pemprov DKI Kejar Kewajiban Pengembang di Jakarta soal Fasos Fasum

Komisi A DPRD DKI Desak Pemprov DKI Kejar Kewajiban Pengembang di Jakarta soal Fasos Fasum

Megapolitan
Sekretaris Pribadi Iriana Jokowi Ambil Formulir Calon Wali Kota Bogor Lewat PDIP, tapi Belum Mengembalikan

Sekretaris Pribadi Iriana Jokowi Ambil Formulir Calon Wali Kota Bogor Lewat PDIP, tapi Belum Mengembalikan

Megapolitan
Tak Bisa Lagi Kerja Berat Jadi Alasan Lupi Tetap Setia Menarik Sampan meski Sepi Penumpang

Tak Bisa Lagi Kerja Berat Jadi Alasan Lupi Tetap Setia Menarik Sampan meski Sepi Penumpang

Megapolitan
Teman Siswa yang Gantung Diri di Palmerah Sebut Korban Tak Suka Cerita Masalah Apa Pun

Teman Siswa yang Gantung Diri di Palmerah Sebut Korban Tak Suka Cerita Masalah Apa Pun

Megapolitan
Demo di Depan Kedubes AS, Koalisi Musisi untuk Palestina Serukan Tiga Tuntutan Sebelum Membubarkan Diri

Demo di Depan Kedubes AS, Koalisi Musisi untuk Palestina Serukan Tiga Tuntutan Sebelum Membubarkan Diri

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com