Kompas.com - 20/12/2016, 23:29 WIB
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta telah menerima laporan sumbangan dana kampanye tiga pasangan calon gubernur-wakil gubernur DKI Jakarta.

Komisioner KPU DKI Jakarta Bidang Pencalonan dan Kampanye Dahliah Umar mengatakan, pihaknya sedang mengaduit dokumen sumbangan dana kampanye yang masuk dari tiga pasangan calon tersebut.

Audit akan dilakukan pada seluruh formulir sumbangan, nama-nama penyumbang, serta surat pernyataan penyumbang dan data-data lainnya. Audit dilakukan agar sumbangan dana kampanye sesuai dengan ketentuan.

"Karenanya kami sedang memverifikasi dan menghitung. Sesuaikah data-data antara transaksi di rekening dan nama-nama penyumbang, dengan data surat pernyataan," kata Dahliah, kepada awak media, di Gedung KPU DKI, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Selasa (20/12/2016) malam.

Menurut Dahliah, data laporan sumbangan dana kampanye dari tiga pasangan calon tersebut telah diterima KPU DKI dan jika ada pasangan calon yang hendak melengkapi bisa menyusul kemudian.

"Kalau ada kekurangan mereka bisa melengkapi pada laporan berikutnya," ujar Dahliah.

Audit KPU DKI ini sifatnya hanya untuk mengetahui berapa banyak dokumen yang diterima hari ini, lalu dituangkan dalam tanda terima laporan dana kampanye. Nantinya, KPU DKI akan menggunakan jasa auditor untuk memverifikasi.

"Auditorlah yang kemudian akan memeriksa dan memverifikasi, kalau memang jumlahnya sesuai dengan yang dilaporkan, maka akan kami catat angkanya di situ," ujar Dahliah.

Hasil audit KPU DKI akan diumumkan dalam laman KPU DKI.

Tiga pasangan cagub-cawagub DKI Jakarta melaporkan sumbangan dana kampanye yang masuk ke KPU DKI. Pasangan nomor pemilihan satu, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, tercatat mendapat sumbangan dana kampanye Rp 9.147.000.000.

Pasangan nomor pemilihan dua, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat, mendapat sumbangan dana kampanye sebesar Rp 48 miliar, sedangkan pasangan calon nomor pemilihan tiga, Anies Baswedan-Sandiaga Uno, tercatat mendapat sumbangan dana kampanye Rp 35,6 miliar.

Kompas TV Perdebatan Para Cagub-Cawagub DKI soal Keteladanan
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rentetan Penutupan Holywings: Pemkab Tangerang Tutup Permanen 3 'Outlet', Anggap Ganggu Ketertiban

Rentetan Penutupan Holywings: Pemkab Tangerang Tutup Permanen 3 "Outlet", Anggap Ganggu Ketertiban

Megapolitan
Anak 7 Tahun di Kebayoran Lama Menangis Kesakitan ke Ibunya, Ternyata Dicabuli Tetangga

Anak 7 Tahun di Kebayoran Lama Menangis Kesakitan ke Ibunya, Ternyata Dicabuli Tetangga

Megapolitan
Blak-blakan Holywings soal Promosi Miras Berbau SARA, Manajemen Mengaku Kecolongan

Blak-blakan Holywings soal Promosi Miras Berbau SARA, Manajemen Mengaku Kecolongan

Megapolitan
Saat Promosi Miras Jadi Bumerang bagi Holywings, 'Outlet' di Jabotabek Ditutup Pemda Satu Per Satu

Saat Promosi Miras Jadi Bumerang bagi Holywings, "Outlet" di Jabotabek Ditutup Pemda Satu Per Satu

Megapolitan
Misteri Mayat Dalam Karung yang Ditenggelamkan di Kali Pesanggrahan, Lokasi Pembunuhan Ditemukan

Misteri Mayat Dalam Karung yang Ditenggelamkan di Kali Pesanggrahan, Lokasi Pembunuhan Ditemukan

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Manajer Sebut Bisnis Holywings Tumbang | Tanggapan Manajemen Holywings Setelah Penyegelan

[POPULER JABODETABEK] Manajer Sebut Bisnis Holywings Tumbang | Tanggapan Manajemen Holywings Setelah Penyegelan

Megapolitan
UPDATE 29 Juni 2022: Tambah 149 Orang, Kasus Aktif Covid-19 di Tangsel Kini 476

UPDATE 29 Juni 2022: Tambah 149 Orang, Kasus Aktif Covid-19 di Tangsel Kini 476

Megapolitan
Saat Manajemen Holywings Dicecar Habis Anggota Dewan Setelah Jelaskan Kronologi Konten Promosi Bernada SARA...

Saat Manajemen Holywings Dicecar Habis Anggota Dewan Setelah Jelaskan Kronologi Konten Promosi Bernada SARA...

Megapolitan
Posko Pergantian Dokuman Imbas Perubahan Nama Jalan di Jakbar Masih Dibuka, Warga Cukup Bawa KTP Lama

Posko Pergantian Dokuman Imbas Perubahan Nama Jalan di Jakbar Masih Dibuka, Warga Cukup Bawa KTP Lama

Megapolitan
Dinas Pariwisata DKI Datangi Bar Mr.Braid di Kebayoran Lama, Telusuri Dugaan Promosi Prostitusi

Dinas Pariwisata DKI Datangi Bar Mr.Braid di Kebayoran Lama, Telusuri Dugaan Promosi Prostitusi

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jadetabek Cerah Berawan Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca BMKG: Jadetabek Cerah Berawan Sepanjang Hari

Megapolitan
Tanda Tanya Dalih Manajemen Holywings Soal Promosi Miras Bernada SARA

Tanda Tanya Dalih Manajemen Holywings Soal Promosi Miras Bernada SARA

Megapolitan
Posko Dukcapil di Rawa Buaya Masih Dibuka Besok, Layani Warga yang Ingin Ubah Data Kependudukan

Posko Dukcapil di Rawa Buaya Masih Dibuka Besok, Layani Warga yang Ingin Ubah Data Kependudukan

Megapolitan
Cerita Ibu-ibu Pilih Piknik di Kota Tua Jakarta saat Anak Libur Sekolah

Cerita Ibu-ibu Pilih Piknik di Kota Tua Jakarta saat Anak Libur Sekolah

Megapolitan
Benda Mencurigakan Ditemukan di Lapas Kelas IIA Tangerang, Polisi Sebut Bukan Bom

Benda Mencurigakan Ditemukan di Lapas Kelas IIA Tangerang, Polisi Sebut Bukan Bom

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.