Agus Tak Miliki Persiapan Khusus untuk Ikuti Debat Cagub-Cawagub yang Digelar KPU DKI

Kompas.com - 20/12/2016, 17:27 WIB
Calon gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono saat berkampanye di Johar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (20/12/2016). Akhdi Martin PratamaCalon gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono saat berkampanye di Johar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (20/12/2016).
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Calon gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono, mengaku tidak memiliki persiapan khusus untuk mengikuti debat cagub-cawagub yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum Provinsi DKI Jakarta.

Agus memilih menemui warga setiap hari ketimbang melakukan persiapan khusus untuk debat kandidat.

"Tidak ada. Saya merasa ini adalah persiapan sepanjang saat, begitu ya," ujar Agus di kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (20/12/2016).

(Baca: Elektabilitas Agus Dinilai Masih Aman meski Tak Hadiri Debat Cagub)

Agus mengungkapkan, berdialog dengan warga juga bermanfaat sebagai bekal mengikuti debat cagub-cawagub DKI. Dia merasa dapat mengetahui masalah langsung dari lapangan saat berdialog dengan warga di sejumlah titik di Jakarta.

"Dengan bergerilya di lapangan dengan sendirinya saya melengkapi, membekali segala permasalahan di Jakarta dan tentunya saya tidak ada menyiapkan waktu secara khusus untuk debat," ucap dia.

KPU DKI Jakarta telah menentukan jadwal pelaksanaan debat antar-calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta. Debat tersebut akan digelar tiga kali, yakni pada 13 Januari, 27 Januari, dan 10 Februari 2017.

Agus dua kali tak hadir dalam acara debat kandidat yang diselenggarakan NET TV dan Kompas TV. Agus tidak hadir karena merasa tidak punya kewajiban mengikuti debat di luar debat resmi yang diselenggarakan KPU DKI.

Alasan lain tak hadir pada acara debat, karena cagub DKI nomor pemilihan satu itu memilih bertemu warga.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga di Depok Dinilai Patuh Pakai Masker di Jalan Raya, Giliran di Permukiman Malah Dilepas

Warga di Depok Dinilai Patuh Pakai Masker di Jalan Raya, Giliran di Permukiman Malah Dilepas

Megapolitan
Kota Bekasi Disebut Paling Taat Protokol Kesehatan di Jabar, Ini Respons Wali Kota

Kota Bekasi Disebut Paling Taat Protokol Kesehatan di Jabar, Ini Respons Wali Kota

Megapolitan
Warga Depok Disebut Paling Tak Patuh Jaga Jarak, Data Ridwan Kamil Dipertanyakan

Warga Depok Disebut Paling Tak Patuh Jaga Jarak, Data Ridwan Kamil Dipertanyakan

Megapolitan
Penduduk di Luar DKI Bisa Melamar Tenaga Ahli Jakarta Smart City, Ini Syaratnya

Penduduk di Luar DKI Bisa Melamar Tenaga Ahli Jakarta Smart City, Ini Syaratnya

Megapolitan
Berkas yang Perlu Dipersiapkan Untuk Melamar Kerja di Jakarta Smart City

Berkas yang Perlu Dipersiapkan Untuk Melamar Kerja di Jakarta Smart City

Megapolitan
Bekasi Jadi Zona Merah Covid-19 Lagi, Ini Kata Wali Kota

Bekasi Jadi Zona Merah Covid-19 Lagi, Ini Kata Wali Kota

Megapolitan
Terkendala Cuaca Buruk, Penyelam Belum Bisa Lanjutkan Pencarian Sriwijaya Air SJ 182

Terkendala Cuaca Buruk, Penyelam Belum Bisa Lanjutkan Pencarian Sriwijaya Air SJ 182

Megapolitan
Proyek Terowongan Silaturahmi, Jalan Sekitar Istiqlal dan Katedral Dialihkan 20 Januari-31 Maret 2021

Proyek Terowongan Silaturahmi, Jalan Sekitar Istiqlal dan Katedral Dialihkan 20 Januari-31 Maret 2021

Megapolitan
Tim DVI Ungkap Kendala Proses Identifikasi Korban Sriwijaya Air SJ 182

Tim DVI Ungkap Kendala Proses Identifikasi Korban Sriwijaya Air SJ 182

Megapolitan
Update 19 Januari: Berkurang 139, Kini Ada 4.722 Pasien Covid-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet

Update 19 Januari: Berkurang 139, Kini Ada 4.722 Pasien Covid-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet

Megapolitan
Membandingkan Pelanggaran Prokes Rizieq Shihab Vs Raffi Ahmad-Ahok

Membandingkan Pelanggaran Prokes Rizieq Shihab Vs Raffi Ahmad-Ahok

Megapolitan
Gudang Dekorasi Pernikahan di Kembangan Terbakar

Gudang Dekorasi Pernikahan di Kembangan Terbakar

Megapolitan
Polisi Akan Cari Pelaku Tawuran di Manggarai Lewat Video di Medsos

Polisi Akan Cari Pelaku Tawuran di Manggarai Lewat Video di Medsos

Megapolitan
Kasus Pesta Ricardo Gelael yang Dihadiri Raffi Ahmad, Polisi: Tamu Tidak Diundang, Datang Sendiri

Kasus Pesta Ricardo Gelael yang Dihadiri Raffi Ahmad, Polisi: Tamu Tidak Diundang, Datang Sendiri

Megapolitan
Pegawai Positif Covid-19, Kantor Kecamatan Pasar Rebo Ditutup 3 Hari

Pegawai Positif Covid-19, Kantor Kecamatan Pasar Rebo Ditutup 3 Hari

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X