Ke Gang Potlot, Ahok-Djarot Makan-makan dan Dapat Kartu Slankers

Kompas.com - 22/12/2016, 19:12 WIB
Ahok dan Djarot silaturahmi ke markas Slank di Gang Potlot, Jakarta Selatan, Kamis (22/12/2016). Nibras Nada NailufarAhok dan Djarot silaturahmi ke markas Slank di Gang Potlot, Jakarta Selatan, Kamis (22/12/2016).
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat, bersilaturahim ke markas Slank di Gang Potlot III, Jakarta Selatan, Kamis (22/12/2016) sore. 

Usai pertemuan itu, Ahok dan Djarot dengan bangga menunjukkan kartu anggota Slankers mereka. 

Pada masing-masing kartu yang diperoleh dengan Rp 20.000 itu, tampak foto Ahok dan Djarot tercetak jelas.

"Bunda Iffet kasih kartu anggota Slank fans club pusat. Karena hari ini Hari Ibu juga jadi Bunda Iffet bukan jadi bunda buat Bimbim, tetapi semua Slanker juga, termasuk saya, juga termasuk orang-orang yang merasakan Bunda Iffet jadi bagian dari ibu kita. Makanya kita datang. Jadi hari ibu bawa kue," kata Ahok.

(Baca juga: Apakah Vonis Buni Yani Bisa Pengaruhi Kasus Ahok?)

Meski tak akrab dengan musik Slank, Ahok mengaku memiliki kedekatan dengan para personel grup band tersebut, terutama manajer mereka, Bunda Iffet.

Menganggap dirinya anak Bunda Iffet, Ahok pun enggan meminta wanita itu datang ke Rumah Lembang.

"Hubungan baik kan (dengan Bunda Iffet). Aku nih ada WhatsApp-nya Bunda Iffet di sini bos, sering WhatAspp-WhatsApp-an Bos. He-he-he," ujar dia. 

(Baca juga: Ini Cara Ahok Gaet Pemilih Pemula)

Ahok mengaku makan dengan porsi paling banyak. Ia menikmati setiap sendok nasi potlot yang terdiri dari nasi, daging suwir, siomay, dan asinan itu.

"Ini namanya kalau ini anak ke bunda tahu enggak namanya? KFC. Kid Fattening Center," ujar Ahok.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Fakta Kelihaian Azura Luna, Mengaku Sosialita Indonesia dan Menipu di Hong Kong

7 Fakta Kelihaian Azura Luna, Mengaku Sosialita Indonesia dan Menipu di Hong Kong

Megapolitan
Mengenal Bilik Pintar, Tempat Belajar di Antara Gunungan Sampah

Mengenal Bilik Pintar, Tempat Belajar di Antara Gunungan Sampah

Megapolitan
Penjualan Sepatu Compass di Grand Indonesia Dibatalkan, Pembeli Kecewa

Penjualan Sepatu Compass di Grand Indonesia Dibatalkan, Pembeli Kecewa

Megapolitan
Calon Pembeli Sepatu Compass, Rela Antre dari Malam hingga Sisihkan Uang Jajan...

Calon Pembeli Sepatu Compass, Rela Antre dari Malam hingga Sisihkan Uang Jajan...

Megapolitan
Geliat Komplotan Jambret Sasar Turis di Kota Tua

Geliat Komplotan Jambret Sasar Turis di Kota Tua

Megapolitan
Mal Belum Buka, Antrean Sepatu Compass 'Darahku Biru' Mengular di Depan Grand Indonesia

Mal Belum Buka, Antrean Sepatu Compass "Darahku Biru" Mengular di Depan Grand Indonesia

Megapolitan
Polemik DWP, Ditolak tetapi Berjalan Mulus

Polemik DWP, Ditolak tetapi Berjalan Mulus

Megapolitan
Ret Ginting, Setia dengan Kamera Analog sejak 1970-an

Ret Ginting, Setia dengan Kamera Analog sejak 1970-an

Megapolitan
Kerja Sama dengan BKSP, Bima Arya Tunggu Bantuan Dana dari Pemprov DKI

Kerja Sama dengan BKSP, Bima Arya Tunggu Bantuan Dana dari Pemprov DKI

Megapolitan
Terperosok ke Dalam Sungai, Kakak Beradik di Bogor Terluka

Terperosok ke Dalam Sungai, Kakak Beradik di Bogor Terluka

Megapolitan
Polisi Buru 4 Penjambret HP di Kawasan Kota Tua yang Masih Buron

Polisi Buru 4 Penjambret HP di Kawasan Kota Tua yang Masih Buron

Megapolitan
Dana Bantuan Parpol Naik, Fraksi Nasdem Dituntut Lebih Eksis di DPRD DKI

Dana Bantuan Parpol Naik, Fraksi Nasdem Dituntut Lebih Eksis di DPRD DKI

Megapolitan
Bikin Rute LRT Pulogadung-Kebayoran Lama, Anies Belum Minta Persetujuan Menhub

Bikin Rute LRT Pulogadung-Kebayoran Lama, Anies Belum Minta Persetujuan Menhub

Megapolitan
Puskesmas dan RSUD Menyerah, Damkar Kembangan Turun Tangan Lepaskan Cincin di Jari Nunung

Puskesmas dan RSUD Menyerah, Damkar Kembangan Turun Tangan Lepaskan Cincin di Jari Nunung

Megapolitan
Penjambret HP di Kota Tua Tenggak Miras dan Pakai Sabu Sebelum Beraksi

Penjambret HP di Kota Tua Tenggak Miras dan Pakai Sabu Sebelum Beraksi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X