Kompas.com - 23/12/2016, 10:05 WIB
Gerbang Cikarang Utama di tol Jakarta-Cikampek. Febri Ardani/KompasOtomotifGerbang Cikarang Utama di tol Jakarta-Cikampek.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Libur Natal dan Tahun Baru 2017 diprediksi akan dimanfaatkan warga untuk mudik ke kampung halamannya masing-masing. Diprediksi, puncak arus mudik tersebut terjadi pada Jumat (23/12/2016) sore.

"Puncak arus mudik diprediksi akan terjadi pada Jumat, 23 Desember 2016, dan arus balik akan terjadi pada hari Senin, 2 Januari 2017," ujar AVP Corporate Communication PT Jasa Marga Dwimawan Heru dalam keterangan tertulisnya, Jumat.

Untuk libur Natal dan Tahun Baru kali ini, diprediksi kendaraan meninggalkan Jakarta melalui jalan Tol Jakarta-Cikampek atau Gerbang Tol Cikarang Utama. Diprediksi, pada gerbang tol tersebut volume lalu lintas melonjak sebesar 30,5 persen dari hari biasa.

"Kondisi normal volume lalin yang melintas sekitar 77.827 kendaraan, maka pada libur panjang Natal dan Tahun Baru 2017 volume lalu lintas puncak diperkirakan mencapai 101.568 kendaraan," ucap dia.

Selain itu, Gerbang Tol Cibubur Utama atau Jalan Tol Jalan Tol Jagorawi dan Gerbang Tol Karang Tengah atau Jalan Tol Jakarta-Tangerang juga diprediksi akan mengalami kenaikan volume lalu lintas kendaraan yang cukup signifikan pada libur kali ini.

Untuk di Gerbang Tol Cibubur Utama diprediksi akan mengalami lonjakan volume kendaraan sebesar 15,7 persen. Pada kondisi normal, volume lalu lintas mencapai sekitar 91.989 kendaraan, sedangkan pada puncak arus mudik yang keluar dari Jakarta melalui Gerbang Tol Cibubur Utama diproyeksi akan mencapai 106.462 kendaraan.

Sementara itu, untuk Gerbang Tol Karang Tengah volume lalu lintas akan meningkat sebanyak 5,5 persen. Pada kondisi normal, volume lalu lintas mencapai 104.357 kendaraan dan pada puncar arus mudik ini diprediksi akan melonjak menjadi 110.059 kendaraan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Karang Tengah-Jakarta, Salah Satu Korbannya Kadispora Kota Tangerang

Kecelakaan Beruntun di Tol Karang Tengah-Jakarta, Salah Satu Korbannya Kadispora Kota Tangerang

Megapolitan
Penumpang Kereta Jarak Jauh dari Jakarta Turun 60 Persen Selama PPKM Darurat dan Level 4

Penumpang Kereta Jarak Jauh dari Jakarta Turun 60 Persen Selama PPKM Darurat dan Level 4

Megapolitan
Setelah Beraksi Ratusan Kali Selama 9 Tahun, Pencuri Motor Ini Akhirnya Ditangkap

Setelah Beraksi Ratusan Kali Selama 9 Tahun, Pencuri Motor Ini Akhirnya Ditangkap

Megapolitan
Tanggapi Usulan Perubahan RPJMD, F-PAN Minta Anies Tuntaskan Program Rumah DP Rp 0

Tanggapi Usulan Perubahan RPJMD, F-PAN Minta Anies Tuntaskan Program Rumah DP Rp 0

Megapolitan
Efek PPKM Level 4, BOR di Kabupaten Bekasi Turun Signifikan

Efek PPKM Level 4, BOR di Kabupaten Bekasi Turun Signifikan

Megapolitan
Permintaan Peti Mati yang Tak Kunjung Henti

Permintaan Peti Mati yang Tak Kunjung Henti

Megapolitan
Pengelola GBK Akan Tindak Satpamnya yang Pukul Mahasiswa

Pengelola GBK Akan Tindak Satpamnya yang Pukul Mahasiswa

Megapolitan
Pasien Covid-19 di RSUD Pasar Rebo Terus Menurun, Kini Ada 97 Orang yang Dirawat

Pasien Covid-19 di RSUD Pasar Rebo Terus Menurun, Kini Ada 97 Orang yang Dirawat

Megapolitan
UPDATE 2 Agustus: Jakarta Tambah 1.410 Kasus Covid-19

UPDATE 2 Agustus: Jakarta Tambah 1.410 Kasus Covid-19

Megapolitan
UPDATE 2 Agustus: 10.338 Pasien Covid-19 di Tangsel Masih Dirawat dan Isolasi Mandiri

UPDATE 2 Agustus: 10.338 Pasien Covid-19 di Tangsel Masih Dirawat dan Isolasi Mandiri

Megapolitan
Pendapatan Asli Daerah Anjlok, Wali Kota Bekasi Berharap PPKM Tak Diperpanjang

Pendapatan Asli Daerah Anjlok, Wali Kota Bekasi Berharap PPKM Tak Diperpanjang

Megapolitan
Tingkat Keterpakaian Tempat Tidur Pasien Rujukan Covid-19 di Jakbar Kini 55 Persen

Tingkat Keterpakaian Tempat Tidur Pasien Rujukan Covid-19 di Jakbar Kini 55 Persen

Megapolitan
Pemkot Jakarta Selatan Sebut Pekerja Wajib Vaksin demi Perlindungan Kesehatan

Pemkot Jakarta Selatan Sebut Pekerja Wajib Vaksin demi Perlindungan Kesehatan

Megapolitan
Kejar Target, Pemkot Tangsel Tunjuk Sejumlah Sekolah Jadi Sentra Vaksinasi Anak

Kejar Target, Pemkot Tangsel Tunjuk Sejumlah Sekolah Jadi Sentra Vaksinasi Anak

Megapolitan
Tarik Minat Warga, Peserta Vaksinasi di Kamal Muara Dapat 5 Kg Beras

Tarik Minat Warga, Peserta Vaksinasi di Kamal Muara Dapat 5 Kg Beras

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X