Kompas.com - 22/12/2016, 14:35 WIB
Kandidat calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno saat debat kandidat program acara Rosi dan Kandidat Pemimpin yang di selenggarakan Kompas TV  Jakarta di Djakarta Theater Ballroom, Jakarta, Kamis (15/12/2016). KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOKandidat calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno saat debat kandidat program acara Rosi dan Kandidat Pemimpin yang di selenggarakan Kompas TV Jakarta di Djakarta Theater Ballroom, Jakarta, Kamis (15/12/2016).
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com — Demam "Om telolet Om" tidak hanya menjangkit masyarakat umum, tetapi juga calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI, Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Video "Om telolet Om" yang ikut diperankan sepasang calon ini, dan diunggah di Instagram, menarik cukup banyak penonton.

Hingga Kamis (22/12/2016) pukul 13.30 WIB, video yang ditayangkan di Instagram Anies Baswedan itu sudah dilihat 65.325 kali.

Dalam video itu, Sandiaga bersama beberapa orang terlihat berdiri sambil menenteng kertas putih bertuliskan "Om telolet Om".

Seolah-olah, mereka sedang menunggu mobil yang lewat untuk membunyikan klakson "telolet". Kemudian, mobil hitam melintas, yang ternyata di bangku depannya ada Anies.

Mobil yang ditumpangi Anies terlihat berjalan pelan lalu menurunkan kaca. Anies lantas menjawab permintaan "telolet" dari Sandiaga dan sejumlah orang tadi. "Emang gue om lu," ujarnya memasang wajah cuek, sembari menutup kaca, lalu mobilnya berjalan lagi.

Video itu terlihat lucu karena Sandiaga dan sejumlah orang tadi memasang wajah kecewa dengan jawaban Anies.

Ditanya terkait pembuatan video itu, Anies mengatakan, pembuatannya secara spontan pada Rabu (21/12/2016) pukul 23.30 WIB.

"Itu tadi malam bikin, saya ini saban posting semuanya, 'Om telolet Om', banyak bener 'Om telolet'. Terus ngobrol-ngobrol, ada ide, kira-kira pukul 23.30, mau pulang, yuk bikin yuk, kita bikin, pagi udah selesai jadi, upload deh," kata Anies, di sela kampanyenya di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis siang.

Anies menyatakan, pihaknya bukan memanfaatkan momen populernya "Om telolet Om" untuk meraih suara.

"Kebetulan itu spontanitas ya, kami selesai meeting tadi malam habis ngobrol 'telolet-telolet' gitu, kami bikin juga. Ternyata baru di-posting sebentar sudah wuih... viral gitu," ujar Anies. (Baca: Anies: Fenomena "Telolet" Menunjukkan Betapa Bahagia Itu Sederhana... )

Anies menyatakan, saat kampanye, sisi sebenarnya dari sosok calon cenderung tidak terlihat. Dengan video "Om telolet Om" itu, Anies menyatakan, pihaknya ingin masyarakat juga dapat melihat sosok Anies-Sandi secara menyeluruh.

"Manusia itu seperti yang lainnya ada seriusnya, ada guyonnya, ada santainya, ttapi kalau kampanye kan tidak semua terlihat. Nah, sekarang kami ingin warga Jakarta itu mengetahui seluruh aspek," ujar Anies.

"Termasuk kami ingin sampaikan kami juga merasakan apa yang dirasakan loh, ketika masyarakat merasakan 'telolet-telolet', kami juga merasakan, jadi kami tidak jauh, tidak menjarak," tambahnya.

Kompas TV "Om Telolet Om", Klakson Bus Indonesia yang Mendunia
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penularan Covid-19 pada Anak Rendah Jadi Alasan Pemprov DKI Lanjutkan PTM 100 Persen

Penularan Covid-19 pada Anak Rendah Jadi Alasan Pemprov DKI Lanjutkan PTM 100 Persen

Megapolitan
Polisi Akan Selidiki Pungli di Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang

Polisi Akan Selidiki Pungli di Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang

Megapolitan
Sopir Transjakarta Selamatkan Warga yang Hendak Bunuh Diri di Jembatan Dua Jakarta Barat

Sopir Transjakarta Selamatkan Warga yang Hendak Bunuh Diri di Jembatan Dua Jakarta Barat

Megapolitan
Anies Baswedan Berharap Jakarta Jadi Pusat Ekonomi Berskala Global

Anies Baswedan Berharap Jakarta Jadi Pusat Ekonomi Berskala Global

Megapolitan
Banyak Pasien Covid-19 Tak Bergejala Berat, Wali Kota Tangerang: Vaksinasi Sangat Membantu

Banyak Pasien Covid-19 Tak Bergejala Berat, Wali Kota Tangerang: Vaksinasi Sangat Membantu

Megapolitan
Pesepeda Meninggal di Jalan Raya Pasar Minggu, Diduga Korban Tabrak Lari

Pesepeda Meninggal di Jalan Raya Pasar Minggu, Diduga Korban Tabrak Lari

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak, Ini Daftar 21 Rumah Sakit Rujukan di Depok

Kasus Covid-19 Melonjak, Ini Daftar 21 Rumah Sakit Rujukan di Depok

Megapolitan
Ruko di Cengkareng Kebakaran, 70 Personel Berupaya Padamkan Api

Ruko di Cengkareng Kebakaran, 70 Personel Berupaya Padamkan Api

Megapolitan
Polisi Minta Pedagang Tak Takut Melaporkan Pungli di Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang

Polisi Minta Pedagang Tak Takut Melaporkan Pungli di Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang

Megapolitan
Pedagang di Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang Kerap Ditarik Pungli oleh Preman

Pedagang di Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang Kerap Ditarik Pungli oleh Preman

Megapolitan
Pungli di Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang, PKL Diminta Rp 5.000 Tiap Malam Minggu

Pungli di Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang, PKL Diminta Rp 5.000 Tiap Malam Minggu

Megapolitan
Dinkes DKI Imbau Pasien Covid-19 Bergejala Ringan Tak Perlu ke Rumah Sakit

Dinkes DKI Imbau Pasien Covid-19 Bergejala Ringan Tak Perlu ke Rumah Sakit

Megapolitan
Anies Sebut Pemindahan Ibu Kota Tak Akan Atasi Kemacetan Jakarta

Anies Sebut Pemindahan Ibu Kota Tak Akan Atasi Kemacetan Jakarta

Megapolitan
International Youth Championship di JIS Akan Digelar Tanpa Penonton

International Youth Championship di JIS Akan Digelar Tanpa Penonton

Megapolitan
Jakpro Pastikan International Youth Championship Digelar 5 Februari 2022

Jakpro Pastikan International Youth Championship Digelar 5 Februari 2022

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.